Cukur Gratis dan Biskuit Manis: TNI Satgas Yonif 500/Sikatan Dekatkan Diri dengan Anak-anak Bilogai
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
- visibility 104
- print Cetak

Foto: Cukur Gratis Dan Biskuit Manis : TNI Yonif 500 Sikatan Dekatkan diri dengan anak anak Bilogai
BILOGAI PAPUA,RI-Di tengah dinginnya udara Pegunungan Intan Jaya, hangat terasa suasana di Kampung Bilogai. Sebuah kegiatan kecil namun penuh makna dilakukan oleh prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan. Dengan senyum tulus dan tangan terampil, para personel memberikan pelayanan cukur rambut gratis kepada anak-anak kampung serta membagikan biskuit sebagai bentuk kasih sayang dan kepedulian.
Dipimpin oleh Sertu Hadi Wiguna, sebanyak 10 personel Satgas turun langsung ke TK Bilogai untuk melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) yang bertujuan mempererat hubungan antara prajurit TNI dengan masyarakat setempat. Terlihat dari raut wajah anak-anak, kegembiraan tidak bisa disembunyikan meski hanya dari aktivitas sederhana.
“Kami datang bukan hanya untuk menjalankan tugas keamanan, tetapi juga membawa pesan damai dan kasih sayang. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin anak-anak Papua merasa bahwa TNI adalah sahabat dan pelindung mereka,” ujar Sertu Hadi Wiguna sambil terus menyisir rambut seorang bocah kecil yang duduk tenang di depannya.
Kegiatan berlangsung aman dan penuh keakraban. Anak-anak tampak antusias mengantri giliran untuk dicukur, sementara yang lain menikmati biskuit yang dibagikan. Tidak sedikit dari mereka yang tersenyum malu-malu saat melihat hasil potongan rambut mereka di cermin kecil yang dibawa prajurit.
“TNI bukan sekadar penjaga perbatasan, tapi juga keluarga bagi rakyat. Di Papua, kami belajar bahwa perhatian kecil bisa membawa arti besar,” tambah seorang prajurit muda sambil memberikan biskuit kepada anak-anak.
Momen ini memperlihatkan betapa eratnya kedekatan emosional antara personel TNI dan warga Papua. Di bawah rindangnya hutan dan lereng bukit, terjalin jembatan hati yang tak terlihat namun terasa kuat yaitu jembatan persatuan Indonesia.
Melalui kegiatan seperti ini, Satgas Yonif 500/Sikatan menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya soal senjata, tapi juga tentang cinta, kemanusiaan, dan komitmen membangun kedamaian di bumi Cendrawasih.
TNI Bersama Rakyat, Bersatu Membangun Papua.(red Yonif 500 Sikatan / mjb, tg)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar