Breaking News
light_mode
Trending Tags

PERINGATAN: Menghalangi Kerja Jurnalis, Dibui. Ketua Umum PJI Kecewa Vonis Penyiksa Jurnalis Nurhadi “BANCI”

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
  • visibility 254
  • print Cetak

SURABAYA – RI, Pasal 4 ayat (2) UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers ( UU Pers ) mengamanatkan, “Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran.”  Dan pasal 4 ayat (3), “Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.”

Sedangkan pasal 18 ayat (1) mengamanatkani, “Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Dalam persidangan yang dilaksanakan di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu 12/1/2021, Majelis Hakim memutus dua terdakwa Polisi pempersekusi jurnalis Nurhadi, Bripka Purwanto dan Brigadir Muhammad Firman Subkhi dihukum 10 bulan penjara dan membayar sejumlah uang. Keduanya diputus bersalah melanggar pasal 18 ayat (1) UU Pers.

Bripka Purwanto dan Brigadir Muhammad Firman Subkhi didakwa menyekap dan menganiaya Nurhadi saat menjalankan kerja jurnalistik di Surabaya. Saat Nurhadi akan meminta konfirmasi mantan Direktur Pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Angin Prayitno Aji yang terlibat kasus suap pajak, Nurhadi dipiting dan dipukuli oleh Purwanto, Firman Subkhi dan kawan-kawan. Vonis hukuman kurungan ini menjadi peringatan/penegasan/pelajaran bagi semua pihak agar tidak sembarangan menghalangi kerja jurnalis.

Namun di sisi lain menyisakan kekecewaan dan mencederai rasa keadilan bagi dunia Pers Nasional. Sebelumnya JPU (Jaksa Penuntut Umum) menuntut hukuman 1 tahun 6 bulan penjara, namun Majelis Hakim memutus 10 bulan penjara. Tidak sampai 2/3 tuntutan JPU. Itupun tanpa perintah memasukkan terpidana ke dalam tahanan/penjara.

Saya mengistilahkan vonis hukuman seperti itu, “Vonis Banci” atau “setengah-setengah”. Majelis Hakim memutus dua Terdakwa bersalah dan “menghukum, namun faktanya masih memberi kesempatan terpidana untuk “menghirup udara segar” alias bebas, tidak perlu menjalani hukuman penjara. Penilaian saya, Majelis Hakim tidak cukup serius mengadili dan memutus perkara itu.

Apapun putusan Majelis memang tidak dapat disalahkan oleh siapapun terkecuali dikoreksi oleh putusan persidangan di atasnya. Sebenarnya saya hanya berharap Majelis Hakim memutus dengan adil. Terlebih terdakwanya 2 oknum Polisi aktif yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat ternasuk jurnalis, malah memperkusi jurnalis yang sedang melaksanakan tugas jurnalistik dengan benar. Tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan dalam perkara inipun juga tidak tersentuh.

Dengan diputus bersalah menghalangi kerja jurnalis yang melakukan tugasnya dengan benar, berarti 2 oknum Polisi itu juga melecehkan Kapolri. Kapolri dan Ketua Dewan Pers telah menanda-tangani Nota Kesepahaman yang pada intinya saling menghargai kerja jurnalis dan Polri.

Menjadikan saya lebih miris bila infornasi yang saya dapat benar, 2 tersangka/terdakwa oknum Polisi berstatus tahanan kota. Saya berharap info ini salah, karena bila benar, maka dapat diduga terjadi “Sandiwara Hukum/Keadilan”. Sampai putusan berkekuatan hukum tetap  (inkracht  van  gewijsde), terpidana tidak menjalani hukuman penjara.

