Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPRD Kota Probolinggo Desak Pemerintah Daerah Berpihak pada Guru-guru PAUD

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • visibility 1
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI-Kebijakan pengalokasian Biaya Operasional Pendidikan (BOP) bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Probolinggo memicu perhatian serius dari pihak legislatif. Pasalnya, muncul keluhan dari kalangan pendidik terkait adanya pemangkasan nominal bantuan hingga pengetatan syarat bagi guru penerima insentif yang dinilai memberatkan.

​Wakil Ketua I DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi PKB, Abdul Mujib, menegaskan bahwa sarana, pengajar, maupun siswa PAUD di Kota Probolinggo sebenarnya tidak memiliki kendala mendasar. Namun, jika dukungan operasional tambahan dari APBD dikurangi, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat berupa kenaikan iuran siswa.
​Abdul Mujib juga menyoroti adanya upaya mengaitkan tunjangan sertifikasi dengan pemotongan bantuan daerah. Menurutnya, hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk mengurangi perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan guru.

​”Jangan dikaitkan (dengan sertifikasi). Memang guru itu dapat sertifikasi, tapi itu adalah hak mereka. Sekarang pertanyaannya, apakah daerah ada perhatian lebih kepada guru-guru PAUD? Hal ini sangat tergantung pada bagaimana Pemerintah Daerah mendukung dari sisi anggaran melalui APBD, terutama berupa BOP PAUD,” ujar Abdul Mujib saat memberikan keterangan, Jumat (12/6/2026).

​Ia menambahkan, program BOP PAUD ini sudah berjalan sejak lama sejak dirinya masih aktif menjadi guru. Abdul Mujib menyayangkan jika saat ini muncul kendala-kendala teknis dan administratif, seperti persoalan fotokopi proposal, yang dinilainya sebagai masalah yang tidak substantif dan mempersulit realisasi. Padahal, untuk anggaran tahun 2026 sudah direncanakan muncul.

​”Ini kembali lagi kepada kemauan kepala daerah untuk men-support guru-guru PAUD melalui BOP yang bersumber dari APBD. Lagi-lagi tanda tangan kepala daerah yang menentukan. Kami perlu duduk bersama untuk mencari solusi terbaik,” imbuhnya, menekankan pentingnya tahap Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang seharusnya menjadi dasar kepastian pelaksanaan anggaran.

*​Keluhan Guru: Insentif Dipotong dan Aturan Diperketat*

​Di sisi lain, perwakilan guru PAUD, (EW), menyampaikan keluh kesah para guru PAUD yang merasa dipermainkan oleh kebijakan baru. Menurutnya, saat ini nominal insentif justru dikurangi, dan guru yang sudah tersertifikasi dianggap tidak berhak lagi menerima bantuan daerah.

​Selain itu, syarat bagi guru baru juga diperketat dengan ketentuan masa kerja minimal 5 tahun. Ironisnya, di saat syarat diperketat, ada ketimpangan aturan di mana lulusan SMA kini justru diakomodasi untuk mendapatkan bantuan, sementara guru-guru yang telah lama mengabdi dan didorong untuk kuliah justru haknya dipangkas.

​”Kami ini sudah masuk sebagai tenaga ahli, Pak. Kami ini guru PAUD, kok rasanya masih dipermainkan? Kami ke sini untuk memperjuangkan nasib kami dan meminta kejelasan dari pemerintah. Kami juga berharap ada dukungan untuk biaya kuliah bagi guru-guru yang diminta melanjutkan pendidikan, bukan malah anggarannya dikurangi,” ungkap EW.

​Melalui wawancara di sela kegiatan Hari Fraksi di kantor DPC PKB pada hari Jumat yang sama, Abdul Mujib mengungkapkan rasa prihatinnya setelah menerima langsung perwakilan dari guru-guru PAUD yang menyampaikan keluhan serupa mengenai nasib mereka.

​Diketahui bahwa Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD yang sudah berjalan bertahun-tahun tersebut, hingga saat ini belum bisa dicairkan. Berdasarkan laporan yang diterima legislatif, kendala utama belum cairnya anggaran tersebut diduga karena Peraturan Walikota (Perwali) untuk tahun 2026 belum diterbitkan oleh pemerintah daerah.

​Padahal, beberapa hari sebelumnya sudah dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPRD Kota Probolinggo. Pihak DPRD menegaskan tidak ada larangan dalam aturan penggunaan APBD untuk menunjang operasional PAUD demi keberlangsungan pendidikan anak usia dini di Kota Probolinggo.

​Mengingat pencairan insentif ini sangat dinantikan oleh para guru karena dicairkan per semester (bukan setiap bulan), Abdul Mujib mendesak Kepala Daerah selaku pemangku kepentingan untuk segera memberikan respons positif dan mengambil solusi konkret atas hasil RDP tersebut.

