Petugas Kantor Desa Randegan Respon Cepat Laporan Warga Evakuasi Ular Piton ukuran Besar
- account_circle Pom py
- calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
- visibility 89
- print Cetak

MOJOKERTO,RI – Petugas dari Kantor Desa Randegan Kecamatan Dawar Belandong kembali berhasil mengevakuasi seekor ular piton dengan ukuran besar yang bersembunyi di rumah Abah Ponari pada Jumat pagi 13 Maret 2026.
Peristiwa tersebut bermula saat warga yang melintas sekitar pukul 09 :00 WIB pagi hari melihat ada seekor ular piton diperkirakan sepanjang 4 meter bersembunyi ditumpukan karung pasir.
Menurut keterangan Pupuh Hariono selaku Pimpinan Redaksi Radar Indonesia yang kebetulan berada di tempat kejadian saat evakuasi diperkirakan ular tersebut berasal dari persawahan.
Dengan mempertimbangkan dan khawatir akan keselamatan dan membahayakan, maka warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Randegan .
Selanjutnya Gathot Dwi Tanto selaku Kepala Desa Randegan merespon cepat dengan menghubungi Gilang petugas pawang ular dari Desa Temu Ireng, hanya berselang sekitar 15 menit alhamdulillah petugas datang kelokasi dan ular tersebut berhasil di evakuasi.
Reptil tersebut dilaporkan sempat berpindah – pindah dari belakang menuju ke area tengah rumah Abah Ponari.
“Kami sempat mengalami kesulitan karena ular justru semakin melingkar di celah sempit saat akan dievakuasi. Meskipun sempat memberikan perlawanan, proses evakuasi akhirnya berhasil dilakukan setelah petugas bersama warga ikut memberikan arahan kepada petugas ” ujar Pupuh Hariono, saat dikonfirmasi.
Hanya butuh waktu sekitar 10 menit, ular piton berukuran panjang sekitar 4 meter itu berhasil diamankan, tambahnya
Warga sekitar menduga fenomena masuknya ular ke area kendaraan ini dipicu oleh faktor cuaca hujan yang cukup tinggi, dan hingga menjadi kemungkinan masuknya ular ketempat pemukiman warga.
Menurut Pupuh Hariono faktor cuaca musim penghujan, suhu dingin memaksa reptil mencari mangsa hingga berkeliaran di sekitar rumah warga atau mencari tempat yang lebih hangat, dan ruang tertutup.
Sementara itu, warga masyarakat sekitar menyampaikan apresiasinya atas respons cepat petugas. Ia mengaku khawatir ular tersebut dapat membahayakan keselamatannya jika tiba-tiba keluar saat ada warga yang tidak sengaja berada ditempat tersebut.
“Saya bersyukur petugas sigap membantu. Saya takut jika sedang lewat, ular itu keluar dan menggigit,” pungkas warga.
Saat ini, ular piton tersebut telah dibawa ke Balai Desa untuk diamankan sementara waktu sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari pemukiman warga guna menjaga keseimbangan ekosistem. (Rdwn)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar