Breaking News
light_mode
Trending Tags

Evaluasi PKG, Wabup Gresik Dorong Hasil Pemeriksaan Jadi Basis Program Kesehatan

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 59
  • print Cetak

Evaluasi PKG, Wabup Gresik Dorong Hasil Pemeriksaan Jadi Basis Program Kesehatan.

Gresik, RI – Pemerintah Kabupaten Gresik mendorong percepatan pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) sekaligus pembenahan sistem pendataan agar hasil pemeriksaan tidak berhenti sebagai angka capaian, tetapi menjadi dasar penyusunan program kesehatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dalam evaluasi pelaksanaan PKG Kabupaten Gresik, Selasa (18/08). Kegiatan tersebut diikuti jajaran Dinas Kesehatan, kepala Puskesmas, penanggung jawab PKG, serta perangkat daerah dan instansi terkait.

Wabup Alif mengatakan PKG merupakan program pemerintah pusat yang harus dilaksanakan secara optimal karena memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Evaluasi hari ini bukan sekadar melihat angka capaian. Kita harus melihat bagaimana pelaksanaannya di lapangan, apa kendalanya, dan apa yang harus segera kita perbaiki,” ujar Wabup.

Berdasarkan evaluasi Dinas Kesehatan, hingga Agustus 2026 capaian PKG Kabupaten Gresik berada di angka 28,8 persen, sementara target hingga Desember sebesar 46 persen. Untuk pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak sekolah, capaian telah mencapai sekitar 57 persen.

Wabup Alif meminta percepatan dilakukan, terutama dengan menyelesaikan persoalan sistem dan entri data yang masih menjadi salah satu kendala pelaksanaan PKG.

“Jangan sampai persoalan administrasi dan sistem justru menjadi hambatan pelaksanaan program. Item pemeriksaannya sudah jelas berdasarkan kelompok usia. Saya kira sistem inputnya juga bisa dibuat sederhana, mudah digunakan melalui HP, kemudian disinkronkan dengan Satu Sehat,” katanya.

Ia juga meminta Dinas Kesehatan menyusun rekomendasi kebutuhan SDM, sarana prasarana, sistem, maupun anggaran berdasarkan hasil evaluasi. Menurutnya, setiap kebutuhan harus memiliki dasar data yang jelas sehingga dapat menjadi bahan pengambilan keputusan dan penentuan prioritas anggaran.

Selain persoalan sistem, Wabup Alif menekankan pentingnya memperbaiki proses pelayanan dari sisi masyarakat, mulai dari sosialisasi, pendaftaran hingga alur pemeriksaan.

“Jangan semuanya dibebankan kepada Puskesmas. Kita punya jaringan sampai tingkat desa. Kader, PKK, pemerintah desa, perawat desa, Posyandu, semuanya bisa menjadi perpanjangan tangan Dinas Kesehatan untuk menyampaikan informasi mengenai PKG,” ujarnya.

Wabup Alif kemudian meminta setiap Puskesmas memiliki data dasar sasaran PKG hingga tingkat desa. Data tersebut harus mampu menunjukkan jumlah sasaran sekaligus hasil pemeriksaan dan tindak lanjutnya.

“Kalau di Desa A ada 100 balita, kita harus tahu dari 100 itu berapa yang sudah diperiksa, berapa yang ditemukan stunting, berapa yang sehat, dan berapa yang memiliki masalah kesehatan lain. Setelah ditemukan masalah, berapa yang kembali ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan,” ungkapnya.

Menurutnya, data tersebut jauh lebih penting daripada sekadar mengejar persentase capaian pemeriksaan. Hasil PKG harus memberikan gambaran mengenai masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat di masing-masing wilayah.

Wabup juga menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi anak usia sekolah. Ia menyebut adanya temuan calon tenaga kerja lulusan SMA dan SMK yang memiliki masalah kesehatan seperti diabetes dan hipertensi saat mengikuti pemeriksaan kesehatan untuk bekerja.

“Jangan sampai anak kita lulus SMA atau SMK, kemudian ketika hendak masuk dunia kerja justru gagal karena masalah kesehatan yang sebenarnya sudah bisa kita deteksi dan tangani sejak awal,” ujarnya.

Karena itu, Wabup menegaskan PKG harus dipandang sebagai instrumen untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat, bukan sekadar program untuk memenuhi target pemeriksaan.

“Jangan sampai data PKG hanya menjadi laporan di atas kertas. Hasil pemeriksaannya harus kita jadikan dasar untuk menyusun program, menentukan intervensi, dan menyelesaikan persoalan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Ia meminta hasil evaluasi PKG nantinya diterjemahkan menjadi program kerja Dinas Kesehatan yang berbasis kondisi riil masyarakat. Dengan demikian, program kesehatan tidak sekadar mengulang pola tahun sebelumnya, tetapi benar-benar menjawab persoalan yang ditemukan melalui pemeriksaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Mukhibatul Khusnah menyampaikan bahwa seluruh Puskesmas telah melaksanakan PKG, baik melalui pelayanan di dalam Puskesmas maupun kegiatan luar gedung seperti Posyandu dan berbagai kegiatan pelayanan kesehatan lainnya.