​Melalui pertemuan ini, pihak DPRD Kota Probolinggo menyatakan berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti aspirasi para guru PAUD tersebut guna memastikan kesejahteraan tenaga pendidik anak usia dini di Kota Probolinggo tetap terjamin tanpa adanya hambatan birokrasi yang merugikan.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Pontianak Sita Beras Oplosan SPHP 1 Tersangka Diamankan

    Polresta Pontianak Sita Beras Oplosan SPHP 1 Tersangka Diamankan

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Foto: Beras SPHP sebagai barang sitaan Polresta Pontianak PONTIANAK,RI –Sat Reskrim Polresta Pontianak mengamankan enam ton beras oplosan SPHP di salah satu gudang di Gang Amanah Jalan Tanjung Raya II, Kecamatan Pontianak Timur. Diduga beras SPHP yang telah dicampur dengan beras menir dari pulau Jawa (oplosan) dan sudah berproduksi selama 4 bulan terakhir diperjual belikan […]

  • Dandim 0819 Bersama Walikota Dan Kapolresta Pasuruan Tinjau Vaksinasi Di Ponpes Salafiyah Kebonsari Kota Pasuruan

    Dandim 0819 Bersama Walikota Dan Kapolresta Pasuruan Tinjau Vaksinasi Di Ponpes Salafiyah Kebonsari Kota Pasuruan

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Percepatan vaksinasi COVID-19 terus diupayakan oleh Kodim 0819 dan Pemerintah Kota Pasuruan, dimana kali ini menyasar para santri yang ada di Pondok Pesantren Salafiyah Kel. Kebonsari Kota Pasuruan. Dandim 0819 Pasuruan, Letnan Kolonel Inf Nyarman, M.Tr (Han) bersama Walikota, Kapolresta dan Kadinkes Kota Pasuruan Kunjungi Ponpes Salafiyah Kebonsari Kota Pasuruan. Kunjungan ini […]

  • <strong>Peringatan Hari Pramuka ke-62, Kwarda Lampung Gelar Apel Besar Tingkat Daerah Lampung di Lampung Utara</strong>

    Peringatan Hari Pramuka ke-62, Kwarda Lampung Gelar Apel Besar Tingkat Daerah Lampung di Lampung Utara

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Lampung Utara,RI – Memperingati Hari Pramuka ke-62, Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Lampung, menggelar Apel Besar Hari Pramuka ke-62 Tingkat Daerah Lampung di Lampung Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di Stadion Sukung, Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, sekitar pukul 09.30 WIB. Apel Hari Pramuka ke-62 ini, membawa tema ‘Dengan Peringatan Hari Pramuka Ke-62 Tahun 2023, Mari Kita Wujudkan […]

  • Aspirasi Dewan, Lakukan Pembangunan Rebat Beton Serdam

    Aspirasi Dewan, Lakukan Pembangunan Rebat Beton Serdam

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Kubu Raya, RI – Pembangunan jalan rebat (fasum) yang dikerjakan tepat lokasi hosana gracia, Dusun Bunga Raya kegiatan proyek ini baru saja berlangsung 4/5 hari terlaksana. Sabtu (17/08/2024) Setelah beberapa hari berjalan proses terjadinya pembangunan jalan, dan sudah mengetahui penduduk setempat atau RT. Dalam kesempatan ini pembangunan jalan rebat beton ini ,yang di koordinir oleh […]

  • Polres Bondowoso Berhasil Tangkap Terduga Pencuri yang Gondol Uang Ratusan Juta

    Polres Bondowoso Berhasil Tangkap Terduga Pencuri yang Gondol Uang Ratusan Juta

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 249
    • 0Komentar

    BONDOWOSO – RI, Pelarian pria berinisial JMS (40) warga Dusun Batu Putih Desa Keladi Kecamatan Cermee Bondowoso berakhir. Pria yang pernah melakukan aksi pencurian dengan berhasil menggondol uang ratusan juta pada 2018 lalu, akhirnya berhasil dibekuk Jajaran Satreskrim Polres Bondowoso Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko melalui Kasat Reskrim AKP. Agus Purnomo  mengatakan Pelaku berhasil diamankan Polisi […]

  • 20 Tahun Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah, Pedagang Kue Surabi Bertahan Dengan Modal Pas-pasan

    20 Tahun Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah, Pedagang Kue Surabi Bertahan Dengan Modal Pas-pasan

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 328
    • 0Komentar

    BANTEN – RI, Lapak reyot berbahan kayu, bambu dan beratap plastik, berukuran dua kali tiga meter persegi menjadi perhatian. Kepulan asap dari percikan api, berbahan bakar kayu membuat sekeliling lapak berwarna hitam dan kusam. Kuat bising suara mesin terdengar dari kendaraan yang hilir mudik. Menandakan posisi lapak jajanan khas Sunda dan sebagian besar pula Jawa […]

expand_less