Terdapat Cacing Di Menu MBG Desa Temuireng Pemalang, Satgas MBG Dan BGN Harus Turun!
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 3
- print Cetak

Terdapat Cacing Di Menu MBG Desa Temuireng Pemalang, Satgas MBG Dan BGN Harus Turun.
PEMALANG, RI – Viral di tengah masyarakat Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, dugaan adanya cacing dan hewan kecil lain yang menempel pada sayuran sawi dan timun dalam kemasan ompreng program MBG (Makan Bergizi Gratis) dari SPPG 01 Desa Temuireng, Sabtu (18/4/2026).
Peristiwa ini langsung menyita perhatian publik dan menjadi trending topic di media sosial. Publik mendesak Satgas MBG Kabupaten Pemalang untuk segera melakukan tindakan cepat (immediate action) dan investigasi menyeluruh.
Penekanan juga muncul dari masyarakat bahwa percuma jika sertifikat higienis pada SPPG hanya bersifat administratif tanpa implementasi nyata di lapangan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian serupa telah terjadi sejak Jumat hingga Sabtu di salah satu SD di wilayah Petarukan. Dalam menu sayur sawi yang dibagikan, ditemukan adanya cacing dan hewan kecil lainnya.
Kasus ini mencuat setelah beredarnya video amatir berdurasi 38 detik yang direkam oleh seorang guru. Dalam video tersebut, guru menyampaikan keprihatinan dan meminta peningkatan pengawasan agar makanan lebih higienis.
“Siswa kami kasihan, jika sampai dimakan bisa mengganggu kesehatan,” ungkapnya dalam video tersebut.

Dari hasil penelusuran, Rahmat selaku Kepala Dapur SPPG membenarkan hal itu terjadi di dapur MBG yang dikelolanya dan menyatakan siap melakukan total evaluation.
Diperoleh informasi bahwa dapur MBG tersebut dikelola oleh Yayasan Mabruk Alfatih yang beralamatkan di Desa Kedungkelor Warureja Tegal.
Sekretaris yayasan, Adi Warnoto yang juga seorang kepala desa aktif, belum berhasil ditemui. Dalam percakapan WhatsAp Adi Warnoto menulis jika dirinya sedang rapat dengan Kodim.*(imam wtw)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar