Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemkab Gresik Lanjutkan Pengentasan Permukiman Kumuh, Campurejo Terima DAK PPKT Rp24,7 Miliar

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
  • visibility 112
  • print Cetak

Pemkab Gresik Lanjutkan Pengentasan Permukiman Kumuh, Campurejo Terima DAK PPKT Rp24,7 Miliar

GRESIK,RI – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam menghadirkan kawasan permukiman yang layak huni bagi masyarakat terus diwujudkan. Setelah sebelumnya melaksanakan program penataan kawasan kumuh di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, kini giliran Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, yang menjadi sasaran Program Dana Alokasi Khusus Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK PPKT) Tahun 2026 dengan total anggaran mencapai Rp24,7 miliar.

Peluncuran program yang berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) tersebut menjadi momentum penting dalam upaya percepatan pengentasan kawasan kumuh di Kabupaten Gresik. Kegiatan itu dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, perwakilan penerima manfaat Rumah Layak Huni (RLH), tokoh masyarakat, serta ratusan warga Desa Campurejo.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa program DAK PPKT merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempercepat terwujudnya Gresik bebas kawasan kumuh. Menurutnya, pembangunan kawasan permukiman tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menyentuh aspek sosial, ekonomi, kesehatan, hingga kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat.

“Permukiman kumuh bukan hanya sekadar rumah reyot atau jalan yang rusak. Kumuh adalah gambaran masih adanya masyarakat yang hidup tanpa kepastian hukum atas tanah, belum memiliki akses sanitasi dan air bersih yang layak, serta tinggal di kawasan yang rentan terhadap banjir. Itu menjadi tanda bahwa pembangunan harus terus kita hadirkan secara merata,” ujar bupati yang akrab disapa Gus Yani.

Ia menjelaskan, Desa Campurejo masih menghadapi berbagai persoalan mendasar terkait infrastruktur permukiman. Mulai dari kondisi jalan lingkungan yang membutuhkan peningkatan, sistem drainase yang belum memadai, keterbatasan akses air bersih, sanitasi yang belum optimal, hingga pengelolaan persampahan yang masih perlu dibenahi. Selain itu, masih terdapat sejumlah rumah tidak layak huni yang dihuni masyarakat berpenghasilan rendah.

Karena itu, kata Gus Yani, penanganan kawasan kumuh harus dilakukan secara terpadu agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Program ini tidak hanya memperbaiki lingkungan, tetapi juga menciptakan kawasan permukiman yang sehat, aman, nyaman, dan mampu meningkatkan kualitas hidup warga dalam jangka panjang.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Pemkab Gresik menggandeng berbagai pihak melalui semangat kolaborasi. Sinergi dilakukan bersama Bank Gresik, Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Kantor ATR/BPN, serta didukung oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Kementerian Pekerjaan Umum sebagai mitra strategis pelaksanaan DAK PPKT.

Menurut Gus Yani, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan karena persoalan kawasan kumuh tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah daerah. Dukungan dari pemerintah pusat, dunia usaha, lembaga keuangan, hingga organisasi profesi menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan perubahan yang berkelanjutan.

“Dana sebesar Rp24,7 miliar ini bukan sekadar angka. Di dalamnya ada harapan agar masyarakat memiliki rumah yang layak huni, memperoleh kepastian hukum atas tanahnya, hidup di lingkungan yang sehat, dan terbebas dari kerentanan terhadap bencana,” tegasnya di hadapan warga.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Bank Gresik sebagai BUMD milik Pemerintah Kabupaten Gresik yang terus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat rentan. Menurutnya, keberadaan lembaga keuangan daerah memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat setelah lingkungan permukiman mereka menjadi lebih baik.

Apresiasi serupa disampaikan kepada IPPAT dan Kantor ATR/BPN yang turut mendukung percepatan proses legalisasi dan sertifikasi tanah masyarakat. Kepastian hukum atas kepemilikan tanah dinilai menjadi fondasi penting agar warga memiliki rasa aman sekaligus membuka peluang memperoleh akses permodalan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Lebih lanjut, Gus Yani menegaskan bahwa pengentasan kawasan kumuh tidak cukup berhenti pada pembangunan jalan, saluran drainase, maupun rehabilitasi rumah. Program tersebut juga harus mampu menciptakan perubahan sosial melalui peningkatan kesehatan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta tumbuhnya aktivitas ekonomi yang produktif.

“Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan masyarakat. Tujuan akhirnya bukan hanya membangun jalan atau saluran drainase, tetapi menghadirkan kehidupan yang lebih layak, sehat, aman, dan sejahtera bagi seluruh warga,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mempercepat penataan kawasan permukiman. Ia secara khusus mengapresiasi kerja keras Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang selama ini terus mendorong pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas hunian masyarakat di berbagai daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan modal utama untuk mewujudkan permukiman yang layak huni sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, salah seorang warga penerima manfaat Rumah Layak Huni mengaku sangat bersyukur atas hadirnya program DAK PPKT di Desa Campurejo. Ia mengatakan bantuan tersebut membawa harapan baru bagi keluarganya untuk tinggal di rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur. Rumah kami nantinya menjadi lebih layak untuk ditempati. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Melalui program DAK PPKT Tahun 2026 ini, Pemkab Gresik berharap penataan kawasan permukiman tidak hanya mampu menghapus status kawasan kumuh, tetapi juga menjadi tonggak lahirnya lingkungan yang lebih tertata, sehat, produktif, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (ADV / Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danramil 19 Dampingi Wabup Pasuruan Tinjau Serbuan Vaksin Di SMA Taman Siswa Dan SMK Sejahtera

    Danramil 19 Dampingi Wabup Pasuruan Tinjau Serbuan Vaksin Di SMA Taman Siswa Dan SMK Sejahtera

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 392
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Danramil 0819/19 Prigen, Kapten Inf Nicolas J.I.M mendampingi Wakil Bupati Pasuruan, K. H. Mujib Imron S.H., M.H., meninjau langsung kegiatan Serbuan Vaksin di SMA Taman Siswa dan SMK Sejahtera Prigen, Rabu(8/9). Kegiatan Vaksinasi ini dilaksanakan dalam rangka menghadapi pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan di Sekolah-sekolah yang ada di Wilayah Kabupaten Pasuruan. Gus […]

  • Polres Blitar Bersama Forkompimda dan Perguruan Pencak Silat Blitar Raya Gelar Silaturahmi Cooling System Pilkada

    Polres Blitar Bersama Forkompimda dan Perguruan Pencak Silat Blitar Raya Gelar Silaturahmi Cooling System Pilkada

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Blitar, RI – Polres Blitar Polda Jatim bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Blitar serta perguruan pencak silat Blitar Raya mengadakan silaturahmi dalam rangka menjaga kondusifitas daerah menjelang Pemilihan Kepala Daerah 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta komunitas pencak silat di wilayah Blitar, sekaligus menciptakan suasana yang […]

  • Hujan Tak Halangi Aksi Berbagi,,Sat Binmas Polres Landak dan Saka Bhayangkara Tetap Semangat Berbagi Takjil

    Hujan Tak Halangi Aksi Berbagi,,Sat Binmas Polres Landak dan Saka Bhayangkara Tetap Semangat Berbagi Takjil

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 87
    • 0Komentar

      POLRES LANDAK,POLDA KALBAR,RI – Meskipun diguyur hujan, semangat berbagi di bulan suci Ramadhan tetap terpancar dari jajaran Sat Binmas Polres Landak bersama anggota Saka Bhayangkara Polres Landak. Dengan penuh keikhlasan, mereka melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Polsek Ngabang yang di laksanakan hari Kamis (5/3/2026) Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat […]

  • Upacara Peringatan HUT Ke-42 Satpam

    Upacara Peringatan HUT Ke-42 Satpam

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Sumenep,RI – Pada hari Senin tanggal 30 Januari 2023, sekira pukul 06.30 s/d 07.30 wib Kapolres Sumenep Akbp Edo Satya Kentriko.,S.H.,S.I.K.,M.Hl memimpin kegiatan Upacara Peringatan HUT Ke 42 Satpam ( Satuan Pengamanan ) Tahun 2023 bertempat di Lapangan Apel Sanika Satyawada Polres Sumenep Jl Urip Sumoharjo No 35 Desa Pabian Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep Jawa […]

  • LAZIS NF Mojokerto Gelar Sedekah Tilawah Al-Qur’an (STQ) Untuk Pahlawan 

    LAZIS NF Mojokerto Gelar Sedekah Tilawah Al-Qur’an (STQ) Untuk Pahlawan 

    • calendar_month Senin, 21 Nov 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 563
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Kali pertama LAZIS Nurul Falah Mojokerto adakan Sedekah Tilawah Al, Qur’an (STQ) untuk Pahlawan yang diadakan di Masjid Raudlatul Jannah Jalan Surodinawan 22 Mojokerto, Jum’at (18/11/22). Dalam acara Sedekah Tilawah Alqur’an dihadiri Kemenag Kota Mojokerto, Kapolsek Prajurit Kulon, Danramil Prajurit Kulon serta para undangan kurang lebih 200 undangan. Ketua pelaksana sekaligus Ketua […]

  • Pensiunan Polisi Diduga Back Up Rentenir

    Pensiunan Polisi Diduga Back Up Rentenir

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 308
    • 0Komentar

    JOMBANG – RI, Oknum Pensiunan Polri Pa’at, diduga back up Puji Tresno yang di duga sebagai Rentenir Saat Korban Rentenir berkumpul di Musholla Dusun Sekaru Desa Suko Pinggir Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang, tiba-tiba Pa’at yang mengaku Karyawan Puji Tresno datang, dan bercekcok dengan Korban Renternir dan Awak Media, Pa’at juga sempat mendorong Wartawan inisial W […]

expand_less