Breaking News
light_mode
Trending Tags

Komitmen Jaga Pesisir, Bupati Gresik Raih Penghargaan di Festival Mangrove Jatim ke-10

  • account_circle Pom py
  • calendar_month 3 menit yang lalu
  • visibility 1
  • print Cetak

Komitmen Jaga Pesisir, Bupati Gresik Raih Penghargaan di Festival Mangrove Jatim ke-10

Tuban, RI – Komitmen Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam menjaga dan mengelola ekosistem mangrove mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bupati Gresik meraih penghargaan atas dukungan dan komitmennya sebagai pembina perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove di Kabupaten Gresik.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam rangkaian Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 yang digelar di Pantai Panduri, Rabu (29/07). Penghargaan diterima oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif yang hadir mewakili Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap komitmen Bupati Gresik yang akrab disapa Gus Yani dalam menjaga lingkungan, khususnya ekosistem mangrove yang memiliki peran penting bagi kawasan pesisir Gresik.

“Penghargaan ini diberikan kepada Gus Yani sebagai bentuk apresiasi atas komitmen beliau dalam pembinaan, perlindungan, dan pengelolaan ekosistem mangrove di Gresik. Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menjaga apa yang sudah dibangun,” ujar Wabup Alif.

Menurut Wabup, perhatian Gus Yani terhadap mangrove tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi diarahkan pada bagaimana ekosistem tersebut dapat dijaga secara utuh dan berkelanjutan.

“Bagi Gus Yani, mangrove bukan sekadar tanaman yang kita tanam kemudian selesai. Ada ekosistem yang harus kita jaga, ada masyarakat pesisir yang kehidupannya berkaitan dengan kawasan ini, dan ada masa depan lingkungan yang harus kita pastikan tetap baik,” tuturnya.

Selain Bupati Gresik, apresiasi dalam Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 juga diberikan kepada sejumlah kelompok masyarakat dari Kabupaten Gresik atas dukungan terhadap pelestarian dan pengelolaan ekosistem mangrove. Mereka yakni Pokmaswas Muara Tangguh Desa Pangkahwetan Kecamatan Ujungpangkah, Pokmaswas Pangkahkulon Desa Pangkahkulon Kecamatan Ujungpangkah, Pokja Peduli Lingkungan dan Pelestarian Mangrove Desa Banyuurip Kecamatan Ujungpangkah, serta Pokwasmas Tirtawening Desa Banyuurip Kecamatan Ujungpangkah. Disamping itu, PT. Saka Indonesia Pangkah Limited juga meraih penghargaan kategori dukungan pelestarian ekosistem mangrove melalui rehabilitasi mangrove.

Penghargaan tersebut menunjukkan bahwa upaya menjaga mangrove di Gresik tidak hanya bertumpu pada pemerintah daerah, tetapi juga tumbuh dari kelompok-kelompok masyarakat dan pihak swasta yang terlibat langsung dalam menjaga kawasan pesisir.

Data Peta Mangrove Nasional 2024 dan 2025 menunjukkan Kabupaten Gresik memiliki kawasan mangrove seluas 3.921,18 hektare yang tersebar di 10 kecamatan. Kawasan terluas berada di Kecamatan Ujungpangkah dengan luasan 2.289,5 hektare, disusul Kecamatan Bungah 555,64 hektare dan Manyar 399,89 hektare.

Luasan tersebut menjadikan mangrove sebagai salah satu aset ekologis penting bagi Gresik. Ekosistem mangrove berfungsi mencegah intrusi air laut, melindungi garis pantai dari abrasi dan tsunami, menjadi tempat berpijah berbagai biota laut, sekaligus menjadi habitat berbagai jenis burung, mamalia, reptil, dan serangga. Kawasan mangrove juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai ruang wisata alam, penelitian, dan pendidikan.

Wabup Alif menegaskan, perlindungan mangrove membutuhkan kerja bersama. Pemkab Gresik akan terus membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat pesisir, dunia usaha, akademisi, komunitas lingkungan, hingga pemerintah pusat dan provinsi.

“Penghargaan ini untuk Gus Yani, tetapi semangat menjaganya adalah semangat kita bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Masyarakat harus dilibatkan, karena masyarakat pesisir adalah bagian penting dari ekosistem itu sendiri,” katanya.

Menurutnya, pengelolaan mangrove juga perlu memperhatikan aspek keberlanjutan ekonomi masyarakat. Upaya konservasi harus dapat berjalan beriringan dengan pemanfaatan kawasan secara bijak tanpa mengurangi fungsi ekologisnya.

Hal tersebut sejalan dengan strategi perlindungan dan pengelolaan mangrove daerah yang mencakup sinkronisasi regulasi, penguatan data dan informasi, penguatan kelembagaan dan tata kelola, peningkatan kesadaran serta partisipasi masyarakat, hingga pengembangan skema pendanaan dari berbagai sumber.

Wabup Alif menegaskan, penghargaan yang diraih Gus Yani menjadi penyemangat untuk melanjutkan komitmen tersebut.

“Gus Yani sudah menunjukkan komitmen. Tugas kami adalah melanjutkan dan memperkuat komitmen itu. Karena kalau kita menjaga mangrove, sesungguhnya kita sedang menjaga pesisir Gresik, menjaga kehidupan masyarakat, dan menyiapkan lingkungan yang lebih baik untuk generasi berikutnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah Hanifah Dwi Nirwana mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan ekosistem mangrove terluas di dunia. Berdasarkan Peta Mangrove Nasional 2025, luas mangrove Indonesia mencapai sekitar 3,45 juta hektare, atau sekitar 23 persen dari total luas mangrove dunia.

