Satgas Yonif 500/Sikatan Rangkul Tokoh Agisiga, Bangun Kepercayaan dan Harapan di Wilayah Terisolir Intan Jaya
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- visibility 71
- print Cetak

SUGAPA, INTAN JAYA, RI — Upaya membangun kedamaian dan kesejahteraan di wilayah pedalaman Papua terus dilakukan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 500/Sikatan melalui pendekatan humanis dan komunikasi sosial yang menyentuh hati masyarakat. Pada Kamis, 22 Januari 2026, Satgas melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama para tokoh masyarakat Kampung Agisiga, Distrik Agisiga, bertempat di Titik Kuat TK Mamba Kotis Satgas Yonif 500/Sikatan, Kampung Mamba, Distrik Sugapa.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Batiops Satgas, Serka Risky Wilianto, bersama 10 personel Satgas, dengan menghadirkan tokoh-tokoh berpengaruh Kampung Agisiga, yakni Yan Mirip selaku Ketua Klasis GKII Agisiga dan Markus Majau selaku Kepala Suku Kampung Agisiga. Dalam suasana penuh keakraban, Satgas menyerahkan bantuan berupa benih tanaman sayuran dan biskuit sebagai wujud kepedulian terhadap ketahanan pangan dan kebutuhan masyarakat.
Serka Risky Wilianto menjelaskan bahwa Distrik Agisiga selama ini masih tergolong wilayah terisolir dan belum sepenuhnya tersentuh kehadiran aparat negara. Kondisi tersebut membuat masyarakat rentan terhadap berbagai pengaruh negatif, termasuk dari kelompok OPM.
“Melalui pendekatan komunikasi sosial ini, kami ingin membangun kepercayaan dan kebersamaan dengan para tokoh masyarakat. Kami berharap tokoh-tokoh Kampung Agisiga dapat bersama-sama menjaga stabilitas keamanan wilayah serta mendukung program Pemerintah Daerah Intan Jaya, khususnya dalam upaya membuka akses jalan dan pelayanan kebutuhan dasar bagi masyarakat,” ujar Serka Risky.
Sementara itu, Ketua Klasis GKII Agisiga, Yan Mirip, menyambut baik kehadiran Satgas Yonif 500/Sikatan. Ia menilai pendekatan yang dilakukan TNI membawa rasa aman dan harapan baru bagi masyarakat di wilayahnya.
“Kami senang dan merasa diperhatikan. Kehadiran bapak-bapak TNI bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga datang dengan niat baik untuk mendengar dan membantu masyarakat,” ungkap Yan Mirip.
Hal senada disampaikan Kepala Suku Kampung Agisiga, Markus Majau. Menurutnya, komunikasi yang dibangun secara langsung dan kekeluargaan menjadi kunci dalam menciptakan kedamaian di tengah masyarakat.
“Kami ingin hidup aman dan sejahtera. Dengan adanya komunikasi seperti ini, kami siap mendukung upaya menjaga keamanan dan pembangunan demi masa depan anak-anak kami,” tuturnya.
Kegiatan komunikasi sosial tersebut berlangsung aman, lancar, dan penuh kehangatan.
Melalui langkah-langkah humanis seperti ini, Satgas Yonif 500/Sikatan menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai sahabat rakyat, menjaga persatuan, serta menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun Papua yang damai, aman, dan sejahtera.
( Red Yonif 500 Sikatan /mjb, tg)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar