Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hartanto Boechori: kritik Jurnalis Kritis Vitamin Demokrasi

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
  • visibility 104
  • print Cetak

SURABAYA,RI- Saya mendapati beberapa Pejabat publik, langsung memblokir nomor kontak Wartawan ketika ditanya/dikonfirmasi/diklarifikasi secara kritis, tentang suatu permasalahan yang, mungkin menurut pemahamannya, “menyudutkan/ menyulitkan” dirinya.

Dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, wartawan berhak dan bahkan wajib bertanya yang sifatnya konfirmasi atau klarifikasi, sepanjang disampaikan dengan santun dan untuk mengungkap fakta. Bahkan dengan pertanyaan yang sangat tajam sekalipun.

Bertanya adalah tugas wartawan, sepanjang yang ditanyakan untuk untuk kepentingan umum. Bukan kejahatan. Dan ingat, menjawab/mengkonfirmasi/ mengklarifikasi adalah kewajiban bagi Pejabat publik, Bukan bentuk kemurahan!

Karena itu, ketika seorang Pejabat publik memilih memblokir kontak wartawan hanya karena tidak menyukai pertanyaan kritis yang diajukan, maka yang bersangkutan telah gagal memahami esensi jabatan publik yang diembannya.

Blokir terhadap wartawan bukan tindakan cerdas, melainkan refleksi kepanikan dan ketidakmampuan membangun dialog. Pejabat semacam itu bukan hanya menunjukkan mental tertutup dan antikritik, tapi juga mencederai semangat transparansi yang menjadi fondasi demokrasi. Dan lebih dari itu, bagi saya, menunjukkan ‘kekurang cerdasannya’. Pejabat yang berpikir sempit akan melihat wartawan sebagai ancaman. Bukan mitra.

Saya ingatkan, jabatan publik itu amanah, bukan tameng dari kritik. Bila tidak siap ditanya dan dikritik, jangan duduk di kursi jabatan yang dibiayai uang rakyat!

Jika pertanyaan wartawan dianggap keliru atau menyesatkan, ada hak jawab, ada Dewan Pers, ada Organisasi wartawannya, dan ada ruang klarifikasi. Yang tidak ada ruangnya adalah sikap feodal dan main blokir!

Wartawan tidak bekerja untuk menyenangkan Pejabat, melainkan menyuarakan kepentingan publik. Jadi ketika seorang Pejabat memusuhi wartawan karena ditanya dengan pertanyaan kritis, itu tanda bahwa ia lebih nyaman dalam gelap daripada disorot terang.

Saya akan selalu membela anggota saya yang menjalankan tugas jurnalistik dengan benar dan profesional. Wartawan boleh ditanya balik, tapi tidak boleh dibungkam!

Tetapi saya juga ingatkan kawan kawan jurnalis, jalankan tugas kalian secara professional dan bermartabat. Silahkan bangun pertanyaan sekritis dan setajam mungkin. Yang penting demi kepentingan publik dan tetap penuhi amanat UU Pers, Kode Etik Jurnalistik, serta sopan santun. Jangan arogan!

Saya harap pernyataan sikap saya ini menjadi catatan publik serta peringatan bagi setiap Pejabat yang masih alergi terhadap transparansi dan juga bagi semua insan Pers.
(**)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Dua Pelaku Penyalah gunaan Sabu di Arjasa

    Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Dua Pelaku Penyalah gunaan Sabu di Arjasa

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    SUMENEP, RI-Satresnarkoba Polres Sumenep berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep. Penangkapan dilakukan pada Selasa (30/9/2025) dini hari sekitar pukul 03.15 WIB di sebuah gubuk yang berlokasi di Dusun Rabe, Desa Angkatan. Dua terlapor yang berhasil diamankan yakni A (58), seorang petani asal Bondowoso yang tinggal di Desa Angkatan, […]

  • Bentuk Kepedulian, Jajaran Polri Gelar Salat Ghaib Untuk Anggota yang Gugur

    Bentuk Kepedulian, Jajaran Polri Gelar Salat Ghaib Untuk Anggota yang Gugur

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    JAKARTA,RI-Jajaran kepolisian dari tingkat Mabes Polri hingga satker kewilayahan menggelar salat ghaib untuk tiga anggota yang gugur saat menjalankan tugas di Lampung. Ketiga anggota tersebut gugur saat menindak lokasi sabung ayam. Ketiga anggota tersebut adalah Kapolsek Nagara Batin Way Kanan AKP Anumerta Lusiyanto. Kemudian, Aipda Anumerta Petrus Apriyanto dan Briptu Anumerta M Ghalib Surya Ganta. […]

  • Kepolisian Resort Lampung Barat Menggelar Rapat Koordinasi Dalam Rangka Persiapan Operasi Lilin Krakatau 2019

    Kepolisian Resort Lampung Barat Menggelar Rapat Koordinasi Dalam Rangka Persiapan Operasi Lilin Krakatau 2019

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2019
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 234
    • 0Komentar

    LAMPUNG,RI – Kepolisian Resort Lampung Barat menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan Operasi Lilin Krakatau 2019 yaitu pengamanan Natal Dan Tahun Baru 2020 yang di gelar di aula Partisarawirya Polres Lampung Barat pada Rabu 18/12/2019. Rapat Yang di pimpin Waka Polres Lampung Barat Kompol Vicky Dzulkarnain dihadiri oleh Forkopimda Lampung Barat dan Pesisir Barat beserta […]

  • Program Budidaya Ternak Burung Puyuh, Upaya Pemkot Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Warga

    Program Budidaya Ternak Burung Puyuh, Upaya Pemkot Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Warga

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Kontribusi Pemerintah Kota Probolinggo dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat yang mengacu pada peningkatan kemandirian ekonomi warga ditunjukkan dengan diresmikannya program Budidaya Burung Puyuh. Program ini diawali dengan kegiatan pelatihan serta penyerahan bantuan sarana budidaya, di Pendopo Praja Muria Kecamatan Kedopok, Rabu (29/4) siang, serta menghadirkan seorang narasumber ahli nutrisi dan pakan ternak, Osfar Sofjan. Kepala […]

  • Berikan Apresiasi dan Dukungan, Ketua Komnas PA Kunjungi Polresta Malang Kota

    Berikan Apresiasi dan Dukungan, Ketua Komnas PA Kunjungi Polresta Malang Kota

    • calendar_month Selasa, 25 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Malang – RI, Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait, memberikan dukungan kepada Polresta Malang Kota terkait Penanganan kasus pelecehan seksual terhadap anak. Ketua Komnas PA dan rombongan, tiba di Polresta Malang Kota dan di terima langsung oleh Wakapolresta Malang Kota Akbp Deny Heryanto, S.I.K., M.si. dan Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha […]

  • EDISI 370

    EDISI 370

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Post Views: 37

expand_less