Aktifkan Lahan Tidur Di Desa Untuk Alternatif Pangan Produktif
- account_circle Pom py
- calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
- visibility 255
- print Cetak

Foto lahan tidur tidak dipungskan
Kubu Raya, RI- Ketahanan pangan merupakan program pemerintah pusat sesuai instruksi Presiden Prabowo yang harus kita laksanahkan demi terwujudnya swasembada pangan di tingkat nasional.
Upaya ini tidak akan berjalan jika tidak mempunyai kapasitas yang amanah dan transparan.
Sesusi apa yang dikatakan Tokoh pengamat perkembangan pembangunan Kubu Raya Kalbar ,”Rudi Halik “dalam uraian singkat berharap :
Wacana pemerintah pusat tentu harus dilaksanakan dari akar rumput setingkat pemerintah desa.
Karena potensi nya sangat bersentuhan langsung dengan petani ,kalau di cermati dengan sistim yang ada kata Rudi, terkadang kurang Epektip dan berkesan serimonial.
Dikarekan masih banyak petani yang tidak mempunyai lahan yang luas mengakibatkan material hingga anjloknya harga pemasaran secara global tutur Rudi.
Contoh nyata saat ini kita lihat masih banyak lahan lahan kosong di desa yang pemiliknya di luar daerah yang menjadi hutan blukar serta tiap tahun nya menjadi masalah akibat kebakaran lahannya yang tidak dirawat secara amanah ,
Selain itu sistim pengontrol harga pasaran hasil dari pertanian masih sangat jauh menekan kesejahteraan.
Para petani yang ada di desa tidak sepenuhnya bisa menghasilkan hasil yang baik, sehingga banyak petani seakan- akan di abaikan hak hak nya kata Rudi Dewa.
Hal lainnya Program tersebut harus di dukung secara objektif, minimal lahan tidur harus di aktipkan oleh pemerintah desa untuk mengali potensi serta menciptakan ruang seluas luas nya bagi masyarakat.
Pemerintah.Desa Harus membuat aturan seperti PerDes yang bertujuan untuk menghidupkan kembali Badan Usaha Milik Desa (BumDes) atau Koperasi Kerakyatan untuk memaksimalkan hasil pertanian bagi masyarakat.
Pemilik lahan kosong di desa kalau tidak di pungsikan harus di berikan peringatan /sangsi sesuai dengan aturan yang di buat sesuai PerDes ,
Karena saat ini masih banyak para petani kita tidak mempunyai lahan tapi mereka mampu memberikan kontribusi secara maksimal ,
Yang lebih terpenting Pemerintah Harus harus mempunyai lahan sendiri saat akan menjalankan Progeram secara mandiri karena Progeram ini sangat mendukung untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat agar terwujudnya ketahan pangan.
Dari sisi lain pemerintah juga harus bisa mengolah, memproduksi serta mamasarkan hasil pertanian tersebut untuk menekan anjlok nya harga hasil pertanian oleh para oknum tengkulak.
Semoga Progeram Ketahanan Pangan bisa benar benar menjadi harapan untuk meningkat kan hasil pertanian di desa desa Seluruh Nusantara.
Tim Redaksi
- Penulis: Pom py

Saat ini belum ada komentar