Disnaker Jombang Dorong Budaya Kerja Aman Lewat Bimtek K3 di PT STJL Kabuh
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Rabu, 17 Des 2025
- visibility 42
- print Cetak

Disnaker Jombang Dorong Budaya Kerja Aman Lewat Bimtek K3 di PT STJL Kabuh
JOMBANG,RI – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jombang terus memperkuat budaya kerja aman dan sehat di lingkungan industri. Salah satunya melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang digelar di PT Sehat Tentrem Jaya Lestari (STJL), Kecamatan Kabuh, Kamis (11/12/2025).
Kegiatan yang diikuti ratusan karyawan tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) guna meningkatkan kesejahteraan serta perlindungan tenaga kerja.
Bimtek K3 ini bertujuan meningkatkan pemahaman pekerja terhadap potensi bahaya di tempat kerja, upaya pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja, serta pemenuhan hak dan kewajiban tenaga kerja sesuai ketentuan perundang-undangan.
Materi yang disampaikan meliputi aspek keselamatan kerja, seperti pencegahan insiden, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan manajemen risiko, serta aspek kesehatan kerja yang mencakup deteksi dini penyakit akibat kerja dan pentingnya penerapan pola hidup sehat.
Dalam sambutan Bupati Jombang yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian Setda Jombang, Bambang Sutowo, ditegaskan bahwa penerapan K3 bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, melainkan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
“Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan fondasi utama untuk menekan angka kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Dengan tenaga kerja yang sehat dan terlindungi, produktivitas perusahaan akan meningkat dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, mengatakan Bimtek K3 diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pekerja agar penerapan K3 benar-benar menjadi budaya dalam aktivitas kerja sehari-hari.
“Kami berharap seluruh pekerja tidak hanya memahami K3 secara teori, tetapi juga menerapkannya secara konsisten di tempat kerja. Ini penting untuk memastikan perlindungan fisik, sosial, dan ekonomi bagi tenaga kerja,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa tenaga kerja yang sehat, aman, dan produktif menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung iklim investasi yang berkelanjutan di Kabupaten Jombang.
“K3 adalah modal utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Kami mendorong perusahaan lain di Jombang untuk menjadikan K3 sebagai prioritas dan terus bersinergi dengan Disnaker,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Disnaker Jombang berharap semakin banyak perusahaan yang proaktif menjalankan kewajiban K3 demi terwujudnya Kabupaten Jombang yang maju dan tenaga kerja yang sejahtera.(Jef)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar