Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kades Daandung Busairi Memidiasi Warganya Terkait Kasus Tuduhan Santet

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
  • visibility 321
  • print Cetak

SUMENEP – RI, Di Balai Desa Daandung terjadi mediasi terhadap keluarga yang dituduh tukang santet oleh tetangganya yang meninggal satu tahun yang lalu, kini sepertinya kasus tersebut masih bergulir diantara kedua belah pihak.

Di satu sisi pihak yang dituduh tidak terima atas keluarganya dituduh tukang santet, sementara pihak lain masih tetap tidak terima atas meninggalnya keluarganya, sehingga tidak menemukan titik terang.

Kedatangan pihak keluarga yang dituduh anggap saja Mr X dia sempat diamankan keluarganya supaya tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi di Desa Daandung Kecamatan Kangayan Kabupaten Sumenep Jawa Timur.

Senin, 13 Juni 2022 sekitar 09.30. WIB dipanggil oleh pihak Desa untuk dimediasi supaya berdamai karena Mr X yang dituduh tukang santet mau kembali kerumahnya.

Demi keamanan Kades Busairi memberikan kesempatan kepada keluarga yang bersangkutan untuk bermusyawarah mencari jalan yang terbaik, sehingga kembalinya Mr X tidak akan terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan bersama.

Setelah keluarga Mr X sudah sepakat untuk dipulangkan akhirnya Kades Busairi bersama Anggota Polsek juga Babinsa Desa Daandung, Kepala Dusun setempat yang dikawal langsung oleh Media Radar Indonesia mengantar Mr X kerumahnya.

Kemudian Kades Busairi bersama rombangan mendatangi rumah yang menuduh supaya bisa didamaikan, tetapi sayang Oknum yang menuduh anggap saja ‘Bajang’ (nama samaran) tidak ada ditempat sehingga tidak bisa dipertemukan antara pihak tertuduh dan yang menuduh.

“Sebagai fasilitator Anggota Polsek menjelaskan kepada keluarga yang menuduh ‘Bajang’ (nama samaran) bahwa kedatangannya bukanlah mau menangkap Bajang (nama samaran). Tetapi kedatangannya bersama Kades ingin mencari titik terang alias mendamaikan kedua belah pihak supaya saling menahan diri. Bila tidak bisa akibatnya proses hukum yang artinya baik yang menuduh atau tertuduh akan berurusan dengan hukum,” jelasnya.

Dilanjutkan Agung dari pihak Polsek Kangayan memberi pengertian, “bahwa setiap kehidupan sudah ada yang ngatur, urusan rejeki, jodoh, mati semua milik sang pencipta yaitu Allah, jadi masalah ini jangan diperpanjang lagi. Ayo kita saling memaafkan satu sama yang lain, hal ini merupakan pembelajaran bagi kita semua. Setiap permasalahan apapun yang terjadi kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan baik di intern keluarga sendiri, bila tidak bisa ke Desa siapa tahu Kepala Desa bisa mencarikan solusi yang terbaik buat masyarakatnya,” pintanya.

Ditempat yang sama Kades Busairi juga memberikan pengertian kepada Keluarga ‘Bajang (nama samaran) yang menuduh dikira kematian keluarganya diduga di santet Mr X.

Busairi Kades Desa Daandung mengatakan, bahwa posisinya tidak akan memihak siapa yang salah atau siapa yang benar, namun posisi Kades Busairi ingin mencari solusi yang terbaik buat warganya agar tidak terjadi sesuatu yang tidak dinginkan, “jangan salah paham kedatangan kami bersama Anggota Polsek dan Babinsa sebagai Saksi bahwa Kades sudah berupaya mencarikan jalan damai atau secara kekeluargaan. Takut-takut nanti Kades yang disalahkan disangkanya berpihak, sama sekali tidak ada keperpihakan semua warga masyarakat Desa Daandung yang harus saya lindungi dan saya amankan supaya nantinya tidak menyesal bila sudah masuk ke rana hukum,” imbuhnya.

