Forum Pembauran Kebangsaan Belitung Timur Audensi dengan Bupati
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
- visibility 128
- print Cetak

FPK Kabupaten Belitung Timur melakukan kunjungan silaturahmi ke Bupati Beltim
BELITUNG TIMUR, RI – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Belitung Timur melakukan kunjungan silaturahmi ke Bupati Beltim. Rombongan FPK disambut langsung oleh Bupati Kamarudin Muten di ruang kerjanya didampingi PJ Sekda Hendri Yani, Jum’at (28/8/2025).
Dalam ruang kerja Bupati ketua FPK Beltim Drs. Sarjano menyampaikan maksud dan tujuannya atas kunjungannya yang pertama sejak Kamarudin Muten menjabat Bupati Beltim. Serta memperkenalkan keberadaan FPK yang terdiri dari paguyuban 12 suku etnis yang terdaftar resmi di Kesbangpol Beltim.
“Terimakasih Pak Bupati yang telah berkenan menyambut kehadiran kami (FPK Kabupaten Beltim – red) perlu saya sampaikan kehadiran kami yang terdiri dari 12 paguyuban suku etnis yang tergabung di FPK, dimana FPK berada dalam lingkup Kesbangpol, dari 12 paguyuban tersebut yang terdaftar, sebetulnya masih banyak suku yang belum membentuk Paguyuban mendaftar di Kesbangpol” ujar Pak Jon, sapaan akrabnya Sarjono.
Pak Jon memgatakan kepada awak media atas suku etnis di Belitung Timur yang sangat beragam namun tidak pernah terjadi konflik gesekan antar suku etnis.
“Alhamdulillah Beltim kita ini sangat kondusif damai aman tentram walau berbagai suku etnis yang ada di Belitung Timur namun mereka saling melengkapi menghargainya satu sama lainnya, terjadinya terjalin silaturahmi dengan adanya Warkop mereka berbincang sambil seruput kopi” ujar Pak Jon.
Lebih lanjut Helmi M. Fadhil mantan ketua FPK Beltim juga berkesempatan menyampaikan bahwa kebaradaan FPK sejak tahun 2017 silam yang semula hanya beberapa paguyuban.
“Perlu saya sampaikan juga disini bahwa pertamanya terbentuk FPK yang hanya beberapa Paguyuban, Alhamdulillah sejak tergabung di FPK berbagai kegiatan sudah dilaksanakan, yang terbesar acaranya adalah Festifal Kebudyaan yang dilaksanakan oleh Kesbangpol bersama 12 paguyuban selama 3(tiga) hari (tiga) malam dilapangkan bola Yagor Manggar” ujar Helmi.
Dikatakan Helmi atas keberadaan FPK kiranya menjadikan perhatian Ndan dukungan agar keberadaan FPK bisa bekerja lebih inten kedepan.
“Kepada pak Bupati kiranya FPK mendapat perhatian dan dukungan seperti tahun-tahun sebelumnya agar FPK terus bisa aktif berpartisipasi membangun Beltim hidup damai aman antara suku etnis hususnnya di Beltim” ujar Helmi.
Bupati Belitung Timur dalam arahannya mengatakan bahwa dirinya mengucapkan apresiasi atas FPK berharap FPK terus tatap menjadi pemersatu suku etnis di Belitung Timur.
“Saya baru bekerja 6 bulan menjadi Bupati, belum mengetahui atas adanya FPK Paguyuban suku, tentu saya berharap FPK ini teruslah berkarya sesuai fungsinya Pemersatu suku etnis” ujar Bupati.
Kemudian pula dikatakan nya dirinya selaku kepala daerah pemerintahan akan terus berupaya membangun dari berbagai hal, pendidikan, ekonomi, kesehatan dan suku etnis.
“Membangun itu sangat penting dan tak kalah penting nya adalah membangun karakter anak sejak dini, sopan santun adap dan budaya itu sangat penting, jika memberikan bimbingan karakter sudah dewasa sangat sulit, ibarat kita bentuk bonsai jika masih mudah gampang bentuk jika sudah tua pohonnya bisa patah jika di bentuk” ujar Bupati memberikan arahan dan gambaran.
- FPK terdiri dari paguyuban.
- Melayu Belitong
- Suku Sawang
- Jawa.
- Bawean
- Minang
- Batak
- Sumsel
- KKSS / Sulawesi
- Madura
- Tiong Goa
- Suku Semende
- Sunda
Pewarta : Hadi
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar