Desa Dadapkuning Gelar Musyawarah Penetapan RPJM Desa 2020–2027, Sinergi Membangun Masa Depan
- account_circle Pom py
- calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
- visibility 112
- print Cetak

Foto Desa Dadapkuning Gelar Musyawarah Penetapan RPJM Desa 2020–2027, Sinergi Membangun Masa Depan. (Rdwn)
Gresik, RI — Balai Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme pada Jumat malam tanggal 19 September 2025, menjadi saksi penting bagi arah pembangunan desa tujuh tahun ke depan. Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, Pemerintah Desa Dadapkuning menggelar Musyawarah Desa Penetapan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa) Tahun 2020–2027. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan, menandai komitmen bersama dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.
Musyawarah ini diikuti oleh Kepala Desa H. Saikhun beserta perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, para ketua RT/RW, LKD, TP PKK, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Turut hadir pula Anggota DPRD Gresik H. Muhammad dan jajaran Forkopimcam Cerme, yakni Camat Umar Hasyim, Danramil, dan Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo SH, yang menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap pembangunan desa.
Dalam sambutannya, Kades H. Saikhun menyampaikan capaian pembangunan yang telah terealisasi dan sedang berjalan. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan telah mengikuti tahapan yang sesuai dengan regulasi dan anggaran yang tersedia.
Haji Saikun menuturkan sebelumnya telah melakukan kajian-kajian dan penyelarasan program program pembangunan hal ini agar menumbuhkan Kesejahteraan Masyarakat.
“Tahap pertama sudah terealisasi, tinggal menunggu anggaran untuk tahap kedua,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar pihak agar seluruh rencana dapat berjalan sesuai harapan, tegasnya
Camat Cerme, Umar Hasyim, memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan seluruh stakeholder Desa Dadapkuning. Dalam arahannya, ia mengingatkan pentingnya sinkronisasi program prioritas desa dengan kebijakan pemerintah daerah dan pusat. “Di Gresik, pembangunan desa harus selaras dengan Nawakarsa Bupati Gresik, serta mendukung program strategis seperti penanganan banjir, stunting, dan peningkatan kualitas pendidikan,” tuturnya.
Tak lupa, Camat Umar juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program Koperasi Desa Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi desa.
Ia menekankan bahwa setiap program harus melalui analisa kelayakan dan kemanfaatan agar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Musyawarah ini menjadi momentum strategis bagi Desa Dadapkuning untuk meneguhkan arah pembangunan yang inklusif, terencana, dan berkelanjutan.
Dengan semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor, harapan besar pun tumbuh: menjadikan Dadapkuning sebagai desa mandiri yang mampu menjawab tantangan zaman dan meningkatkan kesejahteraan warganya. (Rdwn)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar