Breaking News
light_mode
Trending Tags

Polri: Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • visibility 379
  • print Cetak

Jakarta, RI – Kasus penipuan online dengan modus investasi semakin marak dan meresahkan masyarakat. Salah satu yang kini sedang menjadi perhatian adalah penipuan berkedok trading cryptocurrency melalui platform palsu. Hingga saat ini, platform tersebut dilaporkan telah menelan banyak korban dengan kerugian mencapai miliaran rupiah.

Modus operandi pelaku dimulai dari penyebaran tautan di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Setelah itu, korban diarahkan untuk bergabung dalam grup WhatsApp yang menyamar sebagai forum edukasi investasi. Di grup tersebut, korban diberikan edukasi palsu oleh seseorang yang mengaku sebagai “profesor”, dengan iming-iming keuntungan besar dari investasi cryptocurrency dan trading saham.

Tahap Penipuan:

  1. Penargetan: Pelaku mengidentifikasi korban potensial melalui media sosial.
  2. Membangun Kepercayaan: Edukasi investasi diberikan dengan data palsu yang meyakinkan.
  3. Eksekusi Penipuan: Korban mulai diminta mentransfer dana ke akun yang mencurigakan.
  4. Penipuan Lanjutan: Saat korban mencoba menarik dana, mereka diminta membayar biaya tambahan untuk proses “verifikasi”.
  5. Menghilang: Pelaku memutus kontak dan menghilangkan jejak.

Banyak korban yang akhirnya kehilangan seluruh dana mereka setelah aplikasi palsu menunjukkan nilai investasi yang terus naik, namun uang tidak bisa ditarik. Bahkan, ada yang menerima dokumen palsu dari lembaga keuangan luar negeri, yang seolah-olah memvalidasi transaksi mereka.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, memberikan himbauan keras kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap penipuan online ini.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Lakukan verifikasi menyeluruh terhadap platform atau aplikasi yang digunakan. Pastikan bahwa platform tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau lembaga resmi lainnya,” ujar Brigjen Trunoyudo.

Beliau juga menambahkan bahwa masyarakat perlu berhati-hati terhadap tautan mencurigakan di media sosial.

“Penjahat online biasanya menggunakan trik manipulasi psikologis untuk membuat korban percaya, seperti memberikan tekanan waktu atau godaan hadiah besar. Jika ragu, jangan klik tautan atau transfer uang ke rekening yang tidak jelas,” tambahnya.

Tips Menghindari Penipuan Online:

  1. Verifikasi Legalitas: Periksa apakah aplikasi atau platform terdaftar di OJK atau lembaga resmi lainnya.
  2. Jangan Klik Tautan Sembarangan: Hindari mengklik tautan yang mencurigakan di media sosial atau email.
  3. Waspadai Edukasi Palsu: Jangan mudah percaya pada grup WhatsApp atau forum edukasi yang tidak jelas asal-usulnya.
  4. Periksa Rekening: Jika melakukan transfer dana, pastikan rekening tujuan adalah milik lembaga resmi, bukan perseorangan atau perusahaan abal-abal.
  5. Lapor jika Menjadi Korban: Jangan ragu melapor ke pihak berwajib jika Anda menjadi korban. Polri akan membantu mengusut tuntas kasus ini.

Polri mengingatkan masyarakat bahwa pelaku penipuan online sering kali menggunakan identitas palsu dan menyamarkan jejak mereka dengan cara profesional. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih kritis dan cerdas dalam mengelola investasi online.

Sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberantas penipuan online, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri sebelumnya telah berhasil mengungkap sejumlah kasus besar selama dua tahun terakhir, termasuk:

  1. Polri dan Polisi Jepang Ungkap Kejahatan Siber Peretas Kartu Kredit (2023):
    Polri dan Kepolisian Jepang bekerja sama mengungkap kejahatan tindak pidana peretasan kartu kredit dengan melakukan transaksi elektronik di beberapa marketplace yang ada di Jepang dengan kerugian total mencapai Rp128 miliar dengan korban tersebar di 70 negara.
  2. Penipuan Berkedok Lowongan Kerja Paruh Waktu (2024):
    Pada Juli 2024, Dittipidsiber berhasil membongkar jaringan penipuan internasional yang menggunakan modus lowongan kerja palsu. Kasus ini menyebabkan kerugian total sekitar Rp1,5 triliun, dengan korban di Indonesia mencapai 823 orang. Polisi menetapkan tiga tersangka, termasuk seorang warga negara asing.
  3. Penipuan oleh lima tersangka kasus penipuan siber (2024) :
    Polri berhasil membekuk lima tersangka kasus penipuan dengan skema Business Email Compromised atau BEC yang mengakibatkan kerugian sebanyak Rp32 miliar. Dua dari lima tersangka merupakan warga negara asing yang berasal dari Nigeria.

Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan atau telah menjadi korban dari platform investasi online. Kecepatan pelaporan sangat penting agar pelaku dapat segera diungkap dan korban tidak semakin banyak.

“Mari bersama kita tingkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan siber demi menciptakan ruang digital yang aman dan bebas dari penipuan,” tutup Brigjen Trunoyudo.

Muly

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadhan Aman, Polres Pasuruan Amankan 26 Pelaku Kejahatan

    Ramadhan Aman, Polres Pasuruan Amankan 26 Pelaku Kejahatan

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 254
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Jelang memasuki bulan Ramadhan, Polres Pasuruan melakukan Operasi Pekat Semeru 2021. Hasilnya sebanyak 26 Pelaku kejahatan di Wilayah Hukum Polres Pasuruan diamankan. Mereka ini adalah Pelaku berbagai tindak pidana. Seperti Pelaku Prostitusi, Judi, Begal, dan juga Pengedar Narkoba. Selain itu turut juga diamankan ratusan botol minuman keras yang mengandung alkohol. Itu diamankan […]

  • Perkuat Sinergitas, Kapolres Kunjungi Pengurus PCNU Kota Probolinggo

    Perkuat Sinergitas, Kapolres Kunjungi Pengurus PCNU Kota Probolinggo

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 218
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) adalah salah satu elemen penting dalam struktur organisasi Nahdlatul Ulama (NU) di tingkat kabupaten atau kota.PCNU berfungsi sebagai perpanjangan tangan Pengurus Besar NU (PBNU) di tingkat lokal. Fungsi utama PCNU meliputi beberapa aspek penting. Menjalin silaturahmi, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri mengunjungi kantor sekretariat PCNU yang bertempat di […]

  • Resahkan Masyarakat, Polres Mojokerto Kota Tindak Puluhan Knalpot Brong

    Resahkan Masyarakat, Polres Mojokerto Kota Tindak Puluhan Knalpot Brong

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 258
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Polres Mojokerto melakukan penindakan terhadap puluhan sepeda motor berknalpot brong atau racing yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota pada Sabtu (20/01/2024). Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri, S.I.K., M.H. memimpin Apel Cipta Kondisi yang diikitu oleh Wakapolres Mojokerto Kota Kompol Supriyono, S.Sos., M.H. beserta Pejabat Utama. Turut hadir […]

  • Alih Tugas Perwira, Dandim 0815 Emban Tugas Dengan Dedikasi, Disiplin Tinggi Sebagai Prajurit TNI

    Alih Tugas Perwira, Dandim 0815 Emban Tugas Dengan Dedikasi, Disiplin Tinggi Sebagai Prajurit TNI

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 287
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Kodim 0815/Mojokerto menggelar Acara Alih Tugas dan Penerimaan Perwira Baru di Lapangan Apel Markas Kodim 0815/Mojokerto Jalan Majapahit Nomor 01, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Senin (17/07/2023) sore. Kegiatan ini merupakan suatu hal yang biasa terjadi di lingkungan TNI AD tidak terkecuali Kodim 0815/Mojokerto. Demikian diungkapkan Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha, […]

  • Berangkatkan Ekspedisi Batas Negeri Pemuda Muhammadiyah Kalbar, Ini Pesan Pangdam Tanjungpura

    Berangkatkan Ekspedisi Batas Negeri Pemuda Muhammadiyah Kalbar, Ini Pesan Pangdam Tanjungpura

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Kubu Raya, RI – Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., melepas secara resmi Tim Ekspedisi Batas Negeri Pemuda Muhammadiya Kalimantan Barat ke wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Acara pelepasan berlangsung di Makodam XII/Tpr, Rabu (14/8/2024). Pelepasan ditandai dengan pengangkatan bendera start oleh Pangdam didampingi para PJU Kodam dan para Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalbar. Ekspedisi […]

expand_less