Breaking News
light_mode
Trending Tags

Marak Isu Kekerasan Antar Pelajar di Sekolah, Pemkot Mojokerto Perkuat Peran TPPK

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
  • visibility 311
  • print Cetak

KOTA MOJOKERTO, RI. Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto terus berupaya mencegah terjadinya kasus kekerasan di dunia Pendidikan. Terlebih belakangan ini marak terjadi kekerasan yang terjadi di peserta didik, baik antar peseta didik atau pada diri sendiri (self-harm).

“Di sosmed dan media mainstream, sedang viral kejadian perundungan disertai kekerasan yang terjadi di Jakarta dan beberapa kota lain. Hal ini harus menjadi kewaspadaan bagi kita untuk meningkatkan program-program pencegahan dan penanganan di satuan pendidikan khususnya. supaya kejadian yang sama tidak terjadi di Kota Mojokerto” ujar Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro, Jumat (23/2).

Untuk itu, Pemkot Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), melaksanakan ketentuan dari Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023 membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di satuan pendidikan yang terdiri dari unsur Guru, Tenaga Kependidikan, Komite Sekolah dan unsur lain dalam warga satuan Pendidikan.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ruby Hartoyo menjelaskan, TPPK memiliki fungsi diantaranya yaitu menyampaikan usulan program pencegahan Kekerasan kepada kepala satuan pendidikan, memberikan masukan mengenai fasilitas yang aman dan nyaman, melaksanakan sosialisasi kebijakan dan program terkait pencegahan dan penanganan kekerasan bersama dengan satuan pendidikan.

“Termasuk menerima dan menindaklanjuti laporan dugaan kekerasan, menyampaikan pemberitahuan kepada orang tua/wali dari peserta didik yang terlibat, memberikan rekomendasi sanksi, memfasilitasi pendampingan oleh ahli yang dibutuhkan korban, pelapor, dan saksi, serta melaporkan pelaksanaan tugas ke Kepala Dinas Pendidikan melalui kepala satuan pendidikan,” lanjut Ruby.

Pihaknya menekankan jika TPPK dibentuk untuk memastikan adanya respon cepat penanganan jika terjadi kekerasan di satuan Pendidikan. Dalam pembentukannya, Disdikbud memiliki wewenang melakukan intervensi terhadap penunjukan anggota Tim PPK. Yakni, memastikan calon anggota tim tidak pernah terbukti melakukan kekerasan, tidak pernah terbukti dijatuhi hukuman pidana dan tidak pernah atau tidak sedang menjalani hukuman disiplin pegawai tingkat sedang atau berat.

“Kami (–Disdikbud) juga mengarahkan agar pihak yang masuk dalam tim adalah sosok yang memiliki kapasitas yang sesuai, berempati tinggi, berkarakter positif, persuasive, ramah dan memiliki komitmen kuat dalam pendidikan karakter peserta didik,” tegas sosok yang juga menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakot Mojokerto.

Selanjutnya Upaya meningkatkan kapasitas TPPK, Disdikbud telah memberikan pembekalan pada akhir tahun 2023. Sementara pembekalan selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 28 Februari dengan mengundang narasumber psikolog serta akan dirumuskan SOP pencegahan dan penanganan kekerasan satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Untuk menunjang tugas TPPK dan melaksanakan pengawasan terhadap kinerja, Disdikbud juga menyiapkan aplikasi AISITERU. Melalui aplikasi ini, dinas dapat memantau sejauh mana mengoptimalkan sumber daya dalam program ini dan memastikan penanganan kasus dapat berjalan secara cepat dan berkualitas.

“Selain penguatan peran TPPK, kami juga mendampingi Guru Bimbingan Konseling dalam menyusun program layanan tahun 2024, dengan harapan program dan layanan Guru Bimbingan Konseling (BK) dapat bersinergi secara efektif dengan peran TPPK di satuan Pendidikan,” tambah Ruby.

Lebih lanjut, Disdikbud juga mengintervensi satuan pendidikan khususnya jenjang SMP, untuk mengalokasikan anggaran untuk program kegiatan TPPK dan program Guru BK yang melibatkan wali murid dan narasumber ahli, termasuk mengarahkan sekolah menganggarkan sesi konseling psikolog.

“untuk kasus yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, sebelumnya masih kurang optimal. Karena harus menunggu bantuan tenaga dari puskesmas atau biaya mandiri dari wali murid. Ini juga kadang terkendala antarian. Dengan adanya penganggaran ini, diharapkan bisa ditangani lebih cepat dan tepat,”

Sehingga, melalui optimalisasi peran Guru BK dan dukungan anggaran satuan pendidikan terhadap program kegiatan BK dan TPPK, satuan pendidikan diharapkan dapat secara efektif mencegah dan menangani terjadinya kasus kekerasan. Lebih lanjut, dapat terwujud lingkungan satuan pendidikan yang nyaman dan mendukung proses belajar siswa.(Bams)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 12 Kali Beraksi, Pelaku Pencurian Elektronik Dibekuk Polres Probolinggo Kota

    12 Kali Beraksi, Pelaku Pencurian Elektronik Dibekuk Polres Probolinggo Kota

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Satreskrim Polres Probolinggo Kota menangkap seorang pria berinisial AE (32) atas kasus pencurian barang elektronik di sejumlah lokasi di wilayah Kota Probolinggo. Dari hasil pemeriksaan, tersangka tercatat sudah 12 kali melakukan aksi pencurian. Konferensi pers pengungkapan kasus tersebut dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Zaenal Arifin didampingi Plt Kasi Humas Iptu Zainullah. […]

  • TNI Hadir untuk Rakyat: Satgas Yonif 500/Sikatan Berikan Pelayanan Kesehatan bagi Balita di Pos Mamba, Intan Jaya

    TNI Hadir untuk Rakyat: Satgas Yonif 500/Sikatan Berikan Pelayanan Kesehatan bagi Balita di Pos Mamba, Intan Jaya

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Foto Satgas Pamtas RI-PNG Intan Jaya, RI – Di tengah udara sejuk pegunungan Papua dan semangat persaudaraan yang terus dipupuk, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melayani masyarakat. Pada Minggu pagi, bertempat di Pos Mamba, Kotis Satgas, sebanyak sepuluh personel dipimpin oleh Lettu Ckm. dr. Indra Sitepu (Dokter Satgas) […]

  • Pemkot Mojokerto Salurkan Bansos kepada 294 Tukang Becak Jelang Hari Raya

    Pemkot Mojokerto Salurkan Bansos kepada 294 Tukang Becak Jelang Hari Raya

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI – Menjelang hari raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M, Pemerintah Kota Mojokerto kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa uang tunai kepada 294 tukang becak kurang mampu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sabha Kridatama Rumah Rakyat Kota Mojokerto, Selasa (3/3). Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp350.000 yang bersumber dari APBD Kota Mojokerto. Bantuan […]

  • Tumbuhkan Perekonomian Masyarakat Papua

    Tumbuhkan Perekonomian Masyarakat Papua

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Membramo Tengah, RI – Satgas Yonif 641/Bru borong hasil tani Mama-Mama Papua guna membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, bertempat di pasar Eragayam, Distrik Eragayam, Kabupaten Membramo Tengah, Provinsi Papua pergunungan, (21/09/2024). Danpos Eragayam Lettu Inf Achmad Rifai mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat agar terciptanya hubungan keterikatan yang erat […]

  • Foksam Ngopi Bareng Dan Dialog Sosial Bersama Abang Becak

    Foksam Ngopi Bareng Dan Dialog Sosial Bersama Abang Becak

    • calendar_month Selasa, 11 Mei 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 281
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO – RI, Forum Komunikasi Sosial Keagamaan, (FOKSAM) hari ini, Senin (10/5/2021) mengadakan Ngopi Bangkit dan dialog sosial bersama Kaum Pinggiran (Abang Becak). Dalam acara ini, dihadiri kurang lebih 90 (sembilan puluh) orang, diantaranya Abang Becak dan beberapa Tomas serta Pengurus FOKSAM yang berada di Kota Mojokerto. Dalam hal ini, Keluarga Besar “Joened Foundation […]

  • Pj. Sekda Kota Cimahi Hadiri Acara Sosialiasi Pencegahan Narkotika di Kota Cimahi

    Pj. Sekda Kota Cimahi Hadiri Acara Sosialiasi Pencegahan Narkotika di Kota Cimahi

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Cimahi, RI. – Kegiatan Sosialisasi tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika oleh Bidang Kesejahteraan Rakyat Kota Cimahi dilaksanakan di Aula Gedung A. Komplek Perkantoran Pemkot Cimahi.Jln. Raden Demang Harjakusumah Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi. Kegiatan Sosialisasi tersebut dihadri oleh Pj. Sekda Kota Cimahi, Kabag Kesra Kota Cimahi, Karang […]

expand_less