Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kegiatan Pelatihan Wirausaha Muda Di Kabupaten Sumenep Yang Menyisir Sejumlah Santri Tidak Tepat Sasaran

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
  • visibility 479
  • print Cetak

SUMENEP – RI, Program Bupati Sumenep dalam upaya meningkatkan indeks pembangunan pemuda melalui Pemberdayaan Wirausaha tahun 2021 diharapkan dapat meningkatkan mutu kualiatas dan skil Pemuda Sumenep menghadapi globalisasi dan digitalisasi di segala sektor.

Melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda Dan Olahraga (Disparbudpora) kegiatan Pelatihan Wirausaha Muda tersebut menyisir sejumlah Santri dan Mantan Santri yang berada di Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur. Menurut Kepala (Disparbudpora) melalui Pelaksana Harian (PLH) Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga, Syaifuddin,. saat dikonfirmasi oleh Awak Media RI di Kantornya menyampaikan bahwa, kegiatan pelatihan tersebut menyisir sejumlah Santri dan Mantan Santri yang berada di masing-masing Kecamatan di Kabupaten Sumenep.

“Sekitar 5 orang dari masing-masing Kecamatan sebagai perwakilan dan statusnya adalah Santri atau pernah menjadi Santri,” jelas Syaifuddin pada Jum’at (03 September 2021) di Tempat Kerjanya.

“Dari total item yang diselenggarakan pelatihan tersebut, jumlah keseluruhan Pesertanya yaitu sekitar 500 orang,” tambahnya.

Ditanya kenapa memilih Santri atau Mantan Santri dalam kegiatan Pelatihan Wirausaha Muda tahun 2021 ini, dia memaparkan.

“Hal ini mengacu kepada jargon kegiatan yaitu Santri Milenial Entrepreneur tahun 2021 dan juga program ini merupakan prioritas Bupati Sumenep dalam upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda melalui Pemberdayaan Wirausaha,” ujarnya.

Lanjut, Syaifuddin, beberapa kegiatan dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia dan Manajemen di era digitalisasi saat ini.

“Beberapa kegiatan yang menjadi prioritas pelatihan saat ini seperti Digital Marketing di BLKK, Elektrik Feul Injektion Otomotif, Desain Animasi, Keahlian-keahlian dan Manajemen produk pangan,” imbuhnya.

Terpisah, Ach Slamet Riadi dari LSM Penegak Pilar Bangsa (PPB) mengatakan bahwa, Kegiatan Pelatihan Wirausaha Muda yang menyisir para Santri itu kurang tepat sasaran.

“Pelatihan ini menyiapkan Pemuda-Pemudi untuk meningkatkan skill dan kemampuan yang diutamakan adalah lulusan yang sejatinya tidak mendapatkan pekerjaan karena faktor kemampuan dan wawasan. Maka dari itu kami menyayangkan apabila yang masih menyisir Pemuda-Pemudi yang masih berada di jenjang pendidikan baik formal seperti Siswa, Mahasiswa ataupun Pondok Pesantren,” ujar Memet Sapaan akrabnya.

“Kami rasa masih banyak Pemuda-Pemudi yang perlu uluran tangan Pemerintah untuk meningkatkan kemampuan yang ada pada dirinya sehingga menjadi pemuda yang siap bersaing di era digitalisasi saat ini,” tambahnya.

Memet juga mengatakan, terkait masalah Silpa 1,2 M pada pelatihan yang dilaksanakan oleh Disparbudpora tahun 2021 ini kurang adil dan kurang menyentuh. hal tersebut mengacu kepada pemerataan dalam perekrutan pelatihan.

“Contoh saja di Wilayah Kepulauan kalau mengacu kepada sasaran ini hanya ada satu Kecamatan yang ada di Kepulauan yaitu Arjasa bagaimana dengan lainnya, termasuk prioritas Kecamatan hanya 5 orang sebagai utusan padahal selain anggaran masih sangat cukup juga setiap Kecamatan di sini kan beda kepadatan penduduk artinya perlunya perbedaan juga dalam perekrutan Peserta Pelatihan ini,” imbuhnya.

“Kami berharap kepada Pemerintah Daerah agar benar-benar serius menangani permasalahan ini apalagi saat ini kita dihadapkan dengan adanya pandemi Covid-19 yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat dalam perekonomian masyarakat.” tandasnya. (M.one/Red)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Jatim Menerima Sambut Hangat Kunjungan Kehormatan Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad

    Kapolda Jatim Menerima Sambut Hangat Kunjungan Kehormatan Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad

    • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 297
    • 0Komentar

    SURABAYA – RI, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo serta pejabat utama polda jatim, Selasa (12/7/2022) siang, bertempat di Gedung Tribrata lantai II, Mapolda Jatim, meyambut hangat kunjungan kehormatan Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad Mayjen TNI Syafrial, PSC., M.Tr.(Han) dalam rangka Meningkatkan Sinergitas antara Polda Jatim dan […]

  • Awak Media Berikan Ucapan Selamat Atas Dilantiknya Akhmad Luthfi Ramadhani Sebagai Anggota DPRD Terpilih 2024 Mojokerto

    Awak Media Berikan Ucapan Selamat Atas Dilantiknya Akhmad Luthfi Ramadhani Sebagai Anggota DPRD Terpilih 2024 Mojokerto

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 454
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Rangkaian ucapan selamat atas pelantikan ” Akhmad Luthfi Ramadani, S.Pd., M.Pd. anggota DPRD terpilih 2024 kabupaten Mojokerto, awak media berkunjung ke rumah kediaman yang terletak di perumahan Graha Mojopahit, dalam rangka silaturahmi dan memberikan ucapan selamat atas dilantiknya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto untuk periode 2024-2029. ” Luthfy ” (panggilan akrabnya) menyambut hangat […]

  • Gerakan Pekerja Dan Pelalaku Seni (Gerpas) Sumenep Berdemo Turun Ke Jalan

    Gerakan Pekerja Dan Pelalaku Seni (Gerpas) Sumenep Berdemo Turun Ke Jalan

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 364
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Gerakan Pekerja dan Pelaku Seni (GERPAS) Sumenep berdemo turun ke jalan mengambil Start di depan Taman Adipura menuju Kantor Bupati Sumenep di Jalan Trunojoyo, Rabu (11/11/2020) Sumenep Madura Jawa Timur. Ribuan massa Pendemo mendatangi Kantor Bupati Sumenep meminta keadilan yang selama ini Pelaku Seni tidak bisa beraktifitas atau manggung yang disebabkan larangan […]

  • Ning Ita Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Ajak Lanjutkan Perjuangan dengan Ilmu dan Pengabdian

    Ning Ita Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Ajak Lanjutkan Perjuangan dengan Ilmu dan Pengabdian

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI – Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Kota Mojokerto berjalan khidmat. Wali Kota Ika Puspitasari bertindak sebagai inspektur upacara yang digelar di Lapangan Sasana Praja Abhipraya Balai Kota Mojokerto, Senin (10/11/2025). Diikuti jajaran Forkopimda, TNI – Polri, ASN, veteran, hingga pelajar, menjadi momentum refleksi nasional atas jasa para pahlawan bangsa. Ning Ita, sapaan akrab […]

  • Jangan Golput, Setelah Nyoblos Dapatkan Promo “Buy One Get One Free” Masuk Pemandian Sekarsari Bagi Warga Kota Mojokerto

    Jangan Golput, Setelah Nyoblos Dapatkan Promo “Buy One Get One Free” Masuk Pemandian Sekarsari Bagi Warga Kota Mojokerto

    • calendar_month Sabtu, 10 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 337
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI – Mendukung suksesnya Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Pemerintah Kota Mojokerto memberikan promo “Buy One Get One Free”Masuk pemandian Sekarsari, khusus bagi warga Kota Mojokerto hanya dengan menunjukkan bukti tinta pencoblosan di jari. “Jika pada hari biasa tiket masuk pemandian Sekarsari dibanderol Rp. 20.000,- per pengunjung. Khusus pada tanggal 14 Februari 2024 kita […]

  • Perwakilan DPRD Kabupaten Pandeglang Menemui Ratusan Mahasiswa Guna Menandatangani Pakta Integritas Menolak Disahkan Undang-Undang

    Perwakilan DPRD Kabupaten Pandeglang Menemui Ratusan Mahasiswa Guna Menandatangani Pakta Integritas Menolak Disahkan Undang-Undang

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 280
    • 0Komentar

    BANTEN – RI, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang melalui Perwakilannya menemui ratusan Mahasiswa di depan Gedung Legislatif itu saat melakukan Aksi Unjuk Rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja akhirnya menandatangani Pakta Integritas menolak disahkan Undang-undang tersebut. Tiga Pimpinan DPRD Pandeglang, yakni Ketua DPRD, Wakil Ketua II dan Wakil Ketua III DPRD setelah melakukan dialog […]

expand_less