Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ditkrimum Polda Kalbar Gelar Konferensi Pers Terkait Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Kekerasan Fisik Terhadap Anak Dibawah Umur Yang Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia.

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
  • visibility 270
  • print Cetak

Pontianak .RI- Konferensi Pers ini dilaksanakan di Ruang balai Kemitraan Lantai 1 Polda Kalbar yang pimpin oleh Kabid Humas Polda Kalbar dan di dampingi Dirkrimum Polda Kalbar serta dihadiri oleh para penyidik dan berbagai awak media, Selasa(27/08/24)

Mengawali pembukaan konferensi pers Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Raden Petit Wijaya S.IK, M.M atas nama pimpinan Poldda Kalbar mengucapkan prihatin dan turut berbela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya almarhum dengan cara yg cukup tragis, dan kami mendoakan semoga arwah almarhum diberikan tempat terbaik dan diterima di sisi Tuhan yang maha kuasa,

*.Atas nama pimpinan Polda Kalbar kami mengucapkan prihatin dan turut berbela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya almarhum dan kami mendoakan semoga arwah almarhum diberikan tempat terbaik dan diterima di sisi Tuhan yang maha kuasa, ungkap Kombes Petit

acara konferensi pers ini selanjutnya disampaikan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar, Kombes Pol Bowo Gede Imantio S.IK, MH.

Kombes Pol Bowo memaparkan tewasnya bocah berusia 6 tahun tersebut, dimulai pada tanggal 19 Agustus 2024, ketika korban pulang sekolah sekitar pukul 11.45 Wib.

Saat itu korban dalam keadaan baju berantakan dan IF sebagai ibu tiri korban menyuruh korban masuk ke dalam rumah. Melihat korban dengan baju yang dianggapnya berantakan, IF memfoto korban dan diadukan kepada ayah kandung korban.

“Saat itu pelaku emosi , korban didorong terjatuh dan membuat kepala korban terbentur, selain itu pelaku juga menendang kuat ke arah perut korban,” ucap Kombes Pol Bowo.

Lanjut Kombes Pol Bowo, kemudian pelaku menyuruh korban ke belakang dan disuruh berdiri di dekat penampungan air dengan kondisi halaman belakang yang tak beratap.

Setelah korban berdiri di dekat penampungan air, pelaku menyuruh korban melepas baju sekolah. Tak lama kemudian pelaku mengambil pakaian dan melemparkannya kepada korban.

Selanjutnya, pelaku masuk ke dalam rumah serta membiarkan korban berada dihalaman belakang. Pelaku melanjutkan aktivitasnya menyusui anaknya.

Sore harinya, pelaku pergi ke belakang untuk memasak mie dan melihat keadaan korban masih berdiri di pojokan di dekat penampungan air.

Kemudian pelaku mengunci pintu belakang dan membiarkan korban. Pelaku pun kembali mengurus anak kandungnya dan tertidur.

Dikatakan Kombes Pol Bowo, keesokan harinya tepat pada pagi Selasa (20/8/2024), pelaku melihat korban dalam keadaan tertidur miring diatas rumput yang tak beratap dan membangunkan korban serta memandikan korban menggunakan selang air dan selanjutnya mengambilkan handuk.

Ketika korban berjalan masuk ke dalam rumah. Saat itu pelaku kembali menganiaya korban dan mendorong korban dengan kuat hingga terlentang dan membuat kepala korban kembali terbentur ke lantai hingga akhirnya korban tak sadarkan diri.

“Melihat korban tak sadarkan diri, pelaku mengguncangkan tubuh korban agar bangun, kemudian membopong korban yang memakai baju kaos warna hijau dan selimut serta mengecek kondisi korban,” terang Kombes Pol Bowo.

Kombes Pol Bowo menjelaskan, menurut pelaku saat itu detak jantung korban masih normal, dan kemudian pelaku memberikan air kepada korban sebanyak dua kali dan direspon korban dengan menelan air tersebut.

