Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPRD Kota Probolinggo Desak Pemerintah Daerah Berpihak pada Guru-guru PAUD

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 43
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI-Kebijakan pengalokasian Biaya Operasional Pendidikan (BOP) bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Probolinggo memicu perhatian serius dari pihak legislatif. Pasalnya, muncul keluhan dari kalangan pendidik terkait adanya pemangkasan nominal bantuan hingga pengetatan syarat bagi guru penerima insentif yang dinilai memberatkan.

​Wakil Ketua I DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi PKB, Abdul Mujib, menegaskan bahwa sarana, pengajar, maupun siswa PAUD di Kota Probolinggo sebenarnya tidak memiliki kendala mendasar. Namun, jika dukungan operasional tambahan dari APBD dikurangi, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat berupa kenaikan iuran siswa.
​Abdul Mujib juga menyoroti adanya upaya mengaitkan tunjangan sertifikasi dengan pemotongan bantuan daerah. Menurutnya, hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk mengurangi perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan guru.

​”Jangan dikaitkan (dengan sertifikasi). Memang guru itu dapat sertifikasi, tapi itu adalah hak mereka. Sekarang pertanyaannya, apakah daerah ada perhatian lebih kepada guru-guru PAUD? Hal ini sangat tergantung pada bagaimana Pemerintah Daerah mendukung dari sisi anggaran melalui APBD, terutama berupa BOP PAUD,” ujar Abdul Mujib saat memberikan keterangan, Jumat (12/6/2026).

​Ia menambahkan, program BOP PAUD ini sudah berjalan sejak lama sejak dirinya masih aktif menjadi guru. Abdul Mujib menyayangkan jika saat ini muncul kendala-kendala teknis dan administratif, seperti persoalan fotokopi proposal, yang dinilainya sebagai masalah yang tidak substantif dan mempersulit realisasi. Padahal, untuk anggaran tahun 2026 sudah direncanakan muncul.

​”Ini kembali lagi kepada kemauan kepala daerah untuk men-support guru-guru PAUD melalui BOP yang bersumber dari APBD. Lagi-lagi tanda tangan kepala daerah yang menentukan. Kami perlu duduk bersama untuk mencari solusi terbaik,” imbuhnya, menekankan pentingnya tahap Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang seharusnya menjadi dasar kepastian pelaksanaan anggaran.

*​Keluhan Guru: Insentif Dipotong dan Aturan Diperketat*

​Di sisi lain, perwakilan guru PAUD, (EW), menyampaikan keluh kesah para guru PAUD yang merasa dipermainkan oleh kebijakan baru. Menurutnya, saat ini nominal insentif justru dikurangi, dan guru yang sudah tersertifikasi dianggap tidak berhak lagi menerima bantuan daerah.

​Selain itu, syarat bagi guru baru juga diperketat dengan ketentuan masa kerja minimal 5 tahun. Ironisnya, di saat syarat diperketat, ada ketimpangan aturan di mana lulusan SMA kini justru diakomodasi untuk mendapatkan bantuan, sementara guru-guru yang telah lama mengabdi dan didorong untuk kuliah justru haknya dipangkas.

​”Kami ini sudah masuk sebagai tenaga ahli, Pak. Kami ini guru PAUD, kok rasanya masih dipermainkan? Kami ke sini untuk memperjuangkan nasib kami dan meminta kejelasan dari pemerintah. Kami juga berharap ada dukungan untuk biaya kuliah bagi guru-guru yang diminta melanjutkan pendidikan, bukan malah anggarannya dikurangi,” ungkap EW.

​Melalui wawancara di sela kegiatan Hari Fraksi di kantor DPC PKB pada hari Jumat yang sama, Abdul Mujib mengungkapkan rasa prihatinnya setelah menerima langsung perwakilan dari guru-guru PAUD yang menyampaikan keluhan serupa mengenai nasib mereka.

​Diketahui bahwa Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD yang sudah berjalan bertahun-tahun tersebut, hingga saat ini belum bisa dicairkan. Berdasarkan laporan yang diterima legislatif, kendala utama belum cairnya anggaran tersebut diduga karena Peraturan Walikota (Perwali) untuk tahun 2026 belum diterbitkan oleh pemerintah daerah.

​Padahal, beberapa hari sebelumnya sudah dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPRD Kota Probolinggo. Pihak DPRD menegaskan tidak ada larangan dalam aturan penggunaan APBD untuk menunjang operasional PAUD demi keberlangsungan pendidikan anak usia dini di Kota Probolinggo.

​Mengingat pencairan insentif ini sangat dinantikan oleh para guru karena dicairkan per semester (bukan setiap bulan), Abdul Mujib mendesak Kepala Daerah selaku pemangku kepentingan untuk segera memberikan respons positif dan mengambil solusi konkret atas hasil RDP tersebut.

