Breaking News
light_mode
Trending Tags

Geliat Urban Farming di Tengah Masyarakat, Pj Wali Kota: Alternatif Solusi Ketahanan Pangan Hingga Bantu Tekan Laju Inflasi

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
  • visibility 274
  • print Cetak

MOJOKERTO, RI – Belakangan urban farming menjadi gaya hidup yang semakin diminati oleh warga perkotaan, tidak terkecuali di Kota Mojokerto. Pemkot Mojokerto sendiri menginisiasi gerakan pertanian perkotaan ini melalui program Kelompok Wanita Tani (KWT). Kini, tidak hanya warga yang tergabung dalam KWT, praktik juga makin banyak dilakukan masing-masing rumah tangga, dengan skala dan metode yang beragam.

Penjabat Wali kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro juga turut memberi perhatian terhadap fenomena tersebut. Pihaknya mengapresiasi keterlibatan masyarkat yang semakin masih dalam kegiatan berkebun yang memanfaatkan ruang terbatas yang ada di sekitar rumah atau pemukiman.

“Ini tidak hanya menghijaukan lingkungan, tapi juga menyediakan sayuran segar yang bisa dikonsumsi sebagai sumber nutrisi untuk keluarga. Ini menunjukkan adanya kesadaran ketahanan pangan dari masyarakat,” ujar Pj Wali kota, Minggu (21/1).

Berikutnya, penerapan urban farming juga secara ekonomi menguntungkan bagi warga. Mengingat, untuk beberapa jenis sayuran dan bumbu dapur dapat dipenuhi secara mandiri melalu hasil budidaya tersebut. Bahkan lebih lanjut, praktiknya juga dapat membantu menekan laju inflasi daerah.

“Karena sejumlah tanaman termasuk dalam jenis komoditas yang kerap mengalami kenaikan dan berkontribusi pada terjadinya inflasi daerah, seperti cabai, bawang, dan tomat,” tambah sosok yang akrap disapa Mas Pj ini.

Dari berbagai KWT yang ada di masing-masing kelurahan, salah satunya adalah KWT Teras Hijau di Keluruahan Pulorejo. Memanfaatkan lahan “cawisan” –lahan kosong milik kelurahan yang tidak terlalu besar, sebanyak 15 ibu-ibu yang tergabung dalam KWT tersebut, aktif melakukan kegiatan bercocok tanam beragam jenis sayuran, seperti cabai, tomat, kenikir, terong, pakcoy, dan lain-lain.

Beragam jenis tanaman tersebut ditanam dengan metode yang berbeda. Ada yang menggunakan polybag, langsung ke media tanah, dan dengan system hidroponik menggunakan air. Selain itu, pemupukan juga dilakukan dengan bahan organic, berupa pupuk POC (Pupuk Organik Cair) dan kompos, dari sampah organic rumah tangga yang dihasilkan warga sekitar.

“Untuk kangkung kami ada 5 gundukan, yang masing-masing bisa menghasil 8-9 kg. Jadi selain untuk konsumsi anggota, juga dijual. Terus ada cabai. Itu biasanya juga ada anggota yang sehari-hari berjualan makanan. Itu belinya di kita,” tutur Sunarti, salah satu pengurus KWT.

Meski terkadang agak kesulitan untuk memasarkan hasil panennya, karena dinilai lebih mahal dibanding sayur non organic, Sunarti dan kelompoknya tidak lantas goyah. Mengingat, selaian memberikan opsi sayur yang lebih sehat bagi keluarga mereka, keberadaan kelompok tani yang dibentuk empat tahun lalu ini juga menambah kerukunan antar warga.

Selain dilakukan secara berkelompok, salah satu rumah tangga yang juga melakukan praktik urban farming secara mandiri adalah pasangan Deni dan Titin, warga Kelurahan Pulorejo. Mereka memanfaatkan system hidroponik tidak hanya untuk menanam sayuran, melainkan juga buah.