Namun, masih diperlukan percepatan dan penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, serta perangkat daerah dan instansi terkait.

“Pelaksanaan di lapangan sudah berjalan. Yang masih menjadi kendala adalah pelaporan dan entri data. Karena itu, kami membutuhkan percepatan sekaligus penguatan kolaborasi agar capaian PKG dapat sesuai target,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kendala teknis dalam proses entri antara lain sistem yang terkadang mengalami gangguan atau keterlambatan. Data yang sudah dimasukkan tenaga kesehatan tidak selalu langsung tercatat dalam sistem sehingga capaian yang terbaca belum sepenuhnya menggambarkan pelaksanaan di lapangan.

Selain persoalan sistem, beban SDM juga menjadi perhatian karena tenaga kesehatan di Puskesmas harus menangani berbagai program pemerintah sekaligus melakukan entri pada sejumlah aplikasi. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terjadi Pembacokan Di Simpang 3 (Tiga) Ambuten Sumenep  Korban Meninggal Dunia

    Terjadi Pembacokan Di Simpang 3 (Tiga) Ambuten Sumenep Korban Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 395
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Telah terjadi pembacokan di Salon Simpang 3 (tiga) Dusun Pandan Desa Ambuten Tengah Kecamatan Ambuten Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur. Kamis 24 Maret 2022. Pukul 09.45. WIB. Pelapor ST (Istri Korban) beralamat Dusun Bajung Barat RT .002/RW .005 Desa Ambuten Barat Kecamatan Ambuten. Kabupaten Sumenep Dan Korbannya SBR  umur 35 tahun Dusun […]

  • Kapolri Selamat Menjalankan Ibadah Puasa, Momentum Berlomba-Lomba Dalam Kebaikan

    Kapolri Selamat Menjalankan Ibadah Puasa, Momentum Berlomba-Lomba Dalam Kebaikan

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 238
    • 0Komentar

    JAKARTA ,RI- Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1446 Hijriah bagi umat Islam di Indonesia. Bulan Suci Ramadhan adalah momentum yang dinanti-nantikan dan dirindukan umat Muslim. Berbagai lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an akan selalu mengalun merdu di seluruh penjuru negeri. “Ramadhan telah hadir. Ramadhan telah hadir membawa damai penuh […]

  • Polres Pasuruan Kota Gelar Krupuk SiNimas Bersama Perguruan Silat

    Polres Pasuruan Kota Gelar Krupuk SiNimas Bersama Perguruan Silat

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 322
    • 0Komentar

    KOTA PASURUAN, RI – Kegiatan Cangkruan Memupuk Silaturahmi Kamtibmas (Krupuk SiNimas) merupakan kegiatan inovasi dari Sat Binmas Polres Pasuruan Kota dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Kali ini, Krupuk SiNimas Sat Binmas Polres Pasuruan Kota digelar bersama perguruan silat PSHT Cabang Kota Pasuruan. Kapolres Pasuruan Kota AKBP […]

  • Strategi Peluang Investasi dan Pengembangan Pariwisata menjadi topik acara Sarasehan.

    Strategi Peluang Investasi dan Pengembangan Pariwisata menjadi topik acara Sarasehan.

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Strategi Peluang Investasi dan Pengembangan Pariwisata menjadi topik acara Sarasehan. Kota Mojokerto, RI – Dalam meningkatkan Kepariwisataan, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Mojokerto menggelar acara dengan Tema “Sarasehan Pengembangan Pariwisata Kota Mojokerto Inovatif dan berkelanjutan. Acara yang digelar pada hari senin 16 Maret 2026 di Ruang Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto, berlangsung khidmat […]

  • Laskar Pelangi Ikon Wista Pulau Belitong

    Laskar Pelangi Ikon Wista Pulau Belitong

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 500
    • 0Komentar

    BELITUNG TIMUR,RI – Kabupaten Belitung Timur menjadi semakin terkenal dengan lahirnya sebuah Novel LASKAR PELANGI kemudian yang diangkat menjadi sebuah film layar lebar maupun dijadikan sebuah film berseri di TV besar Nasional buah karya Andria Hirata pemuda asli Belitung Timur, karya tulis begitu booming hingga seantero negri bahkan mendunia yang diterjemahkan kedalam 37 bahasa dunia […]

  • Diduga Tanpa Ijin, Pembangunan Tower Di Serang Pemalang Harus Dihentikan?

    Diduga Tanpa Ijin, Pembangunan Tower Di Serang Pemalang Harus Dihentikan?

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 905
    • 0Komentar

    Pemalang , RI – Pembangunan tower seluler di Desa Serang Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang yang diduga liar alias tidak berijin , hari ini Kamis 12/12/2024 , akan berhadapan dengan massa demonstran. Beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi jurnalis menyatakan keprihatinannya atas kurangnya pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur yang melanggar aturan. Dalam aksi yang berlangsung damai […]

expand_less