Kades Porelea : Membangun Desa Bersama Masyarakat
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
- visibility 60
- print Cetak

SIGI,RI- Dewasa ini, kemajuan teknologi turut mengubah tatanan hidup masyarakat, tak terkecuali untuk masyarakat desa. Kehidupan desa yang kenal akan tradisi, adat istiadat, serta budaya gotong – royong perlahan mulai luntur keberadaanya. Namun, disisi lain masih terdapat desa – desa yang mampu mempertahankan budaya tersebut.
Masayarakat Desa Porelea masih sangat menjunjung tinggi nilai – nilai adat istiadat serta budaya gotong – royong. Hadirnya kegiatan gotong – royong mencerminkan bahwa masyarakat Desa Porale merupakan masyarakat yang peduli, menjunjung kebersamaan serta mengamalkan nilai Pancasila yang ketiga yaitu persatuan,
Salah satu nilai tradisional yang masih melekat Adalah tarian Raego yang sangat terkenal .hal ini di jelaskan Kepala desa Porelea Arnold Dedi di Kantor desa Pekan lalu
Dalam pengambilan Keputusan dia selalu mengutamakan Musyawarah dengan semua Masyarakat demi keadilan di desanya.Tahun ini 2025 semua program desa telah di laksanakan yakni pengadaan,Bumdes,serta Fisik lampu tenaga surya153 unit. Untuk d bagi ke masyarakat. 57M pagar Pancasila dari baja ringan. Untuk poskesdes kantor desa balai pelatihan.Kata Arnold
Selanjutnya untuk program pemberdayaan kami telah berkontribusi untuk Bumdes 20 persen untuk melaksanakan program mereka dan juga memberikan beasiswa kepada Mahasiswa sebanyak 5 orang serta Bantuan Langsung Tunai kepada 30 orang yang berada di bawah garis kemiskinan.
Jelasnya. Selama Tahun 2025 kami juga mendapat bantuan dari Pemda Sigi melalui PU Rehab jembatan Sungai Mokoe serta dari dinas Sosial Sigi memberikan kursi Plastik sebanyak 100 untuk itu itu kami sangat berterimakasih kepada pemda Sigi.
“Kami berharap kedepannya kepada semua Pemeritah baik Pusat dan daerah untuk lebih memperhatikan kami utamanya fasilitas Jalan menuju ke desa kami karena jalannya sangat Extrim.Hal ini untuk mempermudah Masyarakat untuk menjual hasil kebunnya ke kecamatan lain” Pungkas Arnold.(Manto)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar