Dalam Rangka BIAN 2022 Dinkes Kabupaten Tulungangung, Melalui Puskesmas Ngunut Galakan Vaksin Dan Imunisasi
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Senin, 22 Agt 2022
- visibility 298
- print Cetak

TULUNGAGUNG – RI, Dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022 Dinkes Kabupaten Tulungagung melalui Unit Pelayanan Terpadu, Puskesmas Ngunut, mengelar Imunisasi dan Vaksin Meales Rubella (MR) di Desa Ngunut, Senin (22/08/22).
Dalam kegiatan tersebut hadiri Forkompimcam Kecamatan Ngunut dan dr. Amrul Chasanah selaku Kepala UPT Puskesmas, Vaksinator dan Tenaga Medis lainnya.
Kepala Puskesmas Ngunut, dr. Amrul melalui telepon menyampaikan, dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022, pihaknya melakukan imunisasi dan vaksinanasi pada titik dan sasaran yang sudah terjadwalkan.
“Hal ini kita lakukan dengan tujuan optimalisasi program Imunisasi dan Vaksinasi,” terangnya.

“Pada Bulan Agustus pekan ke empat Senin (22/08/22), kita laksanakan imunisasi di Desa Ngunut. Adapun pelaksanaannya yaitu di Puskesmas Ngunut, Kantor Desa Ngunut dan Rumah Kades Ngunut,” kata dr.Amrul.
Ia menambahkan, “kami selalu bersinergi dengan Tiga Pilar, dalam hal ini Forkompinca. Kita lakukan Sosialisasi bersama Pemerintah Desa, Bidan yang bertugas serta swping mencari sasaran demi pencapaian maksimal program yang kami emban,” imbuhnya.
Terpisah Bidan Desa, Ratna Arta saat ditemui Media Radar Indonesia menyampaikan, dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Nasional (BiAN) 2022, Desa kami melakukan kegiatan imunisasi dan Vaksin.
Kata Ratna, Sasaran yang harus dicapai di Desa kami, sekitar 830 anak. Sasarannya anak usia 12 bulan hingga 59 bulan dan TK, PAUD.
“BIAN adalah pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubela serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan DPT-HIb yang terlewat artinya bagi anak-anak yang belum terimunisasi pada saat Covid-19. Karena Pemerintah fokus penanganan wabah tersebut,” papar Bidan Ratna.
Ia menambahkan ada 3 Pos Pelaksaan pada hari ini, Pos I Rumah Kepala Desa Ngunut, Po II di Kantor Balai Desa, dan Pos III di Puskesmas.
Dari tiga Pos terdiri dari 14 PosYandu.

Di tanya berapa jumlah yang tidak hadir, Ia menuturkan, “keseluruhan jumlah sasaran ada beberapa anak yang belum bisa hadir dikarenakan sakit, akan tetapi kami tetap melakukan pendataan serta kami lakukan imunisasi ulang agar semua anak di usia 12 hingga 59 bulan mendapatkan haknya. Dengan kata lain mendapatkan kekebalan tubuh serta mendapatkan kesehatan yang lebih baik dari sebelumnya,” jelas Bidan.
“Harapan kami, pelaksaan program ini bisa 100% dari jumlah sasaran sehingga anak – anak sekali lagi saya katakan, bisa mendapatkan haknya yaitu kesehatan yang lebih sempurna dimasa mendatang,” diakhir pembicaraan Ratna Arta.
Sementara Camat Ngunut, Strisno memperjelas faktor ketidak hadiran beberapa sasaran. Ia katakan, mereka tidak bisa hadir pada saat Imunisasi dilaksanakan mayoritas alasan kesehatan. Camat berharap sinergitas Tiga Pilar baik tingkat Forkompincam dan Forkompindes bersama Pos Yandu dan masyarakat.
“Anak-anak merupakan aset bangsa kita di tahun Era Emas Indonesia. Oleh karena itu mari kita sukseskan program dengan kesungguhan dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya. (fir/kam)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar