Sejarah Pondok Pesantren Qomaruddin: Dari Kanugrahan, Lamongan hingga Sampurnan Bungah, Gresik
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
- visibility 193
- print Cetak

Pondok Pesantren Qomaruddin
GRESIK, RI – Pondok Pesantren Qomaruddin memiliki sejarah panjang yang bermula dari pendirian Pesantren Kanugrahan di Desa Kanugrahan, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan pada tahun 1753 M. Pendirinya, Kiai Qomaruddin, memiliki visi untuk menciptakan pusat pendidikan agama yang berkualitas.
Pesantren Kanugrahan didirikan oleh Kiai Qomaruddin dengan tujuan untuk menyebarkan ilmu agama dan mendidik generasi muda. Dalam waktu singkat, pesantren ini sudah dikenal di daerah sekitarnya dan memiliki sekitar 300 santri.
Kiai Qomaruddin kemudian melakukan perjalanan ke Gresik untuk menemui santrinya yang menjadi tumenggung, yaitu Kanjeng Tumenggung Tirtorejo. Dalam perjalanannya, ia singgah di Desa Morobakung dan mendirikan rumah serta surau untuk mengajarkan ilmu agama.
Kiai Qomaruddin kemudian mencari lokasi yang ideal untuk mendirikan pesantren dengan kriteria tertentu, yaitu dekat dengan pemerintahan, jalan raya, pasar, hutan, dan air yang mencukupi. Setelah melakukan istikharah, ia menemukan lokasi yang tepat di Sampurnan Bungah dan mendirikan pondok pesantren pada tahun 1775 M.
Kanjeng Tumenggung Tirtorejo memberi nama bagi pesantren yang baru didirikan Kiai Qomaruddin itu dengan nama Pesantren Sampurnan. Nama ini diharapkan dapat membawa berkah dan kesuksesan bagi pondok pesantren yang baru didirikan.
Seiring waktu, Pondok Pesantren Qomaruddin berkembang menjadi salah satu pondok pesantren terkemuka di Jawa Timur. Pondok pesantren ini memiliki fasilitas yang memadai dan kurikulum yang komprehensif untuk mendidik generasi muda menjadi ulama yang berkualitas. Dengan sejarah yang panjang dan pengalaman yang kaya, Pondok Pesantren Qomaruddin terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
Pondok pesantren ini kemudian berganti nama menjadi Darul Fiqih pada tahun 60-an dan akhirnya menjadi Pondok Pesantren Qomaruddin pada pertengahan tahun 70-an. Nama ini dinisbatkan kepada pendirinya, yaitu Kiai Qomaruddin, sekaligus sebagai bentuk tabarruk kepada pendirinya.
Saat ini, Pondok Pesantren Qomaruddin telah menjadi salah satu lembaga pendidikan yang terkemuka di Jawa Timur. Dengan sejarah yang panjang dan pengalaman yang kaya, pondok pesantren ini terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
(G.Nas/dari berbagai sumber)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar