Breaking News
light_mode
Trending Tags

DAD Kubu Raya Laksanakan Upacara Adat Ngarumaya Dan Meminta Semua Pihak Mematuhi Dan Mentaati Adat Yang Berlaku

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
  • visibility 495
  • print Cetak

KUBU RAYA,RI– Viral di media sosial adanya permasalahan orang-perorang masalah sengketa lahan yang kemudian bersentuhan dengan permasalahan adat istiadat antara Etnis Madura dan etnis Dayak yang kemudian berakibat perusakan peraga adat berakhir dengan Keputusan sanksi adat kepada kedua belah pihak.

Setelah melalui mediasi antara Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Sungai Ambawang, DAD Kabupaten Kubu Raya dengan semua pihak selama 2 hari berturut-turut dengan mengahdirkan para pihak yang bermasalah kemudian diputuskan melalui siding Adat, bahwa keduanyan bersalah karena pihak Pemasang Pamabank (Peraga Adat Dayak) tidak melalui mekanisme adat yang telah ditetapkan sementara pihak perusak dianggap bersalah karena tidak menghormati simbol atau paraga adat.

Dari hasil mediasi dan siding adat oleh Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Sungai Ambawang, DAD Kabupaten Kubu Raya, Para Timanggung dan tokoh Adat dari Etnis Madura, antara lain Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Kubu Raya, Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM)dan Laskar Satuan Keluarga Madura (LSKM) sanksi adat terkait pelanggaran atau perusakan peraga adat akan dilakukan dengan upacara adat Ngarumaya sebagai solusi penyelesaian konflik masyarakat.

“Upacara ini dilaksanakan untuk memberikan sanksi adat kepada individu yang terbukti merusak peraga adat Dayak, yang merupakan simbol sakral dan warisan budaya suku setempat,” jelas Wirois selaku Timanggung Simpang Sekayu Kecamatan Sungai Ambawang.

Wirois mengatakan berdasarkan Keputusan siding dan mediasi yang dilakukan secara Bersama-sama maka pemasang dan perusak pamabank sebagai peraga adat dinyatakan bersalah dan diberikan sanksi adat.

Ritual adat tersebut dipimpin langsung oleh Timanggung, Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD), tokoh adat Dayak setempat dengan melibatkan masyarakat sekitar sebagai bentuk penghormatan terhadap hukum adat.

Prosesi berlangsung khidmat, dimulai dengan ritual doa, persembahan, dan pembacaan putusan adat. Pelaku diwajibkan menjalani sanksi berupa denda adat sebagai simbol penebusan atas pelanggarannya.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Sungai Ambawang, Daniel, S.Pd dalam pernyataannya, menegaskan bahwa Ngarumaya bukan sekadar hukuman, tetapi juga sarana untuk memulihkan harmoni di tengah masyarakat.

“Ritual ini mengedepankan nilai-nilai perdamaian dan penghormatan terhadap budaya kita. Dengan menyelesaikan permasalahan secara adat, hubungan sosial dapat dipulihkan tanpa perlu melibatkan pihak luar,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kubu Raya, Markus Nalian, Ia mengatakan bahwa upacara adat Ngarumaya ini merupakan Keputusan yang final dan mengikat untuk semua, setelah upacara adat ini digelar maka tidak ada lagi permasalahan adat disitu.

“Ini adalah Upacara adat selain bersifat sacral juga mengikat, artinya setelah ada upara adat Ngarumaya ini digelar maka sudah tidak ada lagi permaslahan adat disitu, bagi yang melanggar maka kami tidak bertanggungjawab jika terjadi hal-hal lain, jika ada permasalah yang tidak ada kaitanya dengan adat, misalkan permasalahan hukum resmi silahkan melalui jalur hukum yang berlaku, jangan bawa-bawa permasalahan adat dirana itu,” tegas Markus Nalian.

Mewakili Warga Madura, Surip selaku Ketua Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) mengatakan mengapresiasi atas keterbukaan Masyarakat Dayak melalui Dewan Adat Dayak (DAD) yang telah menggelar adat Ngarumaya, Ia mengakui terjadinya peristiwa ini karena ketidak tahuan Masyarakat terkait adat pamabank yang menjadi tradisi Masyarakat Dayak.

“Masyarakat kami sudah dari dulu hidup berdampingan dengan baik, dan selalu menjalin komunikasi dan silahturahmi dengan bai, sehingga jikalau terjadi permasalahan selalu kami lakukan mediasi dan komunikasi yang mengedepankan musyawarah Bersama, peristiwa ini memang spontanitas mungkin karena terpancing situasi pada saat ada kegiatan saudara-saudara di Lokasi sengketa lahan, untuk itu atas nama keluarga besar warga madura kami memohon maaf sebesar-besarnya,” ucap Surip.

