Musrenbangdes Desa Palas Aji Memproritaskan Pembangaunan Jembatan Way Pisang

Radar Indonesia
13 Okt 2020 13:13
Peristiwa 0 149
2 menit membaca

LAMPUNG SELATAN – RI, Pemerintah Desa Palas Aji Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangaunan Desa (Musrenbangdes ) Tahun Anggaran 2021 di Balai Desa, pada hari Kamis (8/10/2020).

Murenbangdes ini dihadiri Camat Palas Rika Wati, Sekcam Palas Darmawan, Kapolsek Palas M. Sari, Kapten Inf Imron Nata (Danramil 08/Palas), Pendamping Desa (PD) Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendaping PKH, TKSK, Tim Musrenbangdes, BPD, LPM, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda.

Herri Susanto mengawali sambutannya menyampaikan bahwa ada kegiatan di Tahun 2020 yang tidak bisa dilaksanakan, yaitu Bedah Rumah, karena dananya di alihkan ke penanganan Covid-19 Bantuan BLT sampai bulan Desember 2020.

Setelah itu Rika Wati selaku Camat menyampaikan sambutannya kepada masyarakat Palas Aji untuk sama-sama membangun Desa bersama sama untuk kepentingan umum jangan kepentingan pribadi, untuk Anggaran Tahun 2020 memang ada kegiatan yang harus dialihkan untuk penanganan Covid-19 Pembagian BLT sampai bulan Desember 2020, jadi kita sama-sama memaklumi kalau kegiatan itu tidak bisa di laksanakan di Tahun 2020 ini.

Dalam sambutannya Camat Palas dalam menyambut Pilkada Tahun 2020, 9 Desember mendatang mari kita utamakan protokol kesehatan Covid-19 agar kita tidak terjangkit virus Corona.

Lebih lanjut dia menyampaikan dalam Pilkada Aparatur Sipil Negara (ASN), Aparatur Desa, harus netral jangan ada keberpihakan kepada salah satu Calon.

Rika Wati mengajak masyarakat Desa Palas Aji dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati nanti jangan ada yang Golput, karena hasil Pilkada nanti itu yang akan menentukan maju dan mundurnya Lampung Selatan yang kita cintai.

Ahmad selaku BPD mengusulkan untuk pembangunan Jembatan Way Pisang yang badan jalan sudah di bentuk, karena Jembatan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat Petani yang setiap harinya ingin menyeberang ketika hendak ke Sawah, dia memohon kepada Dinas terkait agar merelokasikan ajuan yang sudah di ajukan melalui proposal yang di sampaika ke KUPTD PU Palas.

“Saya sudah bosan di tanyakan terus oleh masyarakat kapan Jembatan kita di bangun, karena saat ini Petani akan menghadapi musim panen,” pungkasnya. (Rdi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DIGITAL RI EDISI 259

DIGITAL RI EDISI 258

DIGITAL RI EDISI 257

DIGITAL RI EDISI 256

DIGITAL RI EDISI 254

DIGITAL RI EDISI 255

x
x