Atlit Pencak Silat RGP Fighter Club Jadi Juara Boyong Emas Piala Panglima 2026
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month 3 menit yang lalu
- visibility 1
- print Cetak

Atlit Pencak Silat RGP Fighter Club Jadi Juara Boyong Emas Piala Panglima 2026
Pemalang, RI – Prestasi SMP 2 Pemalang menjadi bukti bahwa talenta pencak silat dari Pemalang mampu bersaing dan berbicara di panggung nasional.
Kepala SMP Negeri 2 Pemalang, Joko Priyono, menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih para siswanya dalam Kejurnas Piala Panglima 2026. Dua siswa sekolah tersebut berhasil membawa pulang medali emas, sementara sejumlah siswa lainnya juga meraih medali perunggu.
“Alhamdulillah, anak-anak kami berhasil meraih beberapa prestasi, di antaranya medali emas dan perunggu. Tentunya capaian ini menjadi motivasi bagi siswa maupun sekolah untuk terus berprestasi,” ujar Joko kepada wartawan, Senin (14/9/2026).

Gelanggang pencak silat di GOR Manahan, Surakarta, menjadi saksi dua pelajar SMP Negeri 2 Pemalang mengukir prestasi di ajang sangat bergengsi level nasional. Rizki Pawang Setiawan dan Hanif Haninda Aulia Wibowo sukses memboyong medali emas dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Piala Panglima 2026.
Keduanya tampil sebagai bagian dari RGP Fighter Club dalam ajang yang berlangsung pada 11–13 September 2026. Kompetisi tersebut menjadi arena adu kemampuan pesilat dari berbagai daerah di Indonesia.
Tak main-main, sedikitnya 1.750 pesilat dari berbagai klub ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Persaingan berlangsung ketat, sementara setiap pesilat dituntut memiliki teknik, fisik, mental, sekaligus keberanian untuk bertarung di gelanggang.
“Alhamdulillah, anak-anak kami berhasil meraih beberapa prestasi, di antaranya medali emas dan perunggu. Tentunya capaian ini menjadi motivasi bagi siswa maupun sekolah untuk terus berprestasi,” ujar Joko Priyono kepada wartawan, Senin (14/9/2026).
Menurutnya, dukungan sekolah dilakukan sejak proses perekrutan siswa yang memiliki bakat, pembinaan secara berkelanjutan hingga melibatkan pelatih dari luar sekolah maupun klub tempat siswa berlatih.
“Untuk siswa yang berprestasi, pendampingan dari pelatih kami berikan lebih intensif sebagai persiapan menghadapi berbagai event, sehingga mereka bisa tampil maksimal,” jelasnya.
Sementara itu, Rizki Pawang Setiawan menyampaikan rasa syukur dan bangga atas torehan prestasi tersebut. Ia mengaku keberhasilan meraih medali emas menjadi motivasi untuk meningkatkan latihan dan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya.
“Alhamdulillah, senang bisa mendapatkan medali emas. Ke depannya saya ingin latihan lebih giat lagi,” ujar Rizki.
Menurut Rizki, pertandingan yang paling berat justru terjadi pada babak semifinal. Sementara pada partai final, ia merasa mampu menghadapi lawannya dengan lebih baik.
“Kalau yang berat itu justru saat semifinal. Kalau final tidak terlalu berat,” ungkapnya.
Rizki menilai latihan fisik yang lebih keras serta kesiapan mental menjadi salah satu kunci untuk meraih kemenangan dalam pertandingan.
Dibawah asuhan RGP Fighter Club, Rizki pun bertekad meningkatkan latihan, baik dari sisi fisik, teknik maupun mental.
“Setelah menjadi juara, saya tidak boleh merasa cukup. Justru harus lebih giat berlatih. Kalau ingin juara lagi, fisik harus lebih kuat, teknik harus lebih matang, mental harus lebih siap, dan sparing harus lebih sering,” tandasnya.(imam wtw)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar