Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dapat Dukungan Pengairan dan Alsintan dari Pemerintah Pusat, Gresik Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 66
  • print Cetak

Dapat Dukungan Pengairan dan Alsintan dari Pemerintah Pusat, Gresik Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan

Gresik, RI – Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung agenda swasembada pangan nasional. Komitmen tersebut ditegaskan menyusul dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI bagi petani Gresik, khususnya dalam menghadapi ancaman kekeringan.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman yang turun langsung melihat kondisi lahan pertanian terdampak kekeringan di Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, Selasa (11/08).

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para petani di Kabupaten Gresik. Bantuan ini tentu sangat berarti, terutama untuk menjaga ketersediaan air dan produktivitas lahan pertanian di tengah musim kemarau,” ujar Wabup Alif.

Dalam kunjungan tersebut, Mentan meninjau langsung lahan pertanian yang terdampak kekeringan dengan luasan lebih dari 200 hektare. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena berpotensi memengaruhi produktivitas pertanian apabila tidak segera ditangani.

Wabup mengatakan dukungan pemerintah pusat menjadi dorongan bagi Gresik untuk semakin memperkuat berbagai upaya menjaga produktivitas pertanian. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi penting untuk memastikan petani tetap dapat berproduksi di tengah tantangan perubahan cuaca.

“Gresik siap bersinergi dan mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Kami akan terus memperkuat infrastruktur pertanian, memastikan bantuan tepat sasaran, serta mendorong petani agar semakin produktif dan sejahtera,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah pusat juga mengalokasikan sejumlah dukungan sarana dan prasarana pengairan bagi petani Kabupaten Gresik. Bantuan tersebut terdiri atas 54 unit irigasi perpompaan, 9 unit irigasi perpipaan, serta rehabilitasi jaringan irigasi tersier sebanyak 12 unit.

Selain itu, Mentan Amran juga menyerahkan dua unit traktor roda dua kepada buruh tani. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses petani dan buruh tani terhadap alat dan mesin pertanian (alsintan).

Bagi Pemkab Gresik, dukungan tersebut tidak hanya menjadi solusi menghadapi kondisi kekeringan saat ini, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas pertanian dalam jangka panjang.

Wabup Alif menambahkan, target swasembada pangan membutuhkan keterlibatan seluruh tingkatan pemerintahan, termasuk pemerintah daerah. Karena itu, Pemkab Gresik akan terus mendorong sinergi dengan pemerintah pusat, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian.

“Target swasembada pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat. Daerah juga memiliki peran penting. Karena itu, kami siap bergerak bersama, memastikan setiap dukungan yang diberikan pemerintah dapat benar-benar dirasakan dan berdampak bagi petani Gresik,” ujarnya.

Sementara itu, Mentan Amran mengatakan penanganan kekeringan akan dilakukan melalui dua pendekatan. Untuk lahan yang memiliki sumber air di sekitar area persawahan, pemerintah akan memberikan bantuan pompa. Sedangkan lahan yang tidak memiliki sumber air akan ditangani melalui pembangunan sumur dangkal.

“Kita bagi dua solusinya. Yang pertama, yang ada sumber air dekat dari sawah yang kekeringan, kita berikan pompa langsung. Tidak ada basa-basi, tidak birokrasi panjang. Yang kedua, yang tidak ada sumber air, kita siapkan sumur dangkal,” kata Mentan Amran.

Ia menegaskan, pemerintah tidak ingin ancaman kekeringan mengganggu produktivitas pertanian. Menurutnya, kondisi perberasan Jawa Timur saat ini relatif aman dengan produksi sekitar 1,3 juta ton, namun pemerintah tetap perlu melakukan mitigasi untuk menghadapi risiko kekeringan.

“Kita tenang, tetapi kita tidak boleh lengah. Kita harus tetap berusaha keras untuk memitigasi risiko kekeringan yang terjadi tahun ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran juga menyampaikan rencana perubahan regulasi agar buruh tani dapat memperoleh bantuan alsintan secara lebih mudah. Menurutnya, buruh tani selama ini masih menghadapi keterbatasan akses karena regulasi yang berlaku.

Ke depan, bantuan seperti traktor, combine harvester, alat tanam, dan alsintan lainnya akan dibuka lebih luas bagi buruh tani. Mekanisme pengusulannya juga akan disederhanakan dengan memperkuat peran penyuluh pertanian lapangan (PPL).

“Tanda tangannya tidak usah ribet. Cukup PPL kami terima. PPL tanda tangan, kami terima di Jakarta, kami kirim alatnya kepada yang membutuhkan,” kata Mentan Amran.

Selain penanganan kekeringan jangka pendek, Pemkab Gresik juga terus mendorong penguatan infrastruktur sumber daya air, termasuk rencana pembangunan kolam retensi di wilayah selatan Gresik yang selama ini menghadapi persoalan kekeringan berulang.

Terkait kebutuhan tersebut, Amran menyatakan pemerintah pusat siap melakukan koordinasi dengan kementerian terkait, termasuk Kementerian ATR/BPN apabila terdapat persoalan pertanahan yang perlu diselesaikan.

Ia meminta kebutuhan tersebut disampaikan secara tertulis agar dapat segera dikoordinasikan.

“Kalau kepentingan rakyat, Presiden perintahkan layani. Tidak usah basa-basi,” tegasnya. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sembilan Unit Ruang SMP Negeri Baron Telah Direnovasi

    Sembilan Unit Ruang SMP Negeri Baron Telah Direnovasi

    • calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 524
    • 0Komentar

    NGANJUK – RI, Program pemerintah telah bergulir, kegiatan DAK 2022 yaitu Dana Alokasi khusus yang diperuntukkan untuk kegiatan Rehab Sekolah di Lembaga Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama untuk saat ini melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk telah melakukan kegiatan tersebut, salah satunya di SMP Negeri 1 Baron telah menerima program tersebut. Ada beberapa Unit Ruang […]

  • Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

    Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak 23 Pendonor Darah Sukarela (DDS) yang telah mendonorkan darah sebanyak 75 kali mendapatkan apresiasi dan akan menerima lencana penghargaan dari Gubernur Jawa Timur. Peringatan HUT ke-81 PMI tersebut digelar sederhana namun penuh makna di Hall PMI […]

  • Pengemudi Dan Kondektur Bus Jalani Test Urine Serentak Se-Jatim Tahun 2021, Dalam Rangka Mewujudkan Pengemudi Dan Kondektur Bus Bebas Dari Narkoba

    Pengemudi Dan Kondektur Bus Jalani Test Urine Serentak Se-Jatim Tahun 2021, Dalam Rangka Mewujudkan Pengemudi Dan Kondektur Bus Bebas Dari Narkoba

    • calendar_month Jumat, 24 Des 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 258
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Pada hari Jum’at 24 Desember 2021 pukul 07.00 wib s/d 10.00 WIB telah selesai dilaksanakan kegiatan Test Urine Pengemudi adan Kondektur Bus Serentak se-Jatim Tahun 2021, dalam rangka mewujudkan Pengemudi dan Kondektur Bus bebas dari Narkoba bertempat di Terminal Arya Wiraraja Desa Kolor Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur. Kasubag Humas Polres […]

  • Paripurna DPRD, Wali Kota Mojokerto Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

    Paripurna DPRD, Wali Kota Mojokerto Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Paripurna DPRD, Wali Kota Mojokerto Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Kota Mojokerto, RI – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan penjelasan sebagai pengantar dalam rangkaian pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna DPRD Kota Mojokerto yang digelar di Ruang Sidang Gedung DPRD Kota Mojokerto, Senin […]

  • Usulan Naik, Anggaran Pelebaran Jalan Citarum Tembus Rp 2 Milyar di APBN 2026

    Usulan Naik, Anggaran Pelebaran Jalan Citarum Tembus Rp 2 Milyar di APBN 2026

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Pelebaran Jalan Citarum Probolinggo Anggarkan Rp2 Miliar di APBD 2026Sekretaris Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Heri Poniman. Rencana pelebaran Jalan Citarum, Kelurahan Curah Grinting, Kecamatan Kanigaran, dipastikan menelan anggaran sebesar Rp2 miliar. “Sudah masuk anggaran APBD 2026,” kata Sekretaris Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Heri Poniman, Rabu (3/12/2025). Sebelumnya, ia menyebut Pemkot Probolinggo mengusulkan […]

  • Peringatan Harlah GP Ansor, Pemkot – GP Ansor Kota Mojokerto Komitmen Bersinergi Tingkatkan SDM Pemuda

    Peringatan Harlah GP Ansor, Pemkot – GP Ansor Kota Mojokerto Komitmen Bersinergi Tingkatkan SDM Pemuda

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 326
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Memperingati Hari Lahir Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang ke-90, Pj Wali kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro mengungkapkan apresiasinya untuk organisasi yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) ini, Rabu (24/4). Mengingat GP Ansor Kota Mojokerto selama ini telah turut berkontribusi dalam pembangunan di Kota Mojokerto. “Semoga pemuda Ansor semakin erat, bisa memberikan […]

expand_less