Jawa Timur memiliki posisi penting dalam upaya perlindungan mangrove nasional. Dalam forum tersebut disampaikan, luas mangrove Jawa Timur mencapai sekitar 31.067 hektare, yang menjadikannya salah satu provinsi dengan luasan mangrove terbesar di Pulau Jawa.

Hanifah mengatakan, pengelolaan mangrove perlu dilakukan secara terpadu dengan pendekatan berbasis lanskap. Pendekatan tersebut tidak hanya melihat kawasan mangrove, tetapi juga keterkaitan antara wilayah hilir sungai, daratan, laut, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang berinteraksi dengan ekosistem tersebut.

“Keberhasilan pengelolaan mangrove juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen, memperluas kolaborasi, sekaligus mempercepat aksi nyata menjaga ekosistem mangrove.

“Mari kita jaga, pulihkan, dan lestarikan mangrove bersama. Karena menjaga mangrove berarti menjaga pesisir, menjaga kehidupan, dan juga mengamankan masa depan generasi Indonesia,” katanya.

Senada, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Jumadi dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang memiliki perhatian terhadap perlindungan ekosistem mangrove. Menurutnya, perlindungan mangrove membutuhkan komitmen jangka panjang serta keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat di kawasan pesisir.

Dalam kesempatan tersebut, Jumadi juga menyebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai salah satu kepala daerah yang memiliki komitmen kuat dalam pembinaan ekosistem mangrove. Khofifah sebelumnya juga pernah menerima penghargaan atas komitmennya dalam pembinaan ekosistem mangrove. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penguatan SDM, Sekda Gresik Beri Pembinaan untuk 73 CPNS dan PPPK Lingkungan Setda

    Penguatan SDM, Sekda Gresik Beri Pembinaan untuk 73 CPNS dan PPPK Lingkungan Setda

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Foto Penguatan SDM, Sekda Gresik Beri Pembinaan untuk 73 CPNS dan PPPK Lingkungan Setda. (Kom) Gresik, RI – Upaya meningkatkan kualitas SDM di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik kembali ditegaskan melalui kegiatan pelatihan dan pembinaan pegawai yang dibuka hari ini, Selasa (25/11). Digelar selama dua hari, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi CPNS dan PPPK […]

  • Mojo Indah jadi Ekosistem Inovasi, Kota Mojokerto Kini Miliki 276 Inovasi Daerah

    Mojo Indah jadi Ekosistem Inovasi, Kota Mojokerto Kini Miliki 276 Inovasi Daerah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Mojo Indah jadi Ekosistem Inovasi, Kota Mojokerto Kini Miliki 276 Inovasi Daerah Kota Mojokerto, RI – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Penganugerahan Lomba Mojo Indah Tahun 2026 dan Evaluasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2025 di Pendapa Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Selasa (19/5). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan budaya inovasi sekaligus evaluasi perjalanan peningkatan indeks inovasi […]

  • Polres Pasuruan Gelar Upacara Parade Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024

    Polres Pasuruan Gelar Upacara Parade Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Kepolisian Resor Pasuruan menggelar Upacara Parade dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024 yang dilaksanakan di lapangan Apel Sarja Arya Racana Polres Pasuruan, Senin (01/07/2024). Upacara tersebut dipimpin oleh Inspektur Upacara (Irup) Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. dengan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Pasuruan, Pj. Bupati Pasuruan Dr. Andriyanto, […]

  • Polres Sumenep Terjunkan Ratusan Personil Amankan Kampanye Akbar Paslon 01

    Polres Sumenep Terjunkan Ratusan Personil Amankan Kampanye Akbar Paslon 01

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 319
    • 0Komentar

    SUMENEP , RI, Pasukan pengamanan Operasi Mantap Brata Polres Sumenep Madura Jawa Timur bersiaga menjaga keamanan saat kampanye Akbar paslon 01 di Kabupaten Sumenep Rabu (31/1/2024). Kabag Ops selaku Karendalops Kompol Dodik Wibowo., S.H.,M.H pimpin pengamanan ratusan massa pendukung Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor 1, Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (Amin) yang melakukan kampanye […]

  • 3 Terbaik Lomba Desa dan Kelurahan serta Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK Provinsi Jawa Timur Tahun 2024, Kelurahan Surodinawan Ikuti Penilaian Lapang

    3 Terbaik Lomba Desa dan Kelurahan serta Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK Provinsi Jawa Timur Tahun 2024, Kelurahan Surodinawan Ikuti Penilaian Lapang

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 410
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Kelurahan Surodinawan kembali menunjukkan prestasinya dengan menjadi wakil Kota Mojokerto dalam Lomba Desa dan Kelurahan serta Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK Provinsi Jawa Timur Tahun 2024.Dalam lomba ini Kelurahan Surodinawan dinyatakan menjadi 3 terbaik diantara kota-kota se-Jawa Timur setelah penilaian administrasi dan wawancara. Pagi ini, Rabu (12/6) Penjabat (Pj) Wali Kota […]

  • Penutupan Lomba Kompetensi Siswa SMK Se-Kabupaten Tuban

    Penutupan Lomba Kompetensi Siswa SMK Se-Kabupaten Tuban

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    TUBAN,RI- Penutupan LKS SMK se-kabupaten Tuban digelar pada hari Kamis tgl 13 Feb 2025 tepatnya pada pukul 10:00 di SMKN 1 Tuban acara tersebut dihadiri oleh Kepala Cabang dinas pendidikan propinsi jawa timur SMK -SMA wilayah Bojonegoro Tuban, bapak Hidayat Rahman, Ketua mkks smkn Tuban bapak Sucipto saat ini menjabat sebagai kepala sekolah smkn 1 […]

expand_less