Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pimpin Rembuk Stunting, Wabup Samosir Minta Keseriusan dan Komitmen Seluruh Stakeholder

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
  • visibility 300
  • print Cetak

Samosir, RI – Wakil Bupati Samosir Drs. Martua Sitanggang, MM yang juga selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) meminta keseriusan komitmen seluruh stakeholder yang terlibat dan upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Samosir. Hal itu disampaikan Martua Sitanggang saat membuka Rapat Koordinasi TPPS (Rembuk Stunting) Tahun 2024 di Aula Kantor Bupati Samosir, Kamis (29/02/2024).

“Saya minta keseriusan dan komitmen dari seluruh stakeholder, pemerintah desa dan para pihak untuk bersama-sama mewujudkan penanggulangan dan penurunan stunting terintegrasi dengan memanfaatkan segala potensi yang ada”, tegas Martua.

Hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Badan Perwakilan BKKBN Sumut Yusrizal Batubara, S.Sos, Dandim 0210/TU diwakili oleh Danramil 02/Nainggolan Kapt. Inf. Judiar Sinaga, Ketua TP. PKK Kabupaten Samosir Ny. Harta Rohana M. Sitanggang, Kadis P3AP2KB dr. Friska Situmorang, Kepala Bappeda Rajoki Simarmata, Kadis Sosial PMD F. Agus Karokaro, Plt. Kadis Ketapang Pertanian Dr. Tumiur Gultom, perwakilan OPD, Camat, Kepala Desa lokasi Lokus Stunting, Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Samosir dan perwakilan USAID ERAT Sumut.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Martua Sitanggang menyampaikan bahwa percepatan penurunan angka stunting merupakan salah satu program prioritas nasional yang harus kita dukung bersama-sama. “Permasalahan stunting yang multidimensional memerlukan upaya lintas sektor melibatkan seluruh stakeholder secara terintegrasi melalui koordinasi serta konsolidasi program dan kegiatan pusat, daerah, hingga tingkat desa”, kata Martua.

Disamping itu, percepatan penurunan stunting perlu akselerasi dari hulu ke hilir yaitu kebijakan yang mengatur dimulai dari pra nikah, kehamilan, masa kehamilan dan masa interval sebagai upaya pencegahan.

Tahun 2024, melalui TPPS telah ditetapkan 16 Desa lokasi fokus baru lokus stunting dan 17 Desa perluasan lokasi fokus intervensi Tahun 2025. Untuk itu perlu disiapkan strategi dan rencana program percepatan penurunan stunting.

Menurut Martua, beberapa sasaran spesifik pencegahan stunting adalah bagi remaja, calon pasangan usia subur/calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu dengan anak usia 0-59 bulan. Dengan 3 (kunci) pencegahan yakni perbaikan pola makan, pola asuh, sanitasi dan akses air bersih.

Wabup Martua Sitanggang juga menyampaikan bahwa pertemuan rembuk stunting merupakan bagian dari 8 (delapan) aksi integrasi yang akan memperkuat efektivitas intervensi penurunan stunting mulai dari analisis situasi, perencanaan, pelaksanaan program, penguatan regulasi, pembinaan kader pembangunan manusia (KPM), penguatan manajemen sampai review kinerja tahunan percepatan penurunan stunting. Rembuk stunting ini dilakukan untuk memastikan integrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama-sama antara seluruh komponen yang ada baik pemerintah daerah, pemerintah desa, lembaga non pemerintah dan masyarakat.

Melalui pertemuan ini, Martua berharap agar rencana kegiatan intervensi gizi terintegrasi penurunan stunting yang telah disepakati oleh lintas program dan lintas sektor untuk diselaraskan dalam rencana kerja perangkat daerah (RKPD) dan rencana kerja OPD tahun berikutnya, serta adanya penandatanganan komitmen penurunan stunting oleh seluruh stakeholder terkait.

Sementara itu, Sekretaris Badan Perwakilan BKKBN Sumatera Utara Yusrizal Batubara S.Sos menegaskan pentingnya kerjasama antar instansi dalam upaya penurunan angka stunting.

“Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pemerintah terkait, serta masyarakat sangatlah vital dalam mencapai tujuan ini. Maka kami berkomitmen mendukung setiap langkah yang diambil oleh Pemkab Samosir dalam upaya menurunkan stunting”, katanya.

