Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dinsos P3A Kota Probolinggo Pastikan Penanganan Kasus Kekerasan Berjalan Sesuai Prosedur

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 64
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Komisi III DPRD Kota Probolinggo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) guna membahas pelaksanaan perlindungan terhadap perempuan dan anak serta penguatan pelayanan yang selama ini dijalankan pemerintah daerah. Kamis (04/06/2026).

Dalam forum tersebut, Kepala bidang terkait di lingkungan Dinsos P3A, Madihah, S.K.M., menjelaskan bahwa agenda pembahasan muncul setelah adanya masukan dan klarifikasi dari unsur LSM mengenai tugas dan fungsi Unit Pelaksana Teknis (UPT), khususnya yang berkaitan dengan perlindungan terhadap kasus kekerasan perempuan dan anak.

Menurut Madihah, keberadaan UPT menjadi salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama kelompok perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.

“Kebetulan memang ada dari LSM yang mempertanyakan atau melakukan verifikasi dan klarifikasi terkait apa saja tugas terutama UPT kami. Salah satu bentuk kerja nyata kami adalah melakukan perlindungan terhadap kekerasan perempuan dan anak,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, turut dibahas satu kasus yang menjadi perhatian dalam forum. Madihah menyampaikan bahwa kasus tersebut pada dasarnya telah mendapatkan penanganan sesuai prosedur dan saat ini masih berjalan dalam proses hukum.

Ia menjelaskan, Dinsos P3A telah menjalankan perannya berdasarkan regulasi yang berlaku, mulai dari penjangkauan korban, pendampingan, hingga koordinasi dengan aparat penegak hukum.

“Tadi juga disampaikan ada satu kasus yang diangkat dan Alhamdulillah sebenarnya kasus tersebut sudah clear dalam penanganannya. Kami sudah menyampaikan bagaimana peran kami sesuai aturan, mulai dari penjangkauan, pendampingan, dan saat ini prosesnya juga masih berjalan di kepolisian serta kejaksaan,” jelasnya.

Madihah menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah bersikap pasif terhadap persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Berbagai masukan yang disampaikan dalam forum RDP diterima sebagai bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kinerja berbagai instrumen pendukung Kota Layak Anak (KLA), mulai dari Kelompok Kerja (Pokja) hingga Satuan Tugas (Satgas) KLA sebagai bagian dari upaya mempertahankan komitmen Kota Probolinggo terhadap perlindungan anak.

Menurutnya, status Kota Layak Anak bukan hanya sebuah capaian administratif, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak untuk terus meningkatkan kualitas perlindungan dan pelayanan.

“Masukan-masukan tadi kami apresiasi sebagai bahan perbaikan pelayanan kami. Bagaimana nanti kinerja KLA, Pokja, maupun Satgas KLA dapat semakin optimal karena Kota Probolinggo memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas perlindungan anak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Madihah mengakui bahwa pelaksanaan program perlindungan perempuan dan anak juga menghadapi tantangan dari sisi pembiayaan. Meskipun berbagai langkah integrasi dan sinergi program terus dilakukan, masih terdapat sejumlah kegiatan yang membutuhkan dukungan anggaran yang memadai.

Karena itu, pihaknya mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix agar penanganan persoalan sosial dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kami berharap ke depan ada dukungan yang cukup, termasuk dari sisi anggaran. Walaupun saat ini dilakukan efisiensi, ada beberapa kegiatan yang memang membutuhkan pendanaan lanjutan. Kami akan mencari cara melalui kolaborasi dan sinergi bersama berbagai pihak,” katanya.

Madihah menutup penyampaiannya dengan menegaskan bahwa persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinsos P3A semata, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak ini bukan hanya urusan Dinsos saja. Semua pihak harus ikut terlibat. Karena itu kami membutuhkan dukungan dan komitmen bersama agar perlindungan terhadap perempuan dan anak dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pangdam XII/Tpr Serahkan Lima Tersangka dan Barang Bukti Sabu 21,2 Kilogram Kepada Kepala BNN RI

    Pangdam XII/Tpr Serahkan Lima Tersangka dan Barang Bukti Sabu 21,2 Kilogram Kepada Kepala BNN RI

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Kubu Raya, – RI- Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., menyerahkan langsung lima orang pelaku dan barang bukti Sabu seberat kurang lebih 21,2 Kilogram ke Kepala BNN RI, Komjen Pol Martinus Hukom, S.I.K., M.Si. Acara penyerahan berlangsung di Aula Sudirman, Makodam XII/Tpr. Senin 3/06/2024 Sabu tersebut merupakan hasil penggagalan oleh Satgas Pamtas RI-MLY […]

  • Bupati Mojokerto Resmikan SPBU Dinoyo, Dorong Perekonomian Masyarakat

    Bupati Mojokerto Resmikan SPBU Dinoyo, Dorong Perekonomian Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI-Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 54.613.46 Dinoyo, Kecamatan Jatirejo, pada Rabu (14/3) sore. Dalam momen itu, Bupati Al Barra berharap kehadiran SPBU dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Kegiatan Grand Opening SPBU PT Altezza Anugerah Abadi Dinoyo tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Mojokerto, dengan […]

  • Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

    Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI – Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi meminta perusahaan dan pemberi kerja meningkatkan kesadaran dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pekerja. Kepatuhan terhadap program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) dinilai tidak semestinya hanya didorong oleh pengawasan dan sanksi, tetapi harus tumbuh dari pemahaman akan hak pekerja. Hal itu disampaikan Cak Sandi, […]

  • Lima Pelaku Asusila Terhadap Anak Diringkus Polres Tulungagung

    Lima Pelaku Asusila Terhadap Anak Diringkus Polres Tulungagung

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    TULUNGAGUNG, RI- Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung berhasil mengungkap serangkaian kasus tindak asusila dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, lima tersangka telah diamankan dengan jumlah korban mencapai 19 anak. Kasus ini terjadi di lima lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Tulungagung. Ironisnya, sebagian besar korban memiliki hubungan dekat dengan […]

  • Forkopimda dan ASN Kota Mojokerto Gelar Kenduri Layah Bersama Gus Muwafiq

    Forkopimda dan ASN Kota Mojokerto Gelar Kenduri Layah Bersama Gus Muwafiq

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 361
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI- Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1446 Hijriah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Mojokerto mengadakan Kenduri Layah di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, Senin (23/9). Sebanyak 430 layah berisi buah-buahan dan nasi tumpeng disiapkan oleh perwakilan dari setiap perangkat daerah, dengan masing-masing perangkat […]

  • Guru Tak Tergantikan AI, Pemkot Cimahi Pacu Kompetensi Digital Pendidik

    Guru Tak Tergantikan AI, Pemkot Cimahi Pacu Kompetensi Digital Pendidik

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    CIMAHI,RI– Teknologi kecerdasan buatan (AI) boleh saja berkembang pesat, namun sentuhan moral seorang guru tetap tidak akan pernah bisa digantikan oleh mesin. Atas dasar itulah, Pemerintah Kota Cimahi gencar melatih para pendidik agar lebih melek digital demi mencetak generasi muda yang berdaya saing tinggi. Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, […]

expand_less