Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jangan Tunggu Viral, Wabup Alif Minta OPD Cepat Respons Aduan Warga

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • visibility 1
  • print Cetak

GRESIK,RI – Pemerintah Kabupaten Gresik mendorong seluruh perangkat daerah lebih proaktif menangani pengaduan masyarakat. Setiap aduan harus segera diverifikasi, direspons, dan ditindaklanjuti tanpa menunggu persoalan berkembang menjadi keluhan yang viral di media sosial.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat membuka Workshop Penguatan Pengelolaan Pengaduan dan Transformasi Aduan Menjadi Konten Publik di Ruang Rapat Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Selasa (01/09).

Data Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gresik mencatat, hingga Agustus 2026 terdapat 2.345 pengaduan masyarakat yang masuk. Dari jumlah tersebut, 2.285 pengaduan telah diselesaikan.

Menurut wabup, meningkatnya jumlah pengaduan tidak otomatis menunjukkan memburuknya pelayanan. Sebaliknya, hal itu dapat menandakan masyarakat semakin mengetahui kanal untuk menyampaikan persoalan. Salah satunya melalui Lapor Gus di nomor WA 0812-3225-4001,
yang dinilai memudahkan masyarakat menyampaikan pengaduan kepada pemerintah.

“Kalau pengaduan semakin banyak, bukan berarti pelayanan kita semakin buruk. Bisa jadi masyarakat semakin tahu harus mengadu ke mana,” kata wabup.

Karena itu, ia meminta perangkat daerah tidak melihat pengaduan sebatas laporan yang harus ditutup. Setiap aduan perlu dibaca sebagai sumber informasi sekaligus early warning system untuk menemukan titik lemah pelayanan, baik yang berkaitan dengan petugas, sistem, aplikasi, akses layanan maupun prosedur.

“Dulu pengaduan dianggap sebagai beban. Sekarang pengaduan harus kita lihat sebagai aset untuk memperbaiki pelayanan. Dulu complaint handling, sekarang harus menjadi service improvement,” ujarnya.

Wabup mendorong perangkat daerah mengubah pola kerja dari reaktif menjadi proaktif. Ketika aduan masuk, petugas diminta melakukan verifikasi dan melihat kondisi di lapangan sebelum memberikan respons.

“Jangan terlalu reaktif. Kita datang, cek, lihat kenyataannya. Kalau memang kita salah, katakan salah dan segera perbaiki,” tuturnya.

Menurut Wabup Alif, kecepatan merespons pengaduan juga berkaitan dengan reputasi pemerintah. Persoalan yang sebenarnya dapat segera diselesaikan bisa berkembang menjadi isu lebih besar ketika pemerintah terlambat merespons, terlebih di tengah cepatnya penyebaran informasi melalui media sosial.

Karena itu, setelah persoalan ditangani, perangkat daerah perlu mengomunikasikan hasil perbaikannya melalui kanal resmi pemerintah. Masyarakat tidak cukup hanya diberi jawaban, tetapi perlu melihat bahwa pemerintah benar-benar mengambil tindakan.

“Jangan hanya dijawab secara formalitas. Tunjukkan melalui media sosial bahwa perbaikan benar-benar sudah dilakukan,” kata Wabup Alif.

Ia mencontohkan penanganan jalan rusak. Menurutnya, informasi kepada publik dapat menunjukkan persoalan yang ditemukan, respons pemerintah, proses perbaikan, hingga hasilnya. Dengan begitu, komunikasi publik tidak sekadar menjadi promosi, tetapi menunjukkan bahwa pemerintah mendengar dan bekerja.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gresik Kiki Nuriyadi mengatakan pengaduan merupakan sumber informasi langsung mengenai apa yang dirasakan, dibutuhkan, dan menjadi perhatian masyarakat.

Karena itu, pengelolaan pengaduan harus dilakukan secara cepat, tepat, transparan, dan responsif. Selain menjadi sarana penyelesaian persoalan masyarakat, pengaduan juga menjadi bahan evaluasi perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja pemerintah daerah.

“Kami berharap setiap pengaduan tidak hanya ditindaklanjuti secara internal, tetapi juga menjadi sumber informasi dan bahan komunikasi publik yang tepat,” kata Kiki.

Kiki menjelaskan, workshop tersebut digelar sebagai forum penguatan kapasitas dan koordinasi bagi pengelola pengaduan serta pengelola media sosial perangkat daerah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan pengaduan, mengevaluasi tindak lanjut aduan, mendorong respons yang cepat dan berorientasi pada penyelesaian, serta memperkuat sinergi antara pengelola pengaduan dan komunikasi publik.

Workshop mengangkat tema “Complaint Is the New Oil: Dari Aduan Menjadi Konten, dari Respons Menjadi Reputasi”. Kegiatan diikuti 120 peserta dari unsur pengelola pengaduan dan pengelola media sosial perangkat daerah serta unit pelayanan di lingkungan Pemkab Gresik.

Peserta juga berasal dari unsur kecamatan, rumah sakit daerah, Perumda Giri Tirta, petugas Call Center 112, Radio Suara Gresik, serta kru kreator konten pimpinan. Kegiatan menghadirkan Jalaluddin Mahally dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebagai narasumber. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam Rangka Hari Jadi Humas Polri ke-74, Polresta Pontianak Gelar Donor Darah di PMI Kota Pontianak

    Dalam Rangka Hari Jadi Humas Polri ke-74, Polresta Pontianak Gelar Donor Darah di PMI Kota Pontianak

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PONTIANAK,RI– Dalam rangka memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-74, Polresta Pontianak melaksanakan kegiatan donor darah di Kantor PMI Kota Pontianak, pada Rabu, (22/10/2025). Kegiatan sosial kemanusiaan ini diikuti oleh sekitar 70 personel Polresta Pontianak dari berbagai satuan fungsi. Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kasi Humas Polresta Pontianak, AKP Wagitri, menyampaikan bahwa […]

  • GREND OPENING WISSmie DI KOTA MOJOKERTO

    GREND OPENING WISSmie DI KOTA MOJOKERTO

    • calendar_month Senin, 5 Jun 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 306
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menghadiri pembukaan resto yang berdiri di jalan Benteng Pancasila, Jumat (2/6/2023). Sosok wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini mengatakan, dengan banyaknya investor yang masuk ke Kota Mojokerto akan semakin mengurangi tingkat pengangguran terbuka (TPT), serta baik untuk pemulihan ekonomi. “Saya berterima kasih, jika seluruh […]

  • Usai Bacok Korban, TikToker Macan Arab Lumajang Akhirnya Ditangkap Polisi

    Usai Bacok Korban, TikToker Macan Arab Lumajang Akhirnya Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    LUMAJANG,RI – Kepolisian Resor (Polres) Lumajang berhasil menangkap seorang pria berinisial IB (26) yang diduga kuat menjadi pelaku penganiayaan terhadap seorang pemuda bernama Haidar Al Farizie (20), warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh. Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H., dalam konferensi pers yang digelar di Lobi Mapolres Lumajang pada Rabu (28/5/2025), mengungkapkan bahwa […]

  • Polres Ketapang Laksanakan Rakor Linsek Ops Terpusat “Lilin Kapuas 2025” dalam Rangka Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Polres Ketapang Laksanakan Rakor Linsek Ops Terpusat “Lilin Kapuas 2025” dalam Rangka Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Polres Ketapang lakukan Rakor linsek KETAPANG, RI – Polres Ketapang melaksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin Kapuas 2025” dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara Zoom Meeting dan terpusat dari Ruang Graha Katulistiwa Polda Kalbar, Rabu 17 […]

  • Laporan Wakil Direktur CV. ADHI DJOJO Dinyatakan Tidak Cukup Bukti

    Laporan Wakil Direktur CV. ADHI DJOJO Dinyatakan Tidak Cukup Bukti

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 252
    • 0Komentar

    KEDIRI – RI, Selaku Kuasa Hukum Muhamad Burhanul Karim Direktur CV. ADHI DJOJO,  Prayogo Laksono,SH,MH.CLI.CLA.CTL.CRA., yang juga  merupakan Kandidat Doktor Ilmu Hukum UNTAG Surabaya ini, Menyampaikan kliennya telah menerima Surat Tembusan Penghentian Penyelidikan dari Satreskrim Polres Pare Kediri, Kamis, (11/2/2021). Dalam wawancaranya, Prayogo Laksono menyampaikan bahwa Kliennya dilaporkan oleh Bagus Setyo Nugroho  Wakil Direktur CV. […]

  • Jelang MUNASLUB Dan Diklat Jurnalistik Dalam Rakor IPJT Pekalongan Raya Memanas

    Jelang MUNASLUB Dan Diklat Jurnalistik Dalam Rakor IPJT Pekalongan Raya Memanas

    • calendar_month Minggu, 30 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 318
    • 0Komentar

    PEKALONGAN RAYA – RI, Menjelang pelaksanaan Diklat Jurnalistik yang direncanakan pada bulan Maret 2022 mendatang, Sekber Insan Pers Jawa Tengah (IPJT) DPC Pekalongan Raya mengadakan Rapat Kerja (Raker) pada Sabtu, 29 Januari 2022 di Kantor Sekretariat Bersama (Sekber) IPJT Pekalongan Raya. Dalam kesempatan pertemuan yang dihadiri sekitar 20-an Anggota Ketua Sekber IPJT Pekalongan Raya, Ali […]

expand_less