“Saya tidak ingin masyarakat Desa Daandung setiap persolan yang ada di masyarakat salah jalan kita harus melakukan mediasi dulu sebelum melangkah lebih jauh, karena setiap kasus ada beberapa persyaratan yang dipenuhi oleh Pelapor. Pertama ada Korban kedua ada barang bukti dan ada Saksi. Bila Pelapor tidak memenuhi tiga unsur tersebut tentunya akan diproses pastinya ditolak oleh Penegak Hukum. Jangan selalu berasumsi yang negatif pada Polisi, ini semua merupakan pembelajaran bagi masyarakat khususnya warga masyarakat Desa Daandung,” tutupnya. (M.one)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPN SOSIALISASI PENYULUHAN PENDAFTARAN

    BPN SOSIALISASI PENYULUHAN PENDAFTARAN

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Sumenep, Radar Indonesia – Telah di laksanakan penyuluhan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang di hadiri kurang lebih 300 warga desa karanganyar, kecamatan kalianget, kabupaten sumenep. pada hari selasa pukul 09.00 sd 11.45. 2020. Pada acara tersebut di hadiri oleh ketua team PTSL DWINANTO WIBOWO, BPN sumenep, kajari Sumenep NUR FAJARIYA, Kapolsek Kalianget IPTU MALIYANTO […]

  • Gencarkan Operasi Pekat Semeru 2024, Polisi Berhasil Amankan Pelaku Pembawa Senjata Tajam

    Gencarkan Operasi Pekat Semeru 2024, Polisi Berhasil Amankan Pelaku Pembawa Senjata Tajam

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 367
    • 0Komentar

    PASURUAN,RI – Unit Reskrim Polsek Kejayan yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Achmad Doni Meidianto, S.T.K., S.I.K., M.H. berhasil mengamankan seorang pria pembawa Senjata Tajam (Sajam) jenis Celurit di Jalan Desa, Dusun Sidowayah, Desa Oro-oro Pule, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (20/03/2024) pukul 01.00 WIB. Pelaku yakni seorang pria berinisial JY(33) warga Desa […]

  • Dandim 0819 Pantau Serbuan Vaksinasi Kolaborasi Bersama Forkofimda Pasuruan

    Dandim 0819 Pantau Serbuan Vaksinasi Kolaborasi Bersama Forkofimda Pasuruan

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 283
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Program percepatan Vaksinasi demi meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh terus digalakkan guna memulihkan kesehatan warga Masyarakat khususnya di Wilayah Pasuruan Raya untuk menuju Indonesia Pulih, Ekonomi bangkit. Hari ini, Selasa (12/10/21) Dandim Pasuruan bersama Forkopimda meninjau langsung pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Kolaborasi yang diselenggarakan berlokasi di Taman Dayu Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. Pada […]

  • JALAN ALTER NATIP KABUH, TAPEN SEMENTARA DI TUTUP

    JALAN ALTER NATIP KABUH, TAPEN SEMENTARA DI TUTUP

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 319
    • 0Komentar

    JOMBANG-RI Tempat pukul 13.30 – 16.30 Jalan Raya Kabuh menuju Tapen di tutup sementara, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19 ) Porum pimpinan wilaya Kec. Kabuh, memutuskan kawasan tertib “Physical Distancing” bebas segala bentuk aktivitas orang dan kendaraan dalam rangka penyegahan, penyebaran virus Corona. selasa 31/03/20. Porum pimpinan wilayah Kec. Kabuh, Camat Kabuh […]

  • Warga Jalan Siaga Sungai Raya Bongkar Paksa Penutup Jalan Yang Dipasang Oleh Orang Tidak Dikenal,

    Warga Jalan Siaga Sungai Raya Bongkar Paksa Penutup Jalan Yang Dipasang Oleh Orang Tidak Dikenal,

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 512
    • 0Komentar

    (KUBU RAYA),RI – Ratusan warga Jalan Siaga, Kabupaten Kubu Raya, melakukan aksi membuka paksa penutup jalan yang dipasang oleh orang tidak dikenal pada Jumat (10 Januari 2025). Penutupan jalan tersebut diduga dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak berwenang maupun warga sekitar, sehingga memicu kemarahan masyarakat setempat. Penutup jalan berupa portal besi dan balok kayu itu diketahui […]

  • Begal Brutal di Kedungdung Sampang: Korban Patah Tulang, Uang Rp23 Juta Raib

    Begal Brutal di Kedungdung Sampang: Korban Patah Tulang, Uang Rp23 Juta Raib

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    SAMPANG, RI – Situasi keamanan di wilayah Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, kian mengkhawatirkan. Sebuah aksi pembegalan sadis terjadi di siang bolong yang mengakibatkan seorang warga mengalami luka parah dan kehilangan uang puluhan juta rupiah pada Sabtu (20/12/2025). Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 10.30 WIB saat korban, Haminuddin, warga Dusun Tarjen, Desa Rabasan, Kecamatan Kedungdung, melintas […]

expand_less