Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ingatkan Sanksi Pidana, Polsek Sungai Raya Minta Warga Laporkan Pelaku Pembakar Lahan

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 92
  • print Cetak

KUBU RAYA, RI – Bayang-bayang bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali mengintai Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Mengingat wilayah ini didominasi oleh lahan gambut yang sangat rentan terbakar, langkah cepat dan taktis mulai diambil oleh aparat kepolisian bersama elemen masyarakat.

Sebagai langkah preventif yang nyata, jajaran Polsek Sungai Raya menggelar forum silaturahmi dan konsolidasi bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) serta perangkat desa di Aula Kantor Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya.

Pertemuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah alarm penanda bahwa seluruh elemen di Kubu Raya harus berada dalam status siaga satu menghadapi ancaman kemarau ekstrem.

Ancaman Nyata Lahan Gambut dan El Nino Kepala Desa Parit Baru, Musa menegaskan bahwa kondisi geografis Kubu Raya menuntut kewaspadaan tingkat tinggi.

“Kita ketahui bersama bahwa sekitar 70 persen wilayah Kubu Raya merupakan lahan gambut.

Berdasarkan prediksi BMKG, puncak kemarau akan terjadi pada Agustus 2026. Jika kita lengah, potensi Karhutla yang masif ada di depan mata,” ujar Musa tegas.

Kekhawatiran tersebut diperkuat oleh Bhabinkamtibmas Desa Parit Baru, Aiptu Wangsit.

Ia memaparkan bahwa saat ini wilayah tersebut mulai memasuki fenomena iklim El Nino, yang memicu lonjakan suhu udara dan memangkas curah hujan hingga ke titik terendah.

Kondisi ini membuat lahan gambut menjadi sangat kering dan menyerupai bahan bakar yang siap menyala kapan saja.

Aiptu Wangsit memetakan tiga titik krusial di Desa Parit Baru yang berbatasan langsung dengan permukiman warga dan masuk dalam zona merah rawan kebakaran, yakni:

Jalan Parit H. Muksin

Jalan Parit Derabak

Jalan Parit Sembin

“Edukasi kepada masyarakat adalah benteng pertama kita.

Pengurus RT dan MPA harus bergerak bersama memahamkan warga tentang bahaya ini,” tambahnya.

Mengubah Mentalitas “Bakar Lahan” demi Keuntungan Instan
Secara terpisah, Kapolsek Sungai Raya AKP Hariyanto, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menyoroti akar masalah Karhutla yang sering kali dipicu oleh faktor manusia.

Ade mengkritik keras egoisme sebagian pemilik lahan yang masih menggunakan cara-cara primitif dan ilegal dalam membuka lahan, baik untuk pertanian maupun pembangunan, demi menekan biaya.

“Faktor utama tingginya angka Karhutla di Kubu Raya adalah minimnya kesadaran.

Masih ada kebiasaan membakar lahan dengan dalih menyuburkan tanah atau menghemat biaya pembersihan untuk pembangunan.

Ini pola pikir keliru yang mengorbankan hajat hidup orang banyak,” ungkap Ade, Selasa (30/6/26).

Ade mengingatkan, dampak dari egoisme tersebut sangat destruktif.

Ketika kabut asap mengepung, sektor kesehatan masyarakat langsung tumbang, aktivitas penerbangan internasional di Bandara Supadio bisa lumpuh, dan roda perekonomian daerah dipastikan melambat.

Sanksi Pidana Menanti, Polisi Minta Warga Melapor
Pihak kepolisian menegaskan bahwa negara tidak akan berkompromi dengan para pelaku pembakaran lahan.

Aturan hukum dan sanksi pidana yang berat telah disiapkan bagi siapa saja yang terbukti sengaja memicu kebakaran.

Polres Kubu Raya meminta komitmen penuh dari seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu mengambil tindakan hukum jika menemukan aktivitas mencurigakan di lapangan.

“Sinergitas antara Polri, Pemerintah Daerah, dan rekan-rekan MPA adalah harga mati.

Kami mengimbau masyarakat, jika melihat atau menemukan adanya aktivitas pembakaran lahan, segera informasikan kepada Bhabinkamtibmas setempat atau hubungi layanan darurat Kepolisian 110.

Kita harus hentikan bencana ini sebelum dimulai,” pungkas Ade.

Mully /Juan//Radar Indonesia

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat Hari Bhayangkara Ke 78

    Selamat Hari Bhayangkara Ke 78

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Post Views: 364

  • Pemdes Gedangrowo Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo Gelar Pelantikan Kasi Pelayanan Dan Kasi Pemerintahan

    Pemdes Gedangrowo Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo Gelar Pelantikan Kasi Pelayanan Dan Kasi Pemerintahan

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 498
    • 0Komentar

    SIDOARJO, RI. Pemerintah desa Gedangrowo kecamatan Prambon Sidoarjo lantik kasi Pelayanan dan kasi Pemerintahan, acara tersebut di gelar di balai desa Gedangrowo lancar dan kondusif, Rabu (5/7/2023) sore hari. Dua perangkat desa yang dilantik, kasi Pelayanan Ade Bagus Pratama dan kasi Pemerintahan Resky Ade Puspita Sari Dalam sambutannya, kepala desa Gedangrowo” Slamet” menyampaikan dengan dilantiknya […]

  • Pelaku Pembegalan Dokter di Jalan Cokroaminoto Ditangkap Polisi

    Pelaku Pembegalan Dokter di Jalan Cokroaminoto Ditangkap Polisi

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Media sosial dihebohkan dengan video amatir berisi keributan dan kerumunan massa di depan Apotik Utama Husada, Jl. Cokroaminoto Kota Probolinggo, rabu (15/10/25). Narasi yang beredar, terjadi pembegalan dr. Cantik di Jalan Cokro. Beberapa saat kemudian, Petugas Polsubsektor Kedopok yang saat itu melaksanakan patroli langsung mengamankan pelaku dari amukan massa. Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri, […]

  • Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu Dan Inex Di Desa Jambu, Lenteng

    Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu Dan Inex Di Desa Jambu, Lenteng

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 373
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI- Satuan Reserse Narkoba Polres Sumenep berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi (Inex) di Dusun Nangger, Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Minggu (11/5/2025) Petugas berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku, masing-masing berinisial ZA (42 tahun) dan HF (27 tahun), keduanya merupakan warga Desa Jambu, Kecamatan Lenteng. Barang Bukti yang Diamankan […]

  • Antisipasi Varian Omicron XBB Puskesmas Rubaru Sigap Adakan Gebyar Vaksin

    Antisipasi Varian Omicron XBB Puskesmas Rubaru Sigap Adakan Gebyar Vaksin

    • calendar_month Rabu, 7 Des 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 305
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Virus Covid 19 sampai kini di Indonesia masih tersisa dengan dijumpainya varian-varian baru. Kekhawatiran pemerintah akan menyebarnya kembali virus mematikan ini setelah setahun ini kondisi normal kini kembali muncul dengan jenis Varian baru Omicron XBB. Walaupun tingkat penyebarannya tidak terlalu signifikan namun perlu kita tetap mewaspadainya. Salah satu solusinya adalah dengan pemberian […]

  • Waw, 77 Santri Terpapar COVID-19, Ponpes Di Banyuwangi Jadi Klaster Baru

    Waw, 77 Santri Terpapar COVID-19, Ponpes Di Banyuwangi Jadi Klaster Baru

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 512
    • 0Komentar

    BANYUWANGI – RI, Meningkatnya dengan signifikan data positif yang terkonfirmasi Covid-19, setelah salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Banyuwangi jadi klaster baru Covid-19 Banyuwangi. Ponpes tersebut adalah Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi. Diketahui, Ponpes Darussalam Blokagung adalah Ponpes terbesar di Banyuwangi. Setelah sebelumnya ada 6 Santri yang terpapar, kini jumlahnya bertambah lagi. Ada sebanyak 77 […]

expand_less