Rusuh Total: Demo Tuntut Pilkades Serentak di Sampang Berakhir Ricuh, Ikon Kota Alun-alun Trunojoyo Dirusak Massa
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
- visibility 116
- print Cetak

Demo Tuntut Pilkades Serentak di Sampang Berakhir Ricuh
SAMPANG, RI – Aksi unjuk rasa yang menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang segera menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada Selasa (28/10/2025) berakhir ricuh dan tak terkendali. Ribuan demonstran dari Aliansi Masyarakat Desa Bersatu dan Forum Aktivis Madura di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terlibat bentrokan dengan aparat, yang kemudian berujung pada pengerusakan fasilitas publik.
Meskipun demo berujung pada kekerasan, tuntutan inti massa adalah mendesak Pilkades serentak segera dilaksanakan. Tuntutan ini didasarkan pada kekosongan kepala desa definitif di 143 desa sejak tahun 2021. Mereka menilai, kepemimpinan Penjabat (Pj) Kepala Desa tidak memberikan dampak perubahan yang signifikan. “Kami minta jangan ditunda-tunda lagi,” teriak orator sebelum situasi memanas, menegaskan agar fokus tidak teralihkan dari hak demokrasi desa.
Massa yang dipukul mundur merespons dengan aksi anarkis. Beberapa fasilitas publik yang merupakan ikon Kabupaten Sampang di sekitar Alun-alun Trunojoyo menjadi sasaran amuk massa. Pagar pembatas, papan informasi, dan fasilitas penunjang kawasan publik tersebut dilaporkan mengalami kerusakan signifikan. “Ini sangat kami sayangkan, karena Alun-alun Trunojoyo adalah wajah dan kebanggaan kota ini,” ujar seorang saksi mata. Kerugian materiil akibat pengerusakan fasilitas publik ini masih dalam pendataan pihak berwenang.
Kericuhan memuncak saat massa yang semula berorasi di sekitar Alun-alun Trunojoyo, Jalan Wijaya Kusuma, berusaha merangsek masuk ke area gedung DPRD. Aksi saling lempar, termasuk botol plastik dan benda keras lainnya, tak terhindarkan antara demonstran dan petugas keamanan yang bertugas menghalau. Aparat keamanan mengambil langkah tegas dan terpaksa menggunakan gas air mata untuk membubarkan konsentrasi massa yang semakin agresif.
Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan masih berupaya keras memulihkan ketertiban. Sejumlah personel terkait juga telah dikerahkan untuk membersihkan sisa-sisa bentrokan dan material yang berserakan, menandakan situasi yang perlahan mulai terkendali.(G.Nas)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar