HNSI Belitung Minta Rencana Pembangunan PLTN di Pulau Gelasa Dikaji secara Mendalam
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
- visibility 104
- print Cetak

BELITUNG,RI- Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) oleh PT Thorcon Power Indonesia di Pulau Gelasa, Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah, masih menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat nelayan Belitung pada khususnya.
Rencana pembangunan PLTN berbasis Thorium itu bakal dibangun di Pulau Gelasa, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Tahun 2030.
Diketahui, Masyarakat Nelayan adalah suatu kelompok masyarakat yang kehidupannya tergantung langsung pada hasil laut, baik dengan cara melakukan penangkapan ataupun budi daya.
Hal ini memicu kekhawatiran, terutama karena isu pembangunan PLTN ini sudah mulai meresahkan masyarakat setempat hingga para nelayan yang sering melaut disekitar perairan Pulau Gelasa.
Ketika dihubungi wartawan pada Rabu (22/10/2025) Jasman SE selaku Wakil Ketua DPC HNSI Kabupaten Belitung menilai, pihaknya masih melakukan banyak kajian akan keberadaan rencana pembangunan PLTN tersebut.
Hal ini menjadi perhatian serius, karena sangat banyak nelayan Belitung yang melaut disekitar perairan Pulau Gelasa.
“Sangat banyak nelayan yang melaut disekitar Pulau Gelasa, diperikaran bisa ratusan nelayan dari Belitung. Mereka sebagian besar biasanya memancing ikan Birai, Cumi dan beragam jenis ikan lainnya,” kata Jasman.
Pulau Gelasa adalah nama Pulau yang sering diperbincangkan masyarakat nelayan Belitung dengan nama Pulau Kelase, sebab masih banyak beragam jenis ikan laut yang menjadi sumber mata pencaharian nelayan Belitung juga.
Kemudian, disekitar laut Pulau Kelase juga menjadi wilayah tangkap bagi sejumlah nelayan daerah lain, seperti nelayan dari Kabupaten Belitung dan ada juga nelayan dari Kabupaten Beltung Timur.
Untung-Rugi Pembangunan PLTN Pulau Gelasa, Menurutnya, banyak perihal yang harus dipertimbangkan, diantaranya; Apakah pembangunan PLTN itu sebanding dengan risiko yang harus ditanggung masyarakat?
Hingga kini, HNSI Belitung masih MENGKAJI keberadaan rencana pembangunan PLTN Pulau Gelasa bersama berbagai perwakilan dari elemen masyarakat baik dari tokoh masyarakah, tokoh adat hingga nelayan Belitung yang pernah dan sering melaut disekitar Pulau Galasa.
“Tentunya keberadaan PLTN itu harus disosialisasikan di tengah masyarakat yang terdampak juga seperti di Belitung. Hal ini sangat penting dan relevan, terutama dalam konteks tanggung jawab sosial dan hubungan perusahaan dengan lingkungan sekitar,” ujar salah satu aktivis Pulau Belitung itu.
“Artinya, jika PLTN itu menjadi salah satu pilihan, maka semua untung ruginya harus pertimbangankan dengan sangat cermat,” ungkap Jasman sampaikan harapannya.
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar