Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kepala Sekolah SDN Kedungdalem 2 Beralibi Saat Di Konfirmasi Oleh Ormas SQUAD Nusantara

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
  • visibility 348
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI-Organisasi Masyarakat (Ormas) SQUAD Nusantara melalui ketuanya, Bambang Hartono, melakukan klarifikasi langsung ke SDN Kedungdalem 2, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, terkait dugaan adanya iuran wali murid yang dinilai tidak transparan. Klarifikasi ini didasari oleh laporan dan keluhan sejumlah wali murid mengenai iuran sebesar Rp30.000 per bulan yang dikumpulkan dari siswa kelas 1 hingga kelas 6. Hari Kamis (07/08/2025).

Menurut Bambang Hartono, iuran tersebut terbagi menjadi tiga bagian, yakni Rp10.000 untuk perpisahan atau pentas seni, Rp10.000 untuk kegiatan rekreasi, dan Rp10.000 untuk kebutuhan kelas. Bambang menegaskan, tujuan dari klarifikasi ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan ingin memastikan adanya transparansi dan kesesuaian dengan regulasi yang berlaku.

“Kami hanya ingin mengetahui kebenaran informasi yang kami terima dari wali murid. Jika memang iuran itu ada, kami ingin tahu bagaimana pengelolaannya, apakah sesuai dengan regulasi atau tidak,” ujarnya.

Pada Sebelumnya Dalam kunjungan tersebut, Bambang ditemui oleh salah satu guru, Anton, yang mengakui bahwa memang ada iuran sebagaimana disebutkan, namun dikelola oleh paguyuban wali murid, bukan oleh pihak sekolah. Berdasarkan perhitungan Ormas SQUAD Nusantara, jika iuran dilakukan sejak kelas 1 hingga kelas 6, dana yang terkumpul bisa mencapai Rp30-40 juta. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar tentang transparansi penggunaan dana tersebut, Namun Kepala Sekolah Beralibi Anggaran Pentas Seni sepenuhnya Menggunakan anggaran Dana Boss. Tegas Bambang.

Bambang juga menyebut pada pertemuan Sebelumnya dengan pengawas sekolah, Sujono, yang menginformasikan bahwa dana untuk kegiatan pentas seni hanya sekitar Rp7,3 juta. “Maka kami mempertanyakan ke mana sisanya, jika memang iuran ini telah berjalan lama dan berasal dari banyak siswa,” tambahnya.

Selain itu, Bambang menyoroti penggunaan dana Rp10.000 untuk kebutuhan kelas yang menurutnya seharusnya bisa ditanggung oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Ia menekankan pentingnya kejelasan pengelolaan dana agar tidak terjadi penyalahgunaan atau kesalahpahaman.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sekolah SDN Kedungdalem 2, Endang Purwaningsih, S.Pd, menyatakan bahwa sekolah tidak pernah melakukan pungutan liar. Ia menegaskan bahwa dana yang disebutkan adalah tabungan yang dikelola secara mandiri oleh paguyuban wali murid.

“Itu bukan pungutan, melainkan tabungan yang diputuskan bersama wali murid. Kepala sekolah tidak mengelola dana itu,” tegas Endang.

Endang menjelaskan bahwa kegiatan yang disebut sebagai “perpisahan” sebenarnya merupakan pentas seni akhir tahun yang diikuti seluruh siswa, bukan hanya kelas 6. Sekolah menghindari penggunaan istilah “perpisahan” untuk menghindari pelanggaran aturan, karena iuran perpisahan yang diwajibkan tidak diperbolehkan oleh regulasi.

Terkait kebutuhan kelas, Endang menyampaikan bahwa pihak sekolah menggunakan dana BOS untuk kebutuhan fasilitas seperti kipas angin, sapu, dan perlengkapan lainnya. Adapun dana Rp10.000 yang disebut digunakan wali murid kemungkinan besar untuk keperluan pribadi siswa, seperti fotokopi tugas, dan bukan merupakan kewajiban dari pihak sekolah.

“Kami terbuka untuk klarifikasi, tetapi perlu dipahami bahwa guru bukan pengelola dana. Sekolah tidak pernah mewajibkan iuran. Semua tabungan itu berasal dari inisiatif wali murid,” jelas Endang.

Di sisi lain, Bambang Hartono menambahkan bahwa klarifikasi ini merupakan bagian dari upaya pencarian fakta yang dilakukan pihaknya, termasuk mengumpulkan rekaman pernyataan dari wali murid, guru, dan kepala sekolah. Ia menyatakan bahwa semua data tersebut akan disusun sebagai bahan klarifikasi lanjutan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo.

“Kami hanya ingin memastikan bahwa semua proses berjalan sesuai regulasi. Jika memang tidak ada masalah, kami akan pastikan itu melalui kepala dinas. Tapi jika ada penyimpangan, tentu perlu pembenahan,” ungkapnya.

Klarifikasi yang dilakukan Ormas SQUAD Nusantara ini membuka ruang dialog antara masyarakat dan pihak sekolah. Sekolah pun telah memberikan penjelasan bahwa dana yang beredar bukanlah pungutan, melainkan tabungan yang bersifat sukarela dan tidak dikelola oleh sekolah.

Diharapkan, ke depan komunikasi antara sekolah, wali murid, dan masyarakat dapat berjalan lebih baik, guna mencegah kesalahpahaman serta menjamin pengelolaan pendidikan yang transparan dan sesuai aturan.(tim)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASC Foundation Membangun Rumah Janda yang Sebelumnya Hangus Terbakar

    ASC Foundation Membangun Rumah Janda yang Sebelumnya Hangus Terbakar

    • calendar_month Kamis, 10 Jun 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 284
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, ASC Foundation mengadakan peletakan batu pertama pembangunan Rumah milik Ibu Ninik Suwarni yang beberapa waktu yang lalu terkena musibah kebakaran, berlokasi di Dusun Jumeneng Desa Mojogeneng Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto, Rabu (9/6/2021). Pendiri ASC Foundation “KH. Asep Saifuddin Chalim” dalam sambutannya mengatakan, alhamdulilah hari ini kita bisa berkumpul bersama untuk peletakan batu […]

  • Waka Polres Ketapang Gelar Syukuran Hari Bhayangkara Ke-80 bersama anak – anak Santri di Ponpes An-Nawawi

    Waka Polres Ketapang Gelar Syukuran Hari Bhayangkara Ke-80 bersama anak – anak Santri di Ponpes An-Nawawi

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KETAPANG, RI – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Waka Polres Ketapang Kompol Hoerrudin, S.I.K., M.H. bersama personel Polsek Benua Kayong serta beberapa Pejabat Utama (PJU) Polres Ketapang melaksanakan kegiatan syukuran yang berlangsung di Komplek Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Dhuafa An-Nawawi, Jalan WR Supratman, Kelurahan Kauman, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, pada Rabu (01/07/2026). […]

  • Sujiwo .SE.M.Sos: Hadiri Peringatan Tahun.Baru Islam 1446.H.Di Komplek. Korpri.

    Sujiwo .SE.M.Sos: Hadiri Peringatan Tahun.Baru Islam 1446.H.Di Komplek. Korpri.

    • calendar_month Minggu, 7 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Sungai Raya,RI- Dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1446.H.di tahun 2024. Ini berbagai kegiatan telah dilaksanakan. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang tentu tidak bisa kita lupakan setiap tahunya dikarekan sudah waktunya menyambut datang nya tahun baru Islam. Dalam kegiatan memperingati tahun baru Islam yang jatuh pada 1 Syawal ,1446.H yang dilaksanakan di Komplek Korpri desa […]

  • Gandeng Percil CS, Pemkab Mojokerto Sosialisasi Bahaya Rokok Ilegal

    Gandeng Percil CS, Pemkab Mojokerto Sosialisasi Bahaya Rokok Ilegal

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 332
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali menyosialisasikan bahaya rokok ilegal. Pada sosialisasi kali ini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mojokerto menggandeng Campursari Guyon Maton grup dagelan Percil CS. Dikemas melalui hiburan dagelan ini, Percil CS pun menyampaikan bahaya serta alasan dilarangnya rokok ilegal ini kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto. […]

  • Kampung Ramadhan Menjadi Ajang Kreasi Seni dan Kuliner di Bulan Ramadhan

    Kampung Ramadhan Menjadi Ajang Kreasi Seni dan Kuliner di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kampung Ramadhan Menjadi Ajang Kreasi Seni dan Kuliner di Bulan Ramadhan Kota Mojokerto, RI – Kampung Ramadhan hari ini Jum’at 27 Februari 2026 resmi dibuka di halaman GOR Seni Mojopahit Kota Mojokerto. Acara yang diselenggarakan dari tanggal 27 Februari sampai dengan 14 Maret 2026 di awali dengan pentas seni tari Ratu Kampung Aceh. Walaupun diawal […]

  • Pj.Bupati Lampura Dan ketua TP PKK serta Forkompimda Kunjungi Kediaman Mantan Bupati lampung utara

    Pj.Bupati Lampura Dan ketua TP PKK serta Forkompimda Kunjungi Kediaman Mantan Bupati lampung utara

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Lampung Utara -Radar Indo Penjabat (Pj) Bupati Lampung Utara Drs. Aswarodi, M.Si., bersama Pj. Ketua TP-PKK Lampung Utara, dr. Liana Sidharti Aswarodi, SpAn., MKN., dan Forkopimda Lampung Utara melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman pribadi mantan Bupati Budi Utomo dan Wakil Bupati Ardian Saputra. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan mengundang keduanya untuk menghadiri acara […]

expand_less