“Beberapa saat setelah memberikan minum dan sudah tidak ada respon dari korban, detak jantung dan nafas korban melemah,” jelas Bowo.

Pelaku yang merupakan ibu tiri korban ini pun langsung memberikan nafas buatan sebanyak dua kali, perut korban mengembang dan mengeras. Saat itu pelaku meminta maaf kepada korban dan korban sudah tidak bernafas.

“Setelah menerima sejumlah penganiayaan. Korban meninggal pada tanggal 20 Agustus,” ujarnya.

Lebih lanjut Bowo menerangkan atas aksi bejat IF. Di mana IF yang mengetahui korban sudah meninggal dunia, langsung mengambil kantong plastik hitam besar dan memasukan tubuh korban ke dalam plastik tersebut dan selanjutnya dibungkus dengan karung dan diletakan pada dinding samping rumah.

Keesokan harinya, pada tanggal 21 Agustus 2024, sekitar pukul 09.00 Wib pelaku memindahkan jasad korban di samping mesin cuci dengan cara menyeret dan menumpukan plastik serta barang bekas untuk menyembunyikan jasad korban.

Bowo menyatakan, selanjutnya pada pukul 19.00 Wib, Ican ayah kandung korban pulang ke rumah dan menanyakan pelaku atau istrinya keberadaan korban.

Pelaku merekayasa cerita dan mengatakan korban telah dibawa oleh orang ke Jakarta.

Ayah korban dan pelaku kemudian melaporkan ke Polsek Pontianak Selatan atas cerita bohong pelaku sendiri. Kemudian dari Polsek Pontianak Selatan diarahkan untuk membuat laporan ke Polda Kalbar.

“Anggota piket Ditreskrimum Polda Kalbar saat itu langsung melakukan pengecekan ke TKP dan melihat CCTV, ternyata tidak ditemukan seperti apa yang diterangkan pelaku,” ungkap Bowo.

Bowo menyatakan, ayah kandung korban sempat menanyakan kepada pelaku, terkait seringnya memarahi korban.

Kemudian Pencarian korban melalui CCTV terus dilakukan, namun tidak ditemukannya adanya rekaman orang yang membawa korban atau penculikan seperti yang disampaikan oleh pelaku.

Terbongkarnya kasus ini, setelah Ibu Kandung pelaku menelepon pelaku. Di dalam teleponnya pelaku mengaku kepada ibunya bahwa korban sudah mati dan disembunyikan di belakang.

Selanjutnya Ibu kandung pelaku langsung menelepon ayah kandung korban atau menantunya bahwa korban telah mati dan disembunyikan di belakang dan korban ditemukan sudah menjadi mayat.

“Mengetahui hal ini, ayah kandung korban membawa pelaku ke Polda Kalbar dan dilaporkan ke Polda Kalbar,” ujarnya.

“Pelaku kita jerat pasal berlapis, yakni pasal 80 UUPA ancaman hukuman 15 tahun, ditambah sepertiga dari ancaman pokok, pasal 44 tentang KDRT ancaman 15 tahun penjara dan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan,” tegas Bowo.

Bowo menambahkan, semua masih dalam pengembangan penyelidikan dan penyidikan, tentunya perkembangan selanjutnya akan disampaikan kembali, termasuk hasil dari pemeriksaan kejiwaan ibu tiri korban. Tutup Bowo

Publis : Muly

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babinsa Koramil 15 Winongan Hadiri Rapat Forum Pengurus Karang Taruna

    Babinsa Koramil 15 Winongan Hadiri Rapat Forum Pengurus Karang Taruna

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Serma Sunarji Babinsa Koramil 0819/15 Winongan menghadiri Rapat Forum Pengurus Karang Taruna Kecamatan Winongan di gedung pertemuan Murdangkoro kecamatan Winongan Kab. Pasuruan. Minggu(28/05/23). Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda nonpartisan, yang tumbuh atas kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial oleh masyarakat khususnya generasi muda di wilayah kelurahan/desa yang bergerak di bidang […]

  • Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW Hadiri Lokakarya Mini Lintas Sektor Puskesmas Badau

    Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW Hadiri Lokakarya Mini Lintas Sektor Puskesmas Badau

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Kapuas Hulu,RI – Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW, Bintara Seksi Teritorial (Basiter) Sertu Ery menghadiri kegiatan lokakarya mini lintas sektor Puskesmas Badau Triwulan III TA 2024 di Aula Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas hulu, Selasa (3/9/2024). Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinkes PP dan KB diwakilkan oleh Ibu Rosana Putussibau, Camat Badau Bapak Pane Pasogit, […]

  • Jelang Diresmikan, Dishub Dan Satpol PP Tertibkan PKL dan Parkir di Area City Walk Pemalang

    Jelang Diresmikan, Dishub Dan Satpol PP Tertibkan PKL dan Parkir di Area City Walk Pemalang

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Dishub Dan Satpol PP Tertibkan PKL dan Parkir di Area City Walk Pemalang‎‎‎Pemalang, RI – Menjelang tutup anggaran ahir tahun 2025 sejumlah proyek fisik di Pemalang terus dikebut. Termasuk proyek penataan jalan Jendral Sudirman Pemalang atau yang dikenal dengan sebutan proyek City Walk.‎‎Proyek City Walk Pemalang adalah proyek revitalisasi kawasan perkotaan di sepanjang Jalan Jenderal […]

  • Sie Propam Polresta Pontianak Gelar Pemeriksaan Dadakan di Polsek Pontianak Selatan

    Sie Propam Polresta Pontianak Gelar Pemeriksaan Dadakan di Polsek Pontianak Selatan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    PONTIANAK SELATAN, RI – Selasa, 16 September 2025. Usai pelaksanaan apel pagi, Polsek Pontianak Selatan mendapat kunjungan mendadak dari Sie Propam Polresta Pontianak pada Senin pagi kemarin (15/9). Kegiatan gaktiplin tersebut berupa pemeriksaan kelengkapan personel, meliputi surat-surat diri, kelengkapan kendaraan dinas maupun pribadi, serta sikap tampang anggota. Pemeriksaan mendadak ini dilakukan sebagai langkah pengawasan internal […]

  • Warga Desa Sungapan Pemalang Sadar Untuk Di Vaksin

    Warga Desa Sungapan Pemalang Sadar Untuk Di Vaksin

    • calendar_month Sabtu, 19 Jun 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 437
    • 0Komentar

    PEMALANG – RL, Sebagai upaya antisipasi terjangkit dari Covid-19 Virus Corona, Pemerintah dari Pusat sampai ke Desa-desa di seluruh Tanah Air melakukan Vaksinasi. Seperti yang dilaksanakan Forum Pimpinan Kecamatan atau FORPIMCAN Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, yang pada hari Sabtu tanggal 5 Juni 2021 menggelar Vaksinasi kepada masyarakat di beberapa Desa. Diantaranya Desa Sungapan […]

  • SLCC PGRI Kabupaten Batang Gelar Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Guru

    SLCC PGRI Kabupaten Batang Gelar Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Guru

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 371
    • 1Komentar

    KABUPATEN BATANG – RI, Dilatarbelakangi keprihatinan akan rendahnya tradisi menulis di kalangan Guru, SLCC PGRI Kabupaten Batang atau Smart Learning and Character Center adalah perangkat kelengkapan PGRI yang bertugas melakukan pengembangan profesi Guru dan pendidikan karakter berbasis teknologi informasi. Menggelar Seminar Sehari Penulisan Artikel Ilmiah Bagi Guru pada Senin (8/11/21) di Auditorium SMPN 1 Batang beralamat […]

expand_less