“Kami pilih hidroponik ini karena cocok untuk lahan rumah yang sempit dan cukup mudah. Selain itu juga ternyata bisa untuk berbagai jenis tanaman. Biasanya untuk sayur, ini yang terbaru kami coba untuk menanam buah melon dan bisa berbuah dengan baik,” ungkap Titin. Bams

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pondok Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo Beri Peringatan tentang Penggalangan Dana Palsu

    Pondok Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo Beri Peringatan tentang Penggalangan Dana Palsu

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SIDOARJO,RI – Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran Sidoarjo mengeluarkan pernyataan resmi untuk memberitahukan kepada masyarakat tentang adanya pihak-pihak yang mengatasnamakan Pondok Pesantren Al-Khoziny untuk meminta sumbangan terkait musibah robohnya musholla Al-Khoziny. Menurut pernyataan yang diterima oleh media pada Selasa, 21 Oktober 2025, Pondok Pesantren Al-Khoziny menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada instruksi resmi dari Keluarga […]

  • Unjuk Rasa Tolak Calon Kades “BONEKA” Ratusan Warga Nglandung Unjuk Rasa Hingga 4 Cakades Mengundurkan Diri, Panitia Perpanjang Pendaftaran

    Unjuk Rasa Tolak Calon Kades “BONEKA” Ratusan Warga Nglandung Unjuk Rasa Hingga 4 Cakades Mengundurkan Diri, Panitia Perpanjang Pendaftaran

    • calendar_month Minggu, 21 Nov 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 343
    • 0Komentar

    MADIUN – RI, Kemudahan mutasi Penduduk lewat Online oleh DISPENDUKCAPIL justru di manfaatkan Oknum-oknum Calon Kepala Desa Cakades yang saat ini dalam tahap Pemilihan Cakades di Wilayah Madiun Kabupaten. Gelaran Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades serentak tahun ini di Kabupaten Madiun banyak justru diwarnai protes dari warga dipicu beberapa hal, salah satunya terkait aturan dalam […]

  • Polda Jatim Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba Internasional 21 Kg Sabu Senilai 22 Milyar Disita

    Polda Jatim Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba Internasional 21 Kg Sabu Senilai 22 Milyar Disita

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Surabaya , RI – Polda Jawa Timur (Jatim) kembali berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba internasional yang diduga berasal dari Timur Tengah. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat ( Kabid Humas) Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, Dua orang tersangka ditangkap oleh Direktorat Reserse Narkoba ( Ditresnarkoba) Polda Jatim pada pengungkapan tersebut. Dua tersangka itu berinisial […]

  • Kapolri Pastikan Komjen Sigit Dikawal Senior-Junior Saat Fit and Proper Test

    Kapolri Pastikan Komjen Sigit Dikawal Senior-Junior Saat Fit and Proper Test

    • calendar_month Rabu, 20 Jan 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 230
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Kapolri Jenderal Idham Azis memastikan bahwa Komjen Listyo Sigit Prabowo akan dikawal oleh Perwakilan Angkatan Senior dan Junior di Internal Polri saat menjalani Fit and Proper Test.  Menurut Idham, hal itu membuktikan bahwa, Internal Polri solid terkait dengan proses pergantian pucuk pimpinan di Lembaga Penegak Hukum tersebut.  “Rekan-rekan bisa melihat nanti diatas […]

  • Bupati Dan Wabup Pemalang, Menghadiri Musda DPD KNPI Ke XIII

    Bupati Dan Wabup Pemalang, Menghadiri Musda DPD KNPI Ke XIII

    • calendar_month Minggu, 7 Mar 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PEMALANG – RI, Acara Musyawarah Daerah (Musda) DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Ke XIII di Pendopo Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah. Acara Musda tersebut dengan mengambil tema “Membentuk Karakteristik Pemuda yang berkualitas dan berprestasi”. Dalam kegiatan acara Musda hari ini oleh Ahmad Syifa selaku Ketua Panitia dan dilaksanakan pada hari ini, Sabtu (06/03/2021). Dihadiri […]

  • Sebanyak 164 Kepala Sekolah Dikubu Raya Hadiri Halal Bihalal MKKS.

    Sebanyak 164 Kepala Sekolah Dikubu Raya Hadiri Halal Bihalal MKKS.

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI – Sebanyak 164 kepala sekolah tingkat SMP negeri dan swasta yang terhimpun dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kubu Raya satukan persepsi untuk memajukan mutu kurikulum pelajaran dan menjalankan kebijakan Kemendikdasmen di dunia pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya Sy .Muhammad Firdaus ,M.Pd.mengatakan meskipun ajang forum halal bihalal, forum MKKS […]

expand_less