Solidaritas Tanpa Batas: Cimahi Salurkan Rp458 Juta untuk Korban Bencana Sumatra
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
- visibility 59
- print Cetak

CIMAHI, RI – Semangat gotong royong warga Kota Cimahi melintasi batas pulau. Melalui gerakan “Cimahi Mantap Peduli Bencana”, Pemerintah Kota Cimahi berhasil menghimpun dana kemanusiaan sebesar Rp458.948.027 yang dialokasikan sepenuhnya untuk membantu pemulihan pascabencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra.
Laporan resmi penghimpunan dan penyaluran donasi tersebut disampaikan langsung dalam apel pagi di Lapangan Upacara Pemkot Cimahi, Senin (9/2/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk transparansi publik atas amanah yang dititipkan masyarakat melalui rekening khusus di Bank Jabar Banten (BJB).
Selama enam minggu masa penggalangan, dukungan mengalir deras dari berbagai lini. Kontribusi nyata datang dari ASN Pemkot Cimahi, PMI, Gerakan Pramuka, Dekopinda, satuan pendidikan, hingga aksi solidaritas buruh dari PUK SP TSK SPSI PT. Kahatex.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyatakan bahwa bantuan ini adalah simbol empati mendalam dari masyarakat Cimahi terhadap saudara sebangsa yang tengah berduka di Sumatra.
“Bantuan ini adalah buah dari sinergi dan ketulusan bersama. Kami berharap kontribusi dari warga Cimahi dapat meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan infrastruktur maupun ekonomi di daerah terdampak,” ujar Ngatiyana.
Distribusi Tepat Sasaran
Untuk memastikan bantuan sampai dengan aman dan cepat, dana tersebut disalurkan melalui transfer resmi ke rekening lembaga otoritas penanganan bencana di tiga provinsi utama, yakni:
1.Provinsi Aceh: Melalui Satgas Bencana Baitul Mal Aceh (Bank Aceh Syariah).
2. Provinsi Sumatera Utara: Melalui Posko Bencana Banjir (Bank Sumut).
3. Provinsi Sumatera Barat: Melalui RKUD Pemerintah Provinsi (Bank Nagari).
Perhatian bagi Internal ASN
Tidak hanya menjangkau masyarakat luas, aksi kemanusiaan ini juga menyentuh internal pemerintahan. Pemkot Cimahi memberikan santunan kepada delapan orang ASN di lingkungan Pemkot Cimahi yang turut menjadi korban terdampak bencana. Hal ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan dan dukungan moril bagi para abdi negara yang tetap menjalankan tugas pelayanan publik meski tengah tertimpa musibah.
Gerakan “Cimahi Mantap Peduli Bencana” ini menjadi bukti nyata bahwa nilai gotong royong tetap menjadi fondasi kokoh di Kota Cimahi. Melalui aksi ini, Cimahi menegaskan posisinya sebagai kota yang tidak hanya fokus pada pembangunan internal, tetapi juga responsif terhadap krisis kemanusiaan di tingkat nasional. R. Harry KP.
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar