Breaking News
light_mode
Trending Tags

“Dedikasi 16 Tahun Sirna: Nasib Pilu Tenaga Medis Sumenep, Gaji Rp2 Juta Lebih Kini Hanya Tersisa Rp350 Ribu”

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 80
  • print Cetak

SUMENEP,RI-  Sebuah ironi dan kepiluan mendalam menyelimuti hati para tenaga kesehatan di Kabupaten Sumenep. Pengabdian yang dibaktikan selama belasan tahun seolah tak memiliki nilai, seiring dengan perubahan status kepegawaian yang membuat nasib mereka kini terguncang.

Mereka yang dulunya dikenal sebagai tenaga kontrak dengan dedikasi tinggi, kini harus menelan pil pahit setelah dialihkan statusnya menjadi PPPK Paruh Waktu. Perubahan ini bukan hanya soal nama, melainkan sebuah tamparan keras pada kesejahteraan mereka.

Dulu, dengan masa kerja yang telah mencapai 16 tahun, mereka bisa merasakan hasil jerih payah dengan penghasilan di atas Rp2.000.000 per bulan. Angka yang mungkin tidak seberapa bagi sebagian orang, namun cukup untuk menghidupi keluarga dan membiayai kebutuhan dasar.

Namun kini, segalanya berubah drastis. Gaji yang sempat menopang hidup mereka kini anjlok drastis menjadi hanya Rp350.000 per bulan.

Angka itu sungguh jauh dari kata layak. Bagaimana mungkin seorang tenaga medis yang setiap hari bergelut dengan nyawa pasien, bekerja keras di puskesmas maupun rumah sakit, harus menerima nominal yang bahkan mungkin tidak cukup untuk biaya transportasi dan makan sehari-hari saja?

Rasa kecewa dan sakit hati tentu tak terelakkan. Bagi mereka, pemotongan gaji ini bukan sekadar masalah ekonomi, melainkan soal harga diri dan penghargaan.

“Selama 16 tahun kami mengabdi, mengabiskan masa muda dan tenaga untuk melayani masyarakat Sumenep. Tapi kini, rasanya pengabdian itu tidak dihargai sama sekali,” keluh salah satu tenaga kesehatan yang enggan disebutkan namanya, dengan nada suara yang terdengar getir.

Mereka merasa seperti “dibuang” setelah dianggap tak lagi berguna dengan status lama. Harapan akan kesejahteraan yang semakin baik seiring bertambahnya masa kerja, kini justru berubah menjadi mimpi buruk.

Nasib para tenaga medis Sumenep ini menjadi cermin pahitnya realita birokrasi. Di satu sisi, negara membutuhkan tenaga mereka untuk menjaga kesehatan rakyat, namun di sisi lain, nasib dan kesejahteraan mereka diperlakukan semena-mena.

Hanya ada satu harap yang tersisa dari para pahlawan kesehatan ini: semoga ada kebijakan yang berpihak pada mereka, dan pengabdian panjang mereka selama hampir dua dekade ini tidak dianggap sebagai angin lalu.
(M/FK)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungi Polsek Sapeken, Kapolres Sumenep Tegaskan Jangan Sakiti Hati Masyarakat

    Kunjungi Polsek Sapeken, Kapolres Sumenep Tegaskan Jangan Sakiti Hati Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 517
    • 0Komentar

    SUMENEP, – RI, Usai curhat Kamtibmas dengan masyarakat Sapeken, Kapolres Sumenep berkunjung ke Polsek Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur. Rabu (15/5/2024) Kunjungan Kapolres Sumenep AKBP Henri Santoso S.H., S.I.K., M.M bersama rombongan langsung disambut oleh Kapolsek Sapeken bersama jajarannya. “Pada kesempatan ini, saya datang ke sini (Polsek Sapeken) alhamdulillah disambut dengan sangat meriah, ” […]

  • Polres Landak Bersihkan Lingkungan, Tingkatkan Keindahan dan Kenyamanan

    Polres Landak Bersihkan Lingkungan, Tingkatkan Keindahan dan Kenyamanan

    • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Polres Landak, RI – Polda Kalbar – Sie Hunas – Pada hari Jumat, 16 Juli 2024, Polres Landak melaksanakan kegiatan korve demi keindahan dan kebersihan lingkungan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Waka Polres Landak, Kompol Sukma Pranata, S.I.K., M.H., dan melibatkan seluruh anggota Polres Landak. Dalam kegiatan tersebut, para anggota Polres membersihkan sampah yang kemudian […]

  • Progam Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Di Desa Taji Kecamatan Maduran, Diduga Dibuat Ajang Pungli Dan Masyarakat Banyak Yang Menjerit.

    Progam Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Di Desa Taji Kecamatan Maduran, Diduga Dibuat Ajang Pungli Dan Masyarakat Banyak Yang Menjerit.

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Lamongan – Media Radar Indonesia – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Pemerintah sudah informasikan untuk biaya yang diperbolehkan untuk kegiatan tersebut itu sesuai dengan SKB 3 Menteri, apabila ada orang yang melanggar ketentuan ini maka pasti akan ada sanksi – sanksi berdasarkan undang – undang. Seperti salah satunya di Desa taji, Kecamatan maduran, Kabupaten […]

  • Manfaatkan Limbah, Mahasiswa UMM Ajak Petani Bikin Pestisida Alami

    Manfaatkan Limbah, Mahasiswa UMM Ajak Petani Bikin Pestisida Alami

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 358
    • 0Komentar

    MALANG – RI, Melihat banyaknya limbah tembakau dan puntung rokok di Dusun Sumberejo, Blitar membuat tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menciptakan inovasi baru. Mereka mengajak para petani untuk mengelola sampah tembakau dan puntung rokok menjadi pestisida alami. Agenda ini telah mereka adakan sejak Agustus 2020 lalu. Adapun tim ini terdiri dari Vera Yunita Wulandari, […]

  • Permudah Masyarakat, Dinsos PPPA Kota Mojokerto Buka Layanan di MPP Gajah Mada

    Permudah Masyarakat, Dinsos PPPA Kota Mojokerto Buka Layanan di MPP Gajah Mada

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 312
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan masyarakat dalam mendapatkan layanan publik, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Mojokerto membuka 31 layanan aduan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada, Jl. Gajah Mada No.100, Kota Mojokerto. Pembukaan layanan di MPP Gajah Mada ini bertujuan untuk memberikan solusi cepat terhadap […]

  • Parade Surya Senja di Surabaya

    Parade Surya Senja di Surabaya

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Surabaya, RI – Sejumlah anggota drum band Genderang Suling Gita Jala Taruna Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) beraksi pada Parade Surya Senja di Kota Lama, Surabaya, Jawa Timur, Senin Pukul 11.00 sampai 21.30 WIB (24/2/2025). TNI AL menggelar Parade Surya Senja yang diisi dengan berbagai kegiatan di antaranya pameran alutsista TNI AL, atraksi drum band […]

expand_less