Masyarakat Sungai Ambawang menyambut baik penyelesaian ini. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang, serta generasi muda semakin memahami pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat Dayak.

Upacara Ngarumaya ini kembali membuktikan bahwa kearifan lokal masih menjadi solusi efektif dalam menyelesaikan konflik dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat multikultural seperti di Kalimantan Barat.

Publis : Redaksi

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penguatan Satlinmas, Ning Ita Tekankan Sinergi Jaga Ketertiban Lingkungan

    Penguatan Satlinmas, Ning Ita Tekankan Sinergi Jaga Ketertiban Lingkungan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Penguatan Satlinmas, Ning Ita Tekankan Sinergi Jaga Ketertiban Lingkungan Kota Mojokerto, RI – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai garda terdepan menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat kegiatan penguatan Satlinmas di Kelurahan Pulorejo dan Kelurahan Mentikan, Senin (11/5). Wali kota yang […]

  • Keluarga Korban Di Torjun Memaafkan, Tapi Negara Tidak Boleh Diam: Tertibkan Truk, Bus Mini, Dan Pick Up Angkut Manusia Yang Ugal-Ugalan!

    Keluarga Korban Di Torjun Memaafkan, Tapi Negara Tidak Boleh Diam: Tertibkan Truk, Bus Mini, Dan Pick Up Angkut Manusia Yang Ugal-Ugalan!

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SAMPANG, RI – Ada pelajaran besar dari Monumen Pancasila, Torjun, Kamis (22/10/2026). Seorang warga Desa Kodak yang berniat mulia membesuk ke Pondok Pesantren mengalami musibah di jalan, diduga akibat kendaraan besar yang melaju tidak wajar dan meninggalkan lokasi. Sikap keluarga korban sangat mulia: TIDAK MENUNTUT. “Kami ikhlas. Tidak menuntut ganti rugi. Kami hanya titip harapan,” […]

  • Pelaksanaan Pendamping Vaksinasi Bersama Babinsa Koramil 0819/15 Wonongan

    Pelaksanaan Pendamping Vaksinasi Bersama Babinsa Koramil 0819/15 Wonongan

    • calendar_month Sabtu, 26 Jun 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 308
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Nampak terlihat beberapa Petugas dari Dinas Kesehatan Kecamatan Winongan yang sibuk mempersiapkan segala sesuatu untuk mendukung kegiatan Vaksinasi Corona Virus Disease (Covid-19) secara masal dengan didampingi Anggota Babinsa dari Koramil 0819/15 Winongan. Kegiatan Vaksinasi tersebut bertempat di Kantor Kecamatan Winongan dan dimulai sekira pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Hadir dalam kegiatan […]

  • Tim Lemdiklat Polri Kaji Implementasi Diktukba di SPN Polda Jatim

    Tim Lemdiklat Polri Kaji Implementasi Diktukba di SPN Polda Jatim

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur menerima kunjungan kerja dari Tim Pengkajian Gabungan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, Kamis (13/11/2025). Kunjungan ini difokuskan untuk melakukan evaluasi dan pengkajian mendalam terhadap pelaksanaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri serta kontribusi hasil didik Tahun Anggaran 2025. Tim pengkaji yang hadir terdiri dari Widyaiswara […]

  • Bupati Samosir Hadiri Acara Konsultasi Publik RKPD Provsu Tahun 2027

    Bupati Samosir Hadiri Acara Konsultasi Publik RKPD Provsu Tahun 2027

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    MEDAN, RI –Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom didampingi Kaban Bapperida Rajoki Simarmata hadiri Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provsu Tahun 2027. Konsultasi Publik RKPD Provinsi Sumut Tahun 2027 dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (29/1/2026). Dalam sambutannya Gubsu Bobby Nasution mengingatkan […]

  • Senyum Sumringah Korban Curanmor Usai Polres Probolinggo Temukan dan Serahkan Motor yang Hilang

    Senyum Sumringah Korban Curanmor Usai Polres Probolinggo Temukan dan Serahkan Motor yang Hilang

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-  Tak pernah ada didalam benaknya, motor kesayangan yang dirampas oleh begal di Jalan Cokroaminoto, Probolinggo pada Sabtu (11/4/2026) yang lalu akan kembali. Itulah yang dirasa oleh Abdul Aziz (26), warga Kota Probolinggo selama sepekan lebih pasca motornya raib. “Awalnya saya pasrah meskipun sudah melapor ke Polisi, karena saya mengira motor yang hilang itu pasti […]

expand_less