Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPRD Kota Probolinggo Gelar RDP Evaluasi Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Target PAD 2030 Capai Rp400 Miliar

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 71
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo melalui Komisi II menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait evaluasi atas penerapan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Probolinggo, Kamis (11/06/2026).

Rapat tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap implementasi Perda Nomor 5 Tahun 2025 yang mulai diterapkan sejak tahun lalu. Evaluasi dilakukan untuk mengukur efektivitas kebijakan tersebut dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mengidentifikasi tantangan yang masih dihadapi oleh organisasi perangkat daerah (OPD).

Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra, Ryadlus Sholihin Firdaus, menyampaikan bahwa evaluasi ini penting dilakukan agar pelaksanaan Perda benar-benar berjalan sesuai tujuan pembentukannya.

“Alhamdulillah hari ini kita mengadakan rapat evaluasi sebagai lembaga legislatif dalam menjalankan fungsi kontrol terhadap peraturan daerah yang mengatur mengenai pajak daerah dan retribusi daerah. Perda Nomor 5 Tahun 2025 yang mulai digunakan tahun kemarin perlu kita ukur tingkat efektivitasnya, apakah mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Probolinggo atau justru menghasilkan dampak yang kurang optimal,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, DPRD menghadirkan sejumlah OPD terkait untuk menyampaikan capaian dan progres pelaksanaan PDRD. Berdasarkan laporan yang diterima, hampir seluruh OPD menunjukkan optimisme bahwa target PAD pada tahun berjalan masih dapat tercapai.

Namun demikian, hasil evaluasi hingga akhir semester pertama menunjukkan sebagian besar realisasi pendapatan masih berada di bawah angka 50 persen, bahkan terdapat beberapa sektor yang capaiannya masih di bawah 30 persen dari target yang telah ditetapkan.

Melihat kondisi tersebut, Komisi II DPRD mendorong adanya pola evaluasi yang lebih intensif melalui pelaporan bulanan agar setiap kendala dapat segera diidentifikasi dan dilakukan langkah percepatan.

“Kami mendorong agar ke depan evaluasi dilakukan setiap bulan sehingga pencapaian target bisa lebih terukur dan di akhir tahun minimal mampu mencapai 100 persen. Dengan rapat seperti ini, kami berharap PDRD benar-benar diterapkan secara maksimal dan memberikan dampak sangat positif bagi Pemerintah Kota Probolinggo dalam meningkatkan PAD,” lanjut Ryadlus.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan PAD menjadi salah satu agenda strategis Pemerintah Kota Probolinggo untuk memperkuat kondisi fiskal daerah dalam beberapa tahun mendatang.

Menurutnya, Pemerintah Kota Probolinggo sebelumnya menargetkan PAD dapat meningkat hingga mencapai Rp300 miliar dalam lima tahun ke depan dari posisi saat ini yang berada di kisaran Rp230–240 miliar. Namun berdasarkan informasi terbaru dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), target tersebut kembali dinaikkan.

“Target yang sebelumnya Rp300 miliar kini diarahkan menjadi Rp400 miliar pada tahun 2030. Ini menjadi tantangan bersama agar dalam lima tahun ke depan Kota Probolinggo mampu mencapai target tersebut dalam rangka menyehatkan fiskal pemerintah daerah,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan RDP ini, DPRD berharap sinergi antara legislatif dan seluruh perangkat daerah dapat semakin diperkuat sehingga penerapan kebijakan pajak dan retribusi daerah benar-benar memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat Kota Probolinggo.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Hari Juang Polri ke-79 tahun 2024

    Peringatan Hari Juang Polri ke-79 tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Pontianak, RI – Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Roma Hutajulu S.I.K., M.si., memimpin upacara peringatan Hari Juang Polri di Lobby Mapolda Kalbar, Rabu (21/8/2024). Tema yang diangkat tahun ini “Dengan semangat hari juang Polri yang presisi siap mengabdi demi terwujudnya Indonesia Emas 2045”. Upacara Hari Juang Polri ini dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Kalbar, PJU Polda Kalbar, […]

  • Polres Lumajang Tangkap Lima Pengedar Narkoba, Dua Diantaranya Residivis

    Polres Lumajang Tangkap Lima Pengedar Narkoba, Dua Diantaranya Residivis

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Lumajang, RI – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lumajang berhasil membekuk lima orang terduga pengedar narkoba jenis sabu, ekstasi, dan ganja. Para tersangka ditangkap di lokasi yang berbeda dalam kurun waktu 10 hari. Wakapolres Lumajang Kompol I Komang Yuwandi Sastra, S.H., S.I.K, mengungkapkan identitas para tersangka yaitu AP (25) warga Kencong, Jember, N (33) warga […]

  • RDP PHK Buruh Tanpa Perwakilan Perusahaan, DPRD Mojokerto Geram

    RDP PHK Buruh Tanpa Perwakilan Perusahaan, DPRD Mojokerto Geram

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Upaya penyelesaian serta mediasi yang dilakukan Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto terkait Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK) sepihak yang dilakukan PT Alluaksara menemui jalan buntu. Pasalnya pihak manajemen dari pabrik yang memproduksi tepung tersebut tidak hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar pada Rabu (18/6/2025). Tak ayal agenda RDP untuk membahas […]

  • KMMK Mendesak Agar Dinas Pertanian Buka Mata Terkait Program

    KMMK Mendesak Agar Dinas Pertanian Buka Mata Terkait Program

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Kab. Tasikmalaya, RI – Koalisi mahasiswa dan Masyarakat Karangjaya mendesak dinas pertanian untuk buka mata terakit pertanian yang ada di kab.tasikmalaya khususnya di kecamatan karangjaya.Banyak sekali program program pertanian yang kurang efektif dan hanya diajdikan bahan penyerapan anggaran dll.Ali Primadani selaku kordinator KMMK menyebut bahwa dinas pertanian tidak buka mata terkait kondisi pertanian dibawah,program yang […]

  • Terjadi Lagi Kebakaran Toko Ananda Di Wilayah Kecamatan Gapura Sumenep

    Terjadi Lagi Kebakaran Toko Ananda Di Wilayah Kecamatan Gapura Sumenep

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 352
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Kejadian kebakaran Toko Ananda sebelah Timur Pasar Kecamatan Gapura Pada hari Rabu tanggal 27 Oktober 2021 sekira pukul 01.30 WIB. Toko Ananda Jalan Raya Gapura masuk Dusun Rombu Polalang Desa Gapura Barat Kecamatan Gapura Kabupaten Sumene Madura Jawa Timur. Korbannya H. Ibnu, umur 60 tahun, alamat Jalan Raya Gapura masuk Dusun Rombu […]

  • Kades Kacongan Angkat Bicara Terkait Tanah Pecaton Desa Kalianget Barat Yang Diduga Ditutupi Keberadaanya

    Kades Kacongan Angkat Bicara Terkait Tanah Pecaton Desa Kalianget Barat Yang Diduga Ditutupi Keberadaanya

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 402
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Lahan Tanah Pecaton milik Desa Kalianget Barat yang kena pembebasan tanah oleh Dinas Perhubungan dari tahun 2017 sampai sekarang tidak ada kejelasan dari pihak terkait seperti Dinas Perhubungan dan juga Kades Desa Kacongan sebagai pengelolah lahan tersebut, dimana sejak Kades Suharto dilantik menjadi Kades Desa Kalianget Barat dari tahun 2017 sudah 4 […]

expand_less