Bupati Bondowoso H. Abdul Hamid Wahid, Memberikan Cindera Mata Pada Konsulat Jenderal Jepang Surabaya, Takonai Susumu
- account_circle Pom py
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 0
- print Cetak

Bupati Bondowoso H. Abdul Hamid Wahid, Memberikan Cindera Mata Pada Konsulat Jenderal Jepang Surabaya, Takonai Susumu.
BONDOWOSO,RI-
Pasalnya dalam upaya memperluas jejaring pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menerima tamu dari Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang Surabaya di Pendopo Raden Bagus Assra, Bondowoso.
Kendati demikian pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan bilateral sekaligus menjajaki peluang kerja sama baru.
Namun dalam pertemuan tersebut, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i dan Sekretaris Daerah Fathur Rozi menyambut Konjen Jepang Surabaya, Takonai Susumu.
Namun sementara dari pihak tamu hadir Konsulat Jenderal Jepang Surabaya bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait,selain itu, juga hadir perwakilan Universitas Jember yang bertindak sebagai fasilitator pertemuan,
dan kami merasa bangga dan mengapresiasi kunjungan Konjen Jepang Surabaya ke Bondowoso. Kehadiran ini menjadi sebuah kehormatan besar sekaligus wujud nyata perhatian, kepedulian, dan persahabatan yang erat antara Indonesia dan Jepang,” tutur Bupati Hamid, dalam keterangan tertulis, Jumat kemarin.
Pemkab Bondowoso menilai Jepang sebagai mitra penting yang telah memberikan kontribusi di berbagai sektor pembangunan.
Pada kesempatan yang sama, Bupati memperkenalkan karakteristik daerah dan potensi unggulan Bondowoso kepada delegasi Jepang.
Menurut Bupati Hamid, Bondowoso mempunyai potensi unggulan di berbagai bidang,Bondowoso merupakan daerah agraris yang dikenal sebagai salah satu produsen kopi unggulan nasional. Selain itu, kami juga memiliki potensi besar di sektor pertanian, pariwisata, UMKM, budaya lokal, hingga pengembangan energi terbarukan seperti panas bumi,tuturnya.
Bupati turut memperkenalkan sejumlah komoditas unggulan Kabupaten Bondowoso, seperti kopi arabika Ijen Raung, tembakau, dan tebu.
Selain itu, potensi pariwisata serta keunikan geografis Bondowoso yang masuk kawasan Ijen UNESCO Global Geopark juga dipaparkan kepada delegasi Jepang.
Namun melalui pertemuan tersebut, Pemkab Bondowoso berharap hubungan kerja sama dengan Jepang dapat terus berkembang. Sehingga, di wujudkan dalam berbagai bentuk kolaborasi yang konkrit.(Kirm).
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar