Disparbud Kabupaten Magetan Gelar Batik Festival Tahun 2020 Untuk Tumbuhkan Kreasi Pengrajin Batik

Radar Indonesia
13 Des 2020 11:28
Peristiwa 0 256
2 menit membaca

MAGETAN – RI, Meski zaman terus berkembang namun di era milenial, pesona batik tetap semakin mempesona dengan munculnya beragam motif dan teknik dalam membuatnya sesuai dengan perkembangan zaman.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar ajang Magetan Batik Festival yang dilaksanakan di Surya Graha Kabupaten Magetan, Selasa (8/12/2020) lalu yang dihadiri Bupati Magetan, SUPRAWOTO, Ketua Komisi B DPRD Magetan, Forkompinda Kabupaten Magetan, Kepala OPD, serta Undangan lainnya dan Oara Kepala Desa Penghasil Batik Khas Magetan yang diikuti oleh 28 Peserta dengan motif batik yang beragam pula. Bupati Magetan, Suprawoyo menyambut baik acara ini.

“Disaat pandemi Covid-19 ini, masyarakat masih tetap berkreasi dan tentunya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kita harapkan  tetap tingkatkan kreasi sehingga tidak ada anggapan batik hanya seragam buat ASN, kita ubah anggapan itu dengan kreasi,” ungkap Bupati.

Dibagian lain dalam sambutannya, Joko Trihono, S.Sos M.Si Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan menyampaikan tujuan Giat ini.

“Kegiatan ini merupakan agenda Disparbud Magetan yang digelar sebagai usaha untuk menumbuhkan daya kreasi Pengrajin Batik di Kabupaten Magetan ditengah Pandemi Covid-19 melalui acara Lomba Fashion Show Batik Khas Magetan dengan mengambil tema “Gatawati Padmarini” yang memiliki makna “Telaga indah nan cantik (Sarangan-red),” ungkapnya.

“Selain untuk memulihkan gerak ekonomi disaat pandemi Covid-19 ini juga untuk mengenalkan Batik Khas Magetan, merubah image batik bukan hanya seragam ASN tapi juga Fashionable yang bisa dipakai semua kalangan, selain itu juga sebagai upaya menumbuh kembangkankan ekonomi kreatif di Magetan.” tegasnya.

Lomba Fashion Batik Khas Magetan ini lebih menarik dengan diawali penampilan Pasangan Nomor urut 1 oleh Marsini (Tunarungu) dan Luhur (Penyandang Disabilitas Intelektual) dari Simbatan yang membawakan Batik Ciprat karya Difable yang tergabung dalam Kelompok Sambung Roso Simbatan dan dengan kepercayaan diri yang tinggi mereka berdua bisa tampil memukau.

Dan diakhir acara di umumkan pemenang dan sebagai Juara 1 adalah Nomor 9 Batik Dedaunan dari Selosari Kecamatan Magetan, Juara 2 adalah Nomor 27 dari motif Batik Udar Welingan dari Desa Kenongomulyo Kecamatan Nguntoronadi, Juara 3 adalah Nonir 17 motif Batik Sembogem dari Desa Bogem Kecamatan Kawedanan. (bs/ebit/disparbud Magetan)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DIGITAL RI EDISI 259

DIGITAL RI EDISI 258

DIGITAL RI EDISI 257

DIGITAL RI EDISI 256

DIGITAL RI EDISI 254

DIGITAL RI EDISI 255

x
x