Muswil PKB Sulteng Tetapkan Enam Calon Ketua DPW
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Jumat, 12 Des 2025
- visibility 126
- print Cetak

Muswil PKB Sulteng Tetapkan Enam Calon Ketua DPW
PALU,RI- Kegiatan MUSYAWARAH Wilayah (Muswil) Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulteng berhasil menetapkan enam calon ketua DPW PKB Sulteng. Mereka adalah Rahmawati M.Nur, S.Ag, Nahrudin, Mohammad Syafri, Risharyudi Triwibowo, Ahmad Koloi dan Sadat Anwar Bihalia.
Dalam kesempatan Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPW PKB Sulteng, Moh. Habil Masri melalui rilis yang diterima media ini. Habil menyampaikan,
“Enam calon ini nantinya akan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang diselenggarakan oleh DPP PKB di Jakarta. Nama-nama calon ketua DPW PKB Sulteng keluar dari dua pintu. Yakni pintu DPP dan usulan yang berkembang di forum Muswil. Sebelum Muswil, DPP PKB telah memetakan kader-kader potensial untuk memimpin DPW PKB lima tahun mendatang. Dari hasil pemetaan tersebut, keluarlah empat nama calon. Yaitu, Rahmawati M.Nur, S.Ag, Nahrudin, Mohammad Syafri, Risharyudi Triwibowo.”
Saat di forum Muswil lanjut Habil, Ketua DPC PKB Tolitoli Muchtar Deluma, S.H, MM mengusulkan dua nama untuk dipertimbangkan menjadi calon ketua DPW periode 2026-2031. Yakni, Ahmad Koloi dan Sadat Anwar Bihalia.
Ahmad Koloi kata Muchar, sangat layak dipertimbangkan untuk menjadi ketua DPW, karena saat Pilkada 2024, Ahmad sebagai ketua DPC Buol berhasil memenangkan Pilkada dan menempatkan Risharyudi Triwibowo sebagai bupati Buol saat ini.
Sadat Anwar lanjut Muchtar, juga memiliki prestasi dan rekam jejak yang membanggakan. Dalam pemilu legislatif 2024, Sadat Anwar sebagai ketua DPC PKB Banggai Kepulauan berhasil membawa PKB memenangkan Pemilu legislatif di Kabupaten Banggai Kepulauan, sekaligus menempatkan kader PKB sebagai ketua DPRD di wilayah itu.
Merespon usulan Muchtar ini, Ahmad Koloi dan Sadat Anwar kompak tidak bersedia dicalonkan. Mereka menilai kurang elegan bersaing dengan senior seperti Rahmawati M. Nur yang kepemimpinannya telah teruji di semua momentum politik. Mulai Pemilu hingga Pilkada 2024. Bahkan Rahmawati berhasil merealisasikan pakta integritas yang ditandatangni di hadapan DPP PKB lima tahun silam.
Usulan Muchtar ini direspon positif oleh Ketua DPP PKB Bidang Pengelolaan Organisasi, Legislatif dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar yang saat itu memimpin sidang.
Abdul Halim Iskandar atau akrab disapa Gus Halim menjelaskan Ahmad Koloi dan Sadat Anwar tetap ditetapkan sebagai calon ketua DPW PKB dan harus mengikuti UKK di DPP.
Gus Halim optimis PKB memiliki masa depan cerah di Provinsi Sulteng sebab banyak kader PKB yang memiliki kualifikasi sebagai pemimpin. “Suasana Muswil ini membuat kami bahagia, sebab di forum ini kami menemukan banyak kader PKB yang siap memimpin partai ini di masa mendatang,” jelas Gus Halim.
Serukan Soliditas Kader Ketua DPW PKB Sulteng Rahmawati M. Nur saat menyampaikan sambutanya di acara Muswil PKB Sulteng menyerukan kepada kader PKB di semua level struktur agar menjaga soliditas, dan terus kompak dalam menghadapi tantangan politik di masa depan.
Rahmawati Menambahakan bahwa Muswil merupakan forum tertinggi dalam pengambilan keputusan di tingkat provinsi. Muswil adalah momentum untuk melakukan konsolidasi partai, mengevaluasi kinerja partai sekaligus menetapkan kebijakan strategis dan merumuskan program kerja partai dalam menghadapi agenda politik 2029.
“Saya berharap seluruh peserta Muswil Partai Kebangkitan Bangsa, mari kita bersama-sama merumuskan langkah strategis dalam menghadapi dinamika politik dan menjawab tantangan dalam lima tahun kedepan. Mari kita memberi bobot dan kualitas pelaksanaan Muswil PKB Sulteng 2025,” jelas Rahmawati.
Ia juga meminta peserta Muswil agar tidak hanya fokus pada siapa yang akan menjadi ketua DPW. “Tapi mari kita memberikan ide dan gagasan brilian dalam Muswil dan kontribusi pemikiran yang konstruktif dalam perencanaan program kerja partai,” jelasnya lagi.
Untuk meningkatkan prestasi yang telah diraih pada Pemilu dan Pilkada 2024, Rahmawati meminta partai untuk melakukan rekrutmen kader dan mengintensifkan kaderisasi.
“Setelah Muswil ini, kita harus menguatkan kembali struktur partai di semua level kepengurusan. Meningkatkan soliditas dan merawat keberagaman pemikiran, ide dan gagasan di internal partai,” pungkas Rahmawati.(Manto)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar