Breaking News
light_mode
Trending Tags

Polri: Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • visibility 422
  • print Cetak

Jakarta, RI – Kasus penipuan online dengan modus investasi semakin marak dan meresahkan masyarakat. Salah satu yang kini sedang menjadi perhatian adalah penipuan berkedok trading cryptocurrency melalui platform palsu. Hingga saat ini, platform tersebut dilaporkan telah menelan banyak korban dengan kerugian mencapai miliaran rupiah.

Modus operandi pelaku dimulai dari penyebaran tautan di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Setelah itu, korban diarahkan untuk bergabung dalam grup WhatsApp yang menyamar sebagai forum edukasi investasi. Di grup tersebut, korban diberikan edukasi palsu oleh seseorang yang mengaku sebagai “profesor”, dengan iming-iming keuntungan besar dari investasi cryptocurrency dan trading saham.

Tahap Penipuan:

  1. Penargetan: Pelaku mengidentifikasi korban potensial melalui media sosial.
  2. Membangun Kepercayaan: Edukasi investasi diberikan dengan data palsu yang meyakinkan.
  3. Eksekusi Penipuan: Korban mulai diminta mentransfer dana ke akun yang mencurigakan.
  4. Penipuan Lanjutan: Saat korban mencoba menarik dana, mereka diminta membayar biaya tambahan untuk proses “verifikasi”.
  5. Menghilang: Pelaku memutus kontak dan menghilangkan jejak.

Banyak korban yang akhirnya kehilangan seluruh dana mereka setelah aplikasi palsu menunjukkan nilai investasi yang terus naik, namun uang tidak bisa ditarik. Bahkan, ada yang menerima dokumen palsu dari lembaga keuangan luar negeri, yang seolah-olah memvalidasi transaksi mereka.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, memberikan himbauan keras kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap penipuan online ini.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Lakukan verifikasi menyeluruh terhadap platform atau aplikasi yang digunakan. Pastikan bahwa platform tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau lembaga resmi lainnya,” ujar Brigjen Trunoyudo.

Beliau juga menambahkan bahwa masyarakat perlu berhati-hati terhadap tautan mencurigakan di media sosial.

“Penjahat online biasanya menggunakan trik manipulasi psikologis untuk membuat korban percaya, seperti memberikan tekanan waktu atau godaan hadiah besar. Jika ragu, jangan klik tautan atau transfer uang ke rekening yang tidak jelas,” tambahnya.

Tips Menghindari Penipuan Online:

  1. Verifikasi Legalitas: Periksa apakah aplikasi atau platform terdaftar di OJK atau lembaga resmi lainnya.
  2. Jangan Klik Tautan Sembarangan: Hindari mengklik tautan yang mencurigakan di media sosial atau email.
  3. Waspadai Edukasi Palsu: Jangan mudah percaya pada grup WhatsApp atau forum edukasi yang tidak jelas asal-usulnya.
  4. Periksa Rekening: Jika melakukan transfer dana, pastikan rekening tujuan adalah milik lembaga resmi, bukan perseorangan atau perusahaan abal-abal.
  5. Lapor jika Menjadi Korban: Jangan ragu melapor ke pihak berwajib jika Anda menjadi korban. Polri akan membantu mengusut tuntas kasus ini.

Polri mengingatkan masyarakat bahwa pelaku penipuan online sering kali menggunakan identitas palsu dan menyamarkan jejak mereka dengan cara profesional. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih kritis dan cerdas dalam mengelola investasi online.

Sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberantas penipuan online, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri sebelumnya telah berhasil mengungkap sejumlah kasus besar selama dua tahun terakhir, termasuk:

  1. Polri dan Polisi Jepang Ungkap Kejahatan Siber Peretas Kartu Kredit (2023):
    Polri dan Kepolisian Jepang bekerja sama mengungkap kejahatan tindak pidana peretasan kartu kredit dengan melakukan transaksi elektronik di beberapa marketplace yang ada di Jepang dengan kerugian total mencapai Rp128 miliar dengan korban tersebar di 70 negara.
  2. Penipuan Berkedok Lowongan Kerja Paruh Waktu (2024):
    Pada Juli 2024, Dittipidsiber berhasil membongkar jaringan penipuan internasional yang menggunakan modus lowongan kerja palsu. Kasus ini menyebabkan kerugian total sekitar Rp1,5 triliun, dengan korban di Indonesia mencapai 823 orang. Polisi menetapkan tiga tersangka, termasuk seorang warga negara asing.
  3. Penipuan oleh lima tersangka kasus penipuan siber (2024) :
    Polri berhasil membekuk lima tersangka kasus penipuan dengan skema Business Email Compromised atau BEC yang mengakibatkan kerugian sebanyak Rp32 miliar. Dua dari lima tersangka merupakan warga negara asing yang berasal dari Nigeria.

Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan atau telah menjadi korban dari platform investasi online. Kecepatan pelaporan sangat penting agar pelaku dapat segera diungkap dan korban tidak semakin banyak.

“Mari bersama kita tingkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan siber demi menciptakan ruang digital yang aman dan bebas dari penipuan,” tutup Brigjen Trunoyudo.

Muly

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Desa Lubuk Terentang Gelar Rembuk Stunting untuk Perkuat Komitmen Pencegahan dan Penurunan Stunting

    Pemerintah Desa Lubuk Terentang Gelar Rembuk Stunting untuk Perkuat Komitmen Pencegahan dan Penurunan Stunting

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Pemerintah Desa Lubuk Terentang Gelar Rembuk Stunting untuk Perkuat Komitmen Pencegahan dan Penurunan Stunting Seluma ,RI- Pemdes(pemerintah Desa)Lubuk Terentang ,Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu menggelar rembuk stunting di Aula Kantor Desa Lubuk Terentang, Selasa, 30 Juni 2026. Rembuk stunting ini, merupakan salah satu rangkaian pramusyawarah desa untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa […]

  • Virtual Wayang Kulit “Tumurune Wiji Sejati” Meriahkan Hari Bhayangkara ke-78

    Virtual Wayang Kulit “Tumurune Wiji Sejati” Meriahkan Hari Bhayangkara ke-78

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 430
    • 0Komentar

    KUBU RAYA , RI – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-78, Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., S.H., M.H., menyelenggarakan acara nonton bareng pertunjukan wayang kulit secara virtual yang dihadiri langsung oleh Kapolri pada Jumat (5/7) pukul 20.00 WIB di Aula Mapolres Kubu Raya. Acara nobar ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh […]

  • Wali murid SDN Randusari Membuat Batik Cap untuk seragam sekolah Anak.

    Wali murid SDN Randusari Membuat Batik Cap untuk seragam sekolah Anak.

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Wali murid SDN Randusari Membuat Batik Cap untuk seragam sekolah Anak. Pasuruan, RI – Belasan Wali murid SDN Randusari kota Pasuruan ,membuat batik motif khas kelurahan Randusari yang nantinya akan digunakan untuk seragam sekolah anaknya,setelah adanya peraturan pemerintah yang melarang sekolah menjual seragam sekolah, Minggu ( 09/ 08/2026). Adanya peraturan pemerintah yang melarang sekolah menjual […]

  • Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

    Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB Kota Mojokerto, RI – Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri bahkan datang langsung bersama rombongan Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) NTB untuk mempelajari […]

  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo ( Disdikbud) Menggelar Wokshop Penyusunan Proses Bisnis Tahun 2025

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo ( Disdikbud) Menggelar Wokshop Penyusunan Proses Bisnis Tahun 2025

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo menggelar Workshop Penyusunan Proses Bisnis tahun 2025, Kamis (2/10) di Bale Hinggil. Kegiatan ini diikuti 70 aparatur Disdikbud dan menghadirkan Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, PJ Sekretaris Daerah Rey Suwigtyo, serta tim Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang sebagai narasumber. Dalam laporannya, Kepala Disdikbud Siti Romlah, menyampaikan […]

  • Doa Lintas Agama Warnai Peringatan HUT Bhayangkara ke-80, Wabup Apresiasi Pelayanan Humanis Kapolres Samosir

    Doa Lintas Agama Warnai Peringatan HUT Bhayangkara ke-80, Wabup Apresiasi Pelayanan Humanis Kapolres Samosir

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    SAMOSIR, RI –Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Samosir menggelar Doa Lintas Agama di Aula Wira Pinandita Polres Samosir, Senin (29/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Doa dipimpin secara bergantian oleh pemuka agama Islam dan Kristen sebagai wujud kebersamaan dalam keberagaman sekaligus memohon penyertaan Tuhan agar Polri senantiasa diberi […]

expand_less