Breaking News
light_mode
Trending Tags

Datangi Polda Kalbar Komisi III DPR-RI Apresiasi Kinerja Penegakkan Hukum Kepolisian dan Kejaksaan.

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
  • visibility 201
  • print Cetak

PONTIANAK, RI – Sejumlah apresiasi atas kinerja Polda Kalimantan Barat dan Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Barat dalam penegakkan hukum diungkapkan oleh tim Komisi III DPR-RI saat Kunjungan Kerja Spesifik di Provinsi Kalbar, pada Jumat (14/2).

Bertempat di Graha Khatulistiwa Polda Kalimantan Barat, tim Komisi III DPR-RI yang diketuai oleh Dede Indra Permana Soediro melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik dalam rangka Pelaksanaan Reformasi Kultur dan Transformasi Layanan Publik. Kunjungan ini menyoroti kinerja dua instansi penegak hukum yaitu Polda Kalbar dan Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalbar.

Pada sesi diskusi dengan para pejabat utama Polda Kalbar dan Kejati Kalbar, Pulung Agustanto yang tergabung dalam tim kunker menyatakan apresiasinya terhadap kinerja dua institusi penegak hukum ini, “Saya mengapresiasi atas terlaksananya rangkaian Pilkada di Kalbar yang telah berjalan dengan baik & kondusif, juga atas prestasi penanganan tindak pidana narkoba yang menjadi atensi, keberhasilan penanganan TPPO dan tindak pidana korupsi, ini sejalan dengan Asta Cita yang dicanangkan Presiden RI Prabowo.”, ucap Pulung.

Menyoroti kasus penembakan yang melibatkan oknum anggota Polda Kalbar pada 2023 silam yang baru-baru ini menjadi tajuk di mata publik, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. di depan tim kunker membeberkan duduk perkara secara gamblang, “Polda Kalbar sebagai instansi penegak hukum tidak anti kritik, kasus penembakan yang terjadi ini sudah ditangani dengan baik sesuai norma yang berlaku, baik secara kode etik profesi Polri maupun di pengadilan. Ini merupakan salah satu bentuk ketegasan kami dalam memperbaiki citra Polri di mata publik.”, tegas Kapolda.

Salah satu poin yang dibahas dalam Kunker Spesifik Komisi III DPR-RI di Provinsi Kalbar kali ini adalah terkait kasus penyelundupan sisik trenggiling yang sedang marak di beberapa wilayah di Indonesia. Hinca Panjaitan yang juga hadir dalam tim kunker ini menyampaikan harapan dan pesannya agar Polda Kalbar serta jajaran memberikan perhatian pada aksi penyelundupan hewan yang dilindungi ini, terlebih karena wilayah Polda Kalbar memiliki 5 kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara lain, sehingga potensi aksi ilegal ini akan mudah dilakukan oleh para pelaku.

“Saya atensi sekali dengan perbatasan, karena ada lima kabupaten atau lima polres yang langsung berbatasan dengan negara sebelah dan itu rawan sekali penyeludupan baik narkotika perdagangan orang, tadi saya menyoroti soal penyeludupan terenggiling, karena ternyata kulitnya itu bahan utama untuk membuat sabu.”, kata Hinca.

Pada kesempatan itu, tentang kasus penembakan yang terjadi pada 2023 silam, di depan awak media Hinca Panjaitan juga menjelaskan bahwa tim komisi III sudah menerima penjelasan lengkap dari Kapolda Kalbar dan Kajati Provinsi Kalbar, “Tadi kami tanyakan sudah dijelaskan secara detail, sekarang kami menganggap penjelasan itu sangat bagus dan laporannya lengkap, pihak Polda memang berkeyakinan karena ini tidak mungkin dijawab setiap hari ke publik, nanti menimbulkan banyak asumsi, kasus ini sudah masuk di persidangan dan berkasnya sudah lengkap.”, beber Hinca.

Menutup doorstop di depan awak media, Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno menyampaikan bahwa kunjungan kerja yang dilakukan Komisi III DPR RI ini memberi perhatian serius kepada komitmen dan kinerja sistem penegakan hukum dan peradilan, saat ini Komisi III DPR RI juga tengah berfokus pada persoalan besar yang sedang menarik perhatian masyarakat, yakni upaya untuk melakukan reformasi, modernisasi, dan optimalisasi sistem dan institusi penegakan hukum.