​Melalui pertemuan ini, pihak DPRD Kota Probolinggo menyatakan berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti aspirasi para guru PAUD tersebut guna memastikan kesejahteraan tenaga pendidik anak usia dini di Kota Probolinggo tetap terjamin tanpa adanya hambatan birokrasi yang merugikan.(suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Sumenep Berhasil Amankan Pelaku Video Viral Aksi Mobil Ngebut Berjalan Mundur

    Polres Sumenep Berhasil Amankan Pelaku Video Viral Aksi Mobil Ngebut Berjalan Mundur

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 358
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Polres Sumenep berhasil amankan Pelaku video viral mobil Daihatsu Charade Tahun 1986 Nopol M 1965 VH berdurasi 30 detik yang berjalan mundur dengan kencang. Sambil ngebut sang Supir dengan sengaja menyalakan musik dengan kencang. Tampak dalam unggahan video tersebut, ada pengendara sepeda yang mengambil video ulah Pelaku pengendara Daihatsu Charade. Dianggap membahayakan pengemudi lainnya […]

  • Apel Kesiapsiagaan Bencana Pemkot Cimahi Tahun 2024

    Apel Kesiapsiagaan Bencana Pemkot Cimahi Tahun 2024

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Cimahi, RI. – Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi melaksanakan Apel Kesiapsiagaan Bencana Kota Cimahi Tahun 2024. Kegiatan berlangsung di Halaman Maal Pelayanan Publik (MPP) Jalan Aruman, Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi. Selasa (12/11/2024). Upacara dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dicki Saromi, acara tersebut dihadiri, oleh Forkopimda […]

  • Hari Bhakti AKABRI 1994, Polres Kubu Raya Beri Makanan Bergizi Pada 93 Anak

    Hari Bhakti AKABRI 1994, Polres Kubu Raya Beri Makanan Bergizi Pada 93 Anak

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Sungai Raya, RI- Untuk kegiatan yang kita laksanakan Pada hari ini adalah melaksanakan kegiatan Bakti Sosial semua itu kita laksanakan dalam rangka memperingati hari Bhakti Akabri tahun 1994 .hal tersebut dikatakan Kapolres Kubu Raya ,”AKBP Wahyu Jati Wibowo” saat dikatakanya kepada sejumlah Wartawan di Polsek Sungai Raya pada Sabtu 15/6/2024 Dikatakanya, untuk kegiatan yg kita […]

  • Belum Lama Dikerjakan Jalan.di Sungai Raya Dalam Kembali Berlubang.

    Belum Lama Dikerjakan Jalan.di Sungai Raya Dalam Kembali Berlubang.

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Sungai Raya Dalam,RI-Kondisi Jalan Sungai Raya Dalam kembali mengalami kerusakan dengan terlihat berlubang – Lubang. Jalan berlubang tersebut ,persisnya dijalan yang sudah diaspal ,ditahun lalu persisnya didepan.Komplek. BDN mengarah ke Daya Motor ,2. Jika pengendara tidak berhati- hati tentu akan masuk kedalam. Lobang dan ini sangat membahayakan sekali bagi penguna jalan raya. Dengan banyak nya […]

  • Perehaban Musolla Menjadi Masjid Program TMMD Regtas Ke 119 Kodim 1208/Sambas Sudah Dirasakan Warga Mekar Jaya

    Perehaban Musolla Menjadi Masjid Program TMMD Regtas Ke 119 Kodim 1208/Sambas Sudah Dirasakan Warga Mekar Jaya

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sambas -Radar Indonesia– Beberapa hari sudah berlalu sepeninggalan Satgas TMMD Reguler Perbatasan ke-119 Kodim 1208/Sambas di Desa Mekar Jaya yaitu perehaban Musholla menjadi Masjid yang ada di Desa Mekar Jaya, Kec. Sajad Kab. Sambas sudah dapat dinikmati oleh warga. Suasana keakraban dan kekompakan masih sangat dirasakan oleh warga Desa Mekar Jaya dan Satgas TMMD Regtas […]

  • Kinerja Pemkot Mojokerto 2025 Moncer, Mayoritas Indikator Lampaui Target

    Kinerja Pemkot Mojokerto 2025 Moncer, Mayoritas Indikator Lampaui Target

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI-  Kinerja Pemerintah Kota Mojokerto sepanjang tahun anggaran 2025 menunjukkan capaian yang membanggakan. Mayoritas indikator pembangunan berhasil mencapai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan, mencerminkan arah pembangunan daerah yang positif dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, dalam rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di Kantor DPRD […]

expand_less