Aris Supratman: Terpilih Sebagai Ketua GAPKI Kalbar
- account_circle Pom py
- calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
- visibility 439
- print Cetak

PONTIANAK,RI- Gabungan.Pengusaha.Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) telah melaksanakan kegiatan Muscab ke .VI yang dilaksanakan di.Hotel Aston Kamis ,27/2/2025
Dalam kegiatan. Muscab ke,VI
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Barat.sebagai ketua terpilih, Aris Supratman menegaskan bahwa Industri Kelapa Sawit saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan.
Aris, juga menyoroti pentingnya peran sebagai GAPKI representasi industri yang dapat bermitra dengan pemerintah guna memastikan keberlanjutan sektor sawit.jelasnya,

Saat ditanya apa masalah prusahaan Sawit sering mengalami persoalan.
” Dijelaskanya karena saat ini, industri sawit menghadapi berbagai persoalan yang cukup kompleks. namun Ke depannya kami berharap dapat GAPKI menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan sawit yang berkelanjutan,”
Disampaikan Aris, usai pelaksanaan kegiatan Muscab GAPKI Ke- VI
Sebagai langkah awal, pihaknya akan segera menyusun struktur kepengurusan, mulai dari Dewan Pembina hingga perangkat di bidang masing-masing.
Ia juga berkomitmen untuk merangkul seluruh anggota agar lebih aktif serta menambah jumlah anggota GAPEKSI di Kalimantan Barat Ini.
“Saat ini,GAPKI Kalbar tercatat memiliki sebanyak 78 perusahaan tentu target kami dalam satu tahun ke depannya akan menambah setidaknya 5 hingga 10 perusahaan baru,
Sehingga GAPKI benar-benar dapat menjadi representasi industri sawit di Kalimantan Barat,” tambahnya.
Selain itu, Ketua DPW GAPKI Kalbar ini menyoroti persoalan kepastian hukum yang masih menjadi tantangan bagi pelaku usaha sawit.
Terutama terkait isu kawasan yang masuk dalam area perkebunan.
Ia menegaskan bahwa GAPKI akan berupaya mencari solusi bersama dengan seluruh anggota guna memperjuangkan kepentingan industri sawit secara kolektif.
“Kami ingin GAPKI menjadi wadah yang aktif dalam memberikan pendampingan bagi anggota dalam menyelesaikan persoalan tersebut
Sinergi dan kebersamaan akan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan industri sawit ke depan,” pungkasnya.
Publis : Mully // Radar Indonesia
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar