Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wakil Walikota Cimahi Adhitia Yudistira, Menggelar Apel Siaga Bencana.

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
  • visibility 326
  • print Cetak

Foto: Wakil Walikota Cimahi Adhitia Yudistira, saat memantau kesiapsiagaan BPBD kota Cimahi dalam penanggulangan bencana

CIMAHI,RI– Badan Penanggulangan 
Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi menggelar apel pasukan Siaga Bencana, yang dilaksanakan di halaman Markas Komando (Mako) Jl. Daeng Moh. Ardiwinata Kompleks Duta Regency Kav. A-15 s.d. A-17, Cibabat, Kota Cimahi.

Apel siaga bencana tersebut adalah dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, dalam menghadapi musim hujan dan cuaca ekstrim yang belum berkesudahan.

Hadir dalam apel siaga bencana tersebut Wakil Walikota Cimahi Adithia Yudistira dan dari berbagai instansi pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, serta relawan yang terlibat dalam penanggulangan bencana.

Wakil Walikota Cimahi, Adithia Yudistira, menekankan pentingnya kesiapan siagaan untuk menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat mengancam keselamatan masyarakat, 

“Kota Cimahi sedang menghadapi tantangan cuaca ekstrem, hujan yang berkelanjutan dalam beberapa waktu terakhir telah meningkatkan risiko bencana, seperti banjir dan tanah longsor,” ucapnya.

Sehingga acara ini menjadi momentum penting dalam upaya bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana, mengingat prediksi cuaca ekstrem yang kemungkinan akan berlanjut hingga bulan April 2025. 

“Meskipun saat ini cuaca tampak cerah, kita harus tetap waspada, sebab potensi hujan tiba-tiba bisa terjadi kapan saja,” ungkapnya.

Bahkan berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Indonesia telah mencatat 617 kejadian bencana sejak awal tahun, dengan 88 di antaranya terjadi di Jawa Barat, mayoritas disebabkan oleh fenomena hidrometeorologi. 

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk bersiap diri dalam menghadapi risiko ini.
Bencana bukan hanya urusan pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, Adhitia juga menyoroti dampak bencana tidak hanya dari segi fisik, tetapi juga psikologis, 

“Kita harus memikirkan cara untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat yang terdampak, serta menjaga keamanan harta benda mereka yang ditinggalkan saat evakuasi,” cetusnya.

Apel siaga bencana ini, menurut Adhitia, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi antar instansi yang terlibat dalam penanggulangan bencana, termasuk Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, dan Palang Merah Indonesia. 

“Kita perlu memastikan bahwa semua pihak dapat bekerja sama secara efektif untuk menjaga keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Adhitia juga menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan terhadap wilayah-wilayah di Cimahi yang berpotensi rawan bencana, lalu kemudian memetakan wilayah yang berpotensi terdampak bencana tersebut, terutama di musim hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi.

Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan paradigma baru dalam penanggulangan bencana, beralih dari pendekatan responsif ke pencegahan. 

Wakil Walikota Cimahi Adhitia Yudistira, sedang mengecek peralatan kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana dikantor BPBD Kota Cimahi

“Kita harus meningkatkan sistem peringatan dini, dan membangun budaya keselamatan di semua lapisan masyarakat,” Paparnya.

Sebagai penutup, Adhitia mengajak semua peserta apel untuk bersama-sama membangun budaya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. 
“Mari kita tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan kita, serta terus melakukan upaya mitigasi untuk mengurangi dampak bencana,”pungkasnya. R. Harry KP.

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ops Ketupat Kapuas 2024, Petugas Gabungan Pantau Arus Mudik Terminal ALBN dan Bandara Internasional Supadio

    Ops Ketupat Kapuas 2024, Petugas Gabungan Pantau Arus Mudik Terminal ALBN dan Bandara Internasional Supadio

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 244
    • 0Komentar

    KUBU RAYA,RI – Petugas Gabungan Ops Ketupat Kapuas Polres Kubu Raya melakukan monitoring arus mudik di dua pintu kedatangan dan keberangkatan darat dan udara. Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) dan Bandara Internasional Supadio menjadi titik fokus petugas dalam mengantisipasi gangguan Kamtibmas dan arus lalu lintas. Pemantauan petugas gabungan TNI-Polri beserta stakeholder terkait terpantau Jumlah […]

  • Satpolairud Polres Probolinggo dan BPBD Kota Probolinggo Tingkatkan Kesiapsiagaan Lewat Latihan Kolaborasi Water Rescue

    Satpolairud Polres Probolinggo dan BPBD Kota Probolinggo Tingkatkan Kesiapsiagaan Lewat Latihan Kolaborasi Water Rescue

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Probolinggo bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo melaksanakan kegiatan latihan kolaborasi Water Rescue di perairan Pelabuhan Perikanan Kota Probolinggo, Jumat (5/12/2025). Kegiatan yang digelar untuk meningkatkan kemampuan personel dalam penanganan kondisi darurat di perairan ini dihadiri oleh Sekretaris BPBD Kota Probolinggo, Dedy Ristantama, dan Kasat Polairud […]

  • Menuju Kota Pariwisata, Wali Kota Mojokerto Siapkan Skema Pengelolaan Sampah  

    Menuju Kota Pariwisata, Wali Kota Mojokerto Siapkan Skema Pengelolaan Sampah  

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 222
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI –  Rencana pengembangan sektor pariwisata di Kota Mojokerto terus digencarkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto, termasuk terkait pengelolaan sampah. Guna mendukung hal tersebut, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meminta warga menguatkan kembali Bank Sampah dan Budidaya Maggot. Selain bisa mengurangi tumpukan sampah, Bank Sampah di Kota Mojokerto selama ini bisa digunakan untuk membayar pajak […]

  • Antusias Warga Desa Kasromego Sambut Pembukaan TMMD Regular ke 120 Kodim 1204 Sanggau

    Antusias Warga Desa Kasromego Sambut Pembukaan TMMD Regular ke 120 Kodim 1204 Sanggau

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sanggau,RI-Ratusan warga Desa Kasromego Kec. Beduai Kab.Sanggau terlihat sangat antusias memadati Lapangan Bola Jon Leman Beduai untuk menyaksikan upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 120 Kodim 1204 / Sanggau.Rabu (08/05/2024) Warga mengaku ada yang datang sejak pagi agar dapat mengikuti seluruh tahapan TMMD Reguler Ke – 120Tahun 2024 Kodim 1204 /Sanggau yang memberikan […]

  • Wali Kota Sampaikan Nota Penjelasan RPJMD 2025–2029 dan Nota Keuangan APBD 2024 Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Probolinggo

    Wali Kota Sampaikan Nota Penjelasan RPJMD 2025–2029 dan Nota Keuangan APBD 2024 Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Probolinggo

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 257
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Agenda penyampaian Nota Penjelasan Wali Kota Probolinggo terhadap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Probolinggo Tahun 2025–2029 serta penyampaian Nota Keuangan Wali Kota terhadap pembahasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, dituangkan dalam Rapat Paripurna DPRD kota Probolinggo, Selasa (17/6). Rapat yang berlangsung di Ruang […]

  • HMI Kabupaten Lumajang Mendesak Kapolres Lumajang Undur Diri

    HMI Kabupaten Lumajang Mendesak Kapolres Lumajang Undur Diri

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Ilustrasi LUMAJANG, RI – Maraknya pencurian kendaraan bermotor yang ada di Kabupaten Lumajang akhir – akhir ini semakin gencar sehingga menimbulkan keresahan dan kegelisahan bagi masyarakat asli Lumajang sendiri maupun warga yang datang berlibur dan singgah di Kabupaten Lumajang. Buntut dari hilangnya empat kendaraan milik mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Lumajang […]

expand_less