Untuk upaya maksimal menegakkan keadilan bagi pers Nasional, DPP PJI  mengirim surat kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim agar memerintahkan anggotanya melakukan upaya hukum banding atau kasasi secara serius dan JPU bersungguh-sungguh melakukan upaya hukum. (M.one/Red)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Kota Tasikmalaya Hadir Dalam Kegiatan Smart Tren Ramdhan 2025 Di SMAN 1 Kota Tasikmalaya

    Sekda Kota Tasikmalaya Hadir Dalam Kegiatan Smart Tren Ramdhan 2025 Di SMAN 1 Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    KOTA TASIKMALAYA,RI- Jum’at, (17/3/25), Bertempat di SMAN 1 Kota Tasikmalaya Sekertaris Daerah Kota Tasikmalaya menghadiri kegiatan Smart Tren Ramadhan 2025 dengan tema “Melalui SmartTren Kita Wujudkan Generasi Terdidik, Terbaik dan Istimewa”. Dalam kegiatan terebut juga hadir Kepala KCD Provinsi Jawa Barat, Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Tasikmalaya dan oara tamu undangan. Dalam kesempatan tersebut Sekda […]

  • Siapkan Wisata Petik Jeruk di TBM, Pemkot Mojokerto Perkuat Kapasitas Petani Jeruk

    Siapkan Wisata Petik Jeruk di TBM, Pemkot Mojokerto Perkuat Kapasitas Petani Jeruk

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Foto Siapkan Wisata Petik Jeruk di TBM, Pemkot Mojokerto Perkuat Kapasitas Petani Jeruk. (Kom) Kota Mojokerto, RI – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat kapasitas petani jeruk melalui Pelatihan Budidaya Jeruk yang digelar di PLUT Maja Citra Kinarya. Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas jeruk sekaligus menyiapkan wisata petik jeruk di kawasan Taman Bahari […]

  • Napak Tilas Dan Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa, Awali Latgab Sar Di Madiun

    Napak Tilas Dan Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa, Awali Latgab Sar Di Madiun

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 298
    • 0Komentar

    MADIUN – RI, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, mengukuti kegiatan Latihan Gabungan (LATGAB) kemampuan Search And Rescue (SAR), dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA), bersama TNI-POLRI, BPBD, dan Dinas Kehutanan, di Waduk Bening, Saradan, Madiun, Jawa Timur. […]

  • Paripurna DPRD, Wali Kota Mojokerto Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

    Paripurna DPRD, Wali Kota Mojokerto Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Paripurna DPRD, Wali Kota Mojokerto Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Kota Mojokerto, RI – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan penjelasan sebagai pengantar dalam rangkaian pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna DPRD Kota Mojokerto yang digelar di Ruang Sidang Gedung DPRD Kota Mojokerto, Senin […]

  • Police Goes to School, Unit Kamsel Sat Lantas Polres Pekalongan Sosialisasikan Larangan Penggunaan Knalpot Brong

    Police Goes to School, Unit Kamsel Sat Lantas Polres Pekalongan Sosialisasikan Larangan Penggunaan Knalpot Brong

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Kab.Pekalongan,radarinfonesiaonline.com– Unit Kamsel Satlantas Polres Pekalongan melaksanakan Police Goes to School menyambangi SMK NU Kesesi, Kamis (04/01/2024). Kali ini, Kanit Kamsel Ipda Rinto Rudiansah, S.H bersama anggota melaksanakan sosialisasi larangan penggunaan knalpot tidak standar yang sering dikenal dengan istilah knalpot brong. Menurut Ipda Rinto, kegiatan sambang ke sekolahan merupakan giat yang sudah rutin dilakukan setiap […]

  • Kurangi Timbulan Sampah, Pengelola Kawasan dan HOREKA Diajak Terapkan Pengelolaan Mandiri

    Kurangi Timbulan Sampah, Pengelola Kawasan dan HOREKA Diajak Terapkan Pengelolaan Mandiri

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Kurangi Timbulan Sampah, Pengelola Kawasan dan HOREKA Diajak Terapkan Pengelolaan Mandiri Kota Mojokerto, RI – 9 Mei 2026 – Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Lingkungan Hidup terus memperkuat upaya pengurangan sampah dari sumbernya melalui penerapan pengelolaan sampah mandiri di kawasan, fasilitas umum (fasum), serta hotel, restoran, dan kafe (HOREKA). Langkah tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor […]

expand_less