“Terkait kasus penembakan yang menjadi perhatian publik saat ini, Polda Kalbar dan Kejati Kalbar sudah membeberkan secara lengkap kepada tim Komisi III, para netizen jangan mudah percaya kepada pihak-pihak yang tidak ada hubungannya, lebih baik kita ikuti saja proses hukumnya, karena ini akan digelar secara clear.”, pungkas Kabidhumas.

Publis : Mully

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koramil 10 17-03/Delang Laksanakan Karya Bakti Jambanisasi

    Koramil 10 17-03/Delang Laksanakan Karya Bakti Jambanisasi

    • calendar_month Sabtu, 5 Jun 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 245
    • 0Komentar

    LAMANDAU – RI, Pengabdian tiada akhir, itulah kalimat yang mungkin sangat tepat buat para Prajurit Pertahanan ini. Mengabdi pada Rakyat, Bangsa dan Negara. (3/6). Selain menjaga kedaulatan NKRI dalam rangka Operasi Perang di Medan tempur, di Medan Damai pun para Prajurit TNI ini tidak henti-hentinya berupaya dan berusaha untuk membantu dan meringankan beban masyarakat. Dalam […]

  • Curanmor Asal  Desa Sibon Dibekuk Jajaran Unit Reskrim Polsek Keboncandi Polresta Pasuruan

    Curanmor Asal Desa Sibon Dibekuk Jajaran Unit Reskrim Polsek Keboncandi Polresta Pasuruan

    • calendar_month Selasa, 13 Jul 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 239
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Jajaran Unit Reskrim Polsek Keboncandi Polres Pasuruan Kota bekuk Curanmor asal Dusun Dongol Desa Sibon Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan Inisial IM Bin Jamal (21), diduga telah melakukan pencurian sepeda motor pada hari Minggu, (11/07/2021). Tersangka inisial IM Bin Jamal (21) pada saat melakukan Pencurian sekira pukul 15.00 WIB, TKP Teras Rumah Korban Abd. […]

  • Salah Satu Perusahaan di Aceh Singkil, diduga kuat melakukan perusak Hutan Produksi

    Salah Satu Perusahaan di Aceh Singkil, diduga kuat melakukan perusak Hutan Produksi

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 337
    • 0Komentar

    ACEH – RI, Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPN-RI),  mengkritisi adanya salah satu perusahaan di Aceh Singkil dengan kuat menduga bahwa perusahaan tersebut telah melakukan Perusakan dan Perambahan hutan Produksi Jumat 21/1/22 Khabakasah, Saat jumpa pers di kafe SAE kopi di Rimo kecamatan gunung meriah Aceh Singkil menjelaskan ke Media,salah satu perusahaan di Aceh […]

  • Ini Pesan Kapolres Probolinggo Kota Saat Gelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2024

    Ini Pesan Kapolres Probolinggo Kota Saat Gelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Probolinggo,RI- Polres Probolinggo Kota menggelar konferensi pers akhir tahun yang dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Oki Ahadian P. Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Probolinggo Kota, seperti Kasat Reskrim AKP Didik Riyanto, SH, Kasat Reskoba, Kasatlantas AKP Siswandi, SH, dan Kasihumas Iptu Zainullah, SH. ( 30/12/24) Dalam sambutannya, AKBP […]

  • Sah! DPC PJI Rokan Hulu 2026-2029

    Sah! DPC PJI Rokan Hulu 2026-2029

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    ROKAN HULU, RI- DPC PJI Rohul (Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Jurnalis Indonesia Kabupaten Rokan Hulu) periode 2026-2029 resmi dilantik dan dikukuhkan Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori di Kabupaten “Negeri Seribu Suluk” pada Selasa, 13/1/2026. Acara berlangsung meriah namun khidmat, dihadiri Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, Ketua DPRD Rokan Hulu Hj. Sumiartini, seluruh Forkopimda […]

  • Waspada Penyakit Zoonosis di Kota Cimahi

    Waspada Penyakit Zoonosis di Kota Cimahi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    CIMAHI,RI- Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit zoonosis di masyarakat. Zoonosis adalah penyakit menular yang ditularkan dari hewan ke manusia. Penyakit ini disebabkan oleh berbagai patogen seperti bakteri, virus, jamur, atau parasit. “Penyakit zoonosis semakin perlu diwaspadai, mengingat terjadinya perubahan lingkungan, meningkatnya populasi hewan peliharaan, tingginya mobilitas […]

expand_less