Breaking News
light_mode
Trending Tags

Cuaca Ekstrem Hambat Distribusi Logistik Kesehatan, Pelayanan di Bawean Tetap Diupayakan

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 73
  • print Cetak

Cuaca Ekstrem Hambat Distribusi Logistik Kesehatan, Pelayanan di Bawean Tetap Diupayakan

Gresik, RI– Cuaca ekstrem yang melanda perairan Gresik–Bawean dalam beberapa hari terakhir tidak hanya menghentikan aktivitas pelayaran, tetapi juga menghambat distribusi logistik kesehatan ke Pulau Bawean. Di tengah kondisi tersebut, RSUD Umar Mas’ud Bawean tetap berupaya memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat, termasuk memastikan pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan dapat memperoleh layanan kesehatan.

Pada Sabtu (1/8), seorang pasien dirujuk dari RSUD Umar Mas’ud Bawean ke RSUD Ibnu Sina Gresik dengan pendampingan tenaga perawat hingga tiba di rumah sakit tujuan. Rujukan dilakukan karena kondisi pasien masih mengalami sesak napas dan memerlukan pemeriksaan serta penanganan medis lanjutan. Pada saat yang sama, stok oksigen medis di RSUD Umar Mas’ud mulai menipis akibat terhambatnya distribusi logistik kesehatan dari daratan.

Sebelum proses rujukan dilakukan, pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan keluarga pasien dan menjelaskan kondisi medis serta pilihan transportasi yang tersedia. Namun, seluruh layanan kapal menuju Bawean tidak beroperasi akibat cuaca buruk, sementara tiket penerbangan perintis telah habis hingga 7 Agustus 2026. Dengan mempertimbangkan kebutuhan penanganan medis yang bersifat segera, keluarga pasien memutuskan menggunakan pesawat sewaan agar pasien dapat segera dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, drg. Setyo Susilo, M.Kes., menjelaskan bahwa terhambatnya distribusi logistik kesehatan merupakan dampak langsung dari cuaca buruk yang menyebabkan kapal pengangkut tidak dapat beroperasi.

“Kondisi cuaca yang tidak memungkinkan menjadi kendala utama dalam distribusi logistik kesehatan ke Bawean. Selama periode 28 Juli hingga 4 Agustus, kapal menuju Bawean tidak beroperasi akibat cuaca buruk sehingga pengiriman logistik kesehatan, termasuk oksigen medis, tidak dapat dilakukan. Saat stok oksigen di RSUD Umar Mas’ud mulai menipis pada 1 hingga 3 Agustus, kami langsung menyiapkan pengiriman darurat sebanyak 40 tabung oksigen. Kami berharap kondisi cuaca membaik dalam satu hingga dua hari ke depan agar distribusi dapat segera dilakukan,” ujar Setyo.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik telah menyiapkan 40 tabung oksigen untuk pengiriman darurat. Selain itu, sebanyak 80 tabung oksigen juga disiapkan sebagai pasokan lanjutan yang akan diberangkatkan segera setelah kapal barang kembali beroperasi.

Selama ini, distribusi oksigen menuju Bawean dilakukan melalui kapal barang dari Pelabuhan Sidayu menuju Pelabuhan Bawean dan telah berjalan lancar selama bertahun-tahun. Namun, cuaca ekstrem yang mengakibatkan terhentinya aktivitas pelayaran menyebabkan distribusi logistik kesehatan ikut terdampak.

Untuk mempercepat penyaluran logistik kesehatan, Dinas Kesehatan telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, Syahbandar, serta pihak terkait di Paciran dan Lamongan. Apabila kondisi cuaca buruk berlangsung lebih lama, Dinas Kesehatan juga menyiapkan alternatif distribusi dengan berkoordinasi bersama Koarmada II untuk membantu pengiriman gas medis menuju Bawean.

Selain jalur laut, Dinas Kesehatan turut mengkaji kemungkinan distribusi melalui jalur udara. Namun, keterbatasan kapasitas angkut pesawat perintis serta adanya prosedur khusus dalam pengangkutan tabung oksigen menjadikan jalur laut tetap sebagai pilihan utama dalam pemenuhan kebutuhan oksigen medis di RSUD Umar Mas’ud Bawean.

Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk semakin memperkuat sistem layanan kesehatan di wilayah kepulauan. Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pengadaan oxygen generator di RSUD Umar Mas’ud Bawean. Fasilitas tersebut diharapkan mampu memenuhi sekitar 50 persen kebutuhan oksigen medis rumah sakit sehingga ketergantungan terhadap pasokan dari daratan dapat dikurangi.

“Bawean memiliki karakteristik sebagai wilayah kepulauan yang membutuhkan sistem logistik kesehatan yang kuat. Karena itu, kami terus menyiapkan berbagai langkah, baik jangka pendek maupun jangka panjang, agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap terjamin meskipun menghadapi tantangan cuaca,” pungkas Setyo. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alumni Lulusan Wostho 2021/2022 Pompes Almujahadah Kunjungi Tempat Wisata Di Kabupaten Kerinci

    Alumni Lulusan Wostho 2021/2022 Pompes Almujahadah Kunjungi Tempat Wisata Di Kabupaten Kerinci

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 358
    • 0Komentar

    JAMBI – RI, Alumni Pompes Almujahadah lulusan Wostho Perdana ke wisata Kabupaten Kerinci, Rabu (25/5/2022). Kunjungan Santri Pompes Almujahadah tamatan Wostho berkunjung beberapa tempat wisata yang berada di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Dari Santri yang berkunjung berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, kegiatan ini dalam rangka silaturrahmi sekaligus Studi Banding Alumni yang […]

  • Satlantas Polres Pasuruan Menggelar Pendidikan Berlalulintas Melalui Alat Peraga

    Satlantas Polres Pasuruan Menggelar Pendidikan Berlalulintas Melalui Alat Peraga

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Pendidikan Berlalu Lintas Bisa Dilakukan Dengan Berbagai Macam Cara, Salah Satunya Melalui Aneka Peraga Yang Terpasang Di RT Tertib Lalu Lintas Di Pasuruan. RT Tertib Lalu Lintas Pertama Kali Diciptakan Oleh Masyarakat Bersama Satlantas Polres Pasuruan Bertempat Di Rt 7 Rw 4 Perumahan Taman Permata Indah Pagak Beji Kab. Pasuruan. Kasat Lantas […]

  • Babinsa Jajaran Kodim 0819/Pasuruan Aktif Dampingi Warga Saat Vaksinasi

    Babinsa Jajaran Kodim 0819/Pasuruan Aktif Dampingi Warga Saat Vaksinasi

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 279
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Dukung pelaksanaan Program Vaksinasi Nasional guna menghentikan Pandemi Covid-19, Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf Nyarman, M.Tr. (Han)  menginstruksikan seluruh Jajarannya untuk terus mengoptimalkan Pelaksanaan dan Pendampingan Vaksinasi kepada masyarakat di seluruh Wilayah Binaan. Seperti dilakukan oleh Sertu Syamsul Hidayat personil Koramil 05/ Grati yang tengah mendampingi pelaksanan Vaksinasi secara door to door […]

  • Iklan DPD RI

    Iklan DPD RI

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Post Views: 427

  • Kota Mojokerto Melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Serentak 2022

    Kota Mojokerto Melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Serentak 2022

    • calendar_month Sabtu, 6 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 330
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO – RI, Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Kota Mojokerto dilaksanakan secara serentak oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) secara serentak di 9 titik. Salah satunya di TK Ar Rosyid, Jalan Raya Ijen No 120-122, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ditinjau langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Senin […]

  • Hari Santri Kehilangan Esensi: PC PMII Kabupaten Tasikmalaya Kritik Pola Komunikasi dan Perspektif Sejarah Pemkab Tasikmalaya Terhadap Resolusi Jihad

    Hari Santri Kehilangan Esensi: PC PMII Kabupaten Tasikmalaya Kritik Pola Komunikasi dan Perspektif Sejarah Pemkab Tasikmalaya Terhadap Resolusi Jihad

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 72
    • 0Komentar

      KAB TASIKMALAYA,RI- Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Tasikmalaya melayangkan kritik keras terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya. Kritik ini dipicu oleh tidak dilibatkannya elemen mahasiswa dan pelajar santri, termasuk (PMII, IPNU, dan IPPNU) dalam 121 daftar undangan resmi agenda seremonial Hari Santri Nasional (HSN) yang diselenggarakan oleh pihak Pemkab Tasikmalaya. Ketua […]

expand_less