Mendekati Pemilu 2024 Puan Maharani Sowan Ke Sumenep, Pastikan Kader PDIP Tetap Satu Komando
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
- visibility 211
- print Cetak

Sumenep – RI, Kedatangan Puan Maharani ke kota Keris dalam rangka swan pastikan kader PDIP Perjuangan tetap satu komando di Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur Senin 22 /01/2024.
Dari hasil pantauan di lapangan dalam acara temu Puan Maharani dan Kader PDIP Perjuangan yang bertempat di Gedung Islamic Center Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep.
Hadir dalam acara resmi dalam temu sapa Puan Maharani diantaranya Ketua DPC PDI Perjuangan Achmad Fauzi Wongsojudo yang saat ini sebagai Bupati Sumenep, Ketua DPD Provinsi Jawa Timur, MH Said Abdullah, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Abrari Alzal, dan seluruh kader PDIP Kabupaten Sumenep.
Puan Maharani sebagai Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP PDI Perjuangan, mengatakan bahwa kedatangannya ke kota Sumenep dalam rangka menunjukkan jati diri partai berlogo Banteng moncong putih itu terus tetap berkibar di Madura khususnya Sumenep yang dikenal julukan kota keris.
Ia menekankan kepada para kader PDI Perjuangan yang di kabupaten Sumenep supaya tetap satu komando dalam kemenangan pasangan Capres- Cawapres nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD di pilpres 14 Februari 2024 mendatang se Indonesia kita adalah pemenangnya, kita adalah keluarga besar PDI Perjuangan,”kata Puan Maharani dalam sambutanya.
Puan Maharani juga sedikit menyinggung kader yang ia nilai sudah tidak satu poros dengan PDIP lagi,”Ada yang sudah 10 tahun sama kita akhirnya pergi juga, nggak sama kita,”ujar Puan Maharani.
Lebih lanjut, putri Megawati Soekarno Putri itu mengatakan, berpolitik adalah pengabdian, jangan sampai ada paksaan dari pihak manapun. Apakah ada dari kader PDI Perjuangan yang di paksa untuk bergabung ikut,”tanya Puan Maharani pada ratusan kader PDI Perjuangan di Sumenep, kita akan menang lagi bulan Februari, mampu, siap. Ingat 22 hari lagi kita buktikan semuanya harus waras,”teriak Puan seraya mengakhiri orasi politiknya.
(M)
- Penulis: Radar Indonesia

Saat ini belum ada komentar