Yusrizal mengatakan, salah satu kunci utama dalam penanganan masalah stunting yaitu pola pengasuhan sejak 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Untuk itu masyarakat atau keluarga perlu mendapat pengetahuan tentang pengasuhan yang ideal mulai sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun.

Selama acara berlangsung, berbagai langkah strategis dan program-program konkret dibahas untuk percepatan penurunan stunting di Kabupaten Samosir. Mulai dari intervensi spesifik, intervensi sensitif serta penguatan program pemberdayaan masyarakat. Acara ditutup dengan penandatangan komitmen bersama oleh seluruh stakeholder yang terlibat.
(Jackson)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Madiun Akan Tindak Penyebar Hoax Vaksin Covid-19

    Polresta Madiun Akan Tindak Penyebar Hoax Vaksin Covid-19

    • calendar_month Rabu, 13 Jan 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 483
    • 0Komentar

    MADIUN – RI, Dengan dimulainya penggunaan Vaksin Covid-19 yang mulai disebar dan dilakukan secara bertahap di seluruh Indonesia pihak Polres Madiun Kota dalam hal ini Jajaran Satresrim, akan melakukan tindakan tegas bagi warga apabila menyebarkan berita bohong atau Hoox khususnya di Media Sosial terkait Vaksin tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Kota Madiun AKBP.DEWA PUTU […]

  • Ketua Bamag Kota Mojokerto Apresiasi Pelaksanaan Pilkada Dan Nataru Aman Kondusif

    Ketua Bamag Kota Mojokerto Apresiasi Pelaksanaan Pilkada Dan Nataru Aman Kondusif

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kota Mojokerto, Pendeta Istiranus mengapresiasi Pemilu 2024 dan Perayaan Nataru di Kota Mojokerto berjalan lancar dan kondusif. Ucapan terima kasih terhadap kerja keras TNI, Polri dan seluruh stake holder serta masyarakat Kota Mojokerto karena atas sinergi semua unsur tersebut membuat semua tahapan Pemilu 2024 dan pelaksanaan […]

  • Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Road Masterplan Kabupaten Magetan

    Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Road Masterplan Kabupaten Magetan

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 235
    • 0Komentar

    MAGETAN – RI, SMART CITY yang akan mengintegrasikan teknologi dalam tata kelola sehari-hari, baik dalam Pelayanan Publik maupun pelaksanaan tugas Kedinasan, Dinas Komunikasi dan Informatika hari ini mengadakan FGD Forum Grup Discusion penyususnan Road Masterplan Kabupaten Magetan. Hadir dalam acara ini Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, Asisten, seluruh Kepala OPD dan […]

  • Dandim 0815/Mojokerto Pimpin Sidang Pankar UKP Periode 1 April 2025

    Dandim 0815/Mojokerto Pimpin Sidang Pankar UKP Periode 1 April 2025

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 296
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., memimpin sidang Pankar (Panitia Karier) Usul Kenaikan Pangkat (UKP) Bintara dan Tamtama Periode 1 April 2025, berlangsung di Ruang Data Makodim 0815/Mojokerto Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (27/08/2024) siang. Pada kesempatan tersebut, Dandim 0815/Mojokerto menegaskan, Kenaikan Pangkat (KP) merupakan Kesejahteraan sekaligus […]

  • Rembuk Akur Menuju Gresik Maju, Gresik Perkuat Standar dan Sinergi Pelaksanaan MBG

    Rembuk Akur Menuju Gresik Maju, Gresik Perkuat Standar dan Sinergi Pelaksanaan MBG

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Rembuk Akur Menuju Gresik Maju, Gresik Perkuat Standar dan Sinergi Pelaksanaan MBG Gresik, RI – Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui forum Rembuk Akur Menuju Gresik Maju di Lantai 4 Kantor Bupati Gresik, Kamis (02/04). Forum ini menjadi ruang konsolidasi lintas pihak untuk menyamakan standar sekaligus memperkuat sinergi pelaksanaan […]

  • Polres Probolinggo Bersama Warga Bersihkan Material Pascabanjir Bandang di Tiris

    Polres Probolinggo Bersama Warga Bersihkan Material Pascabanjir Bandang di Tiris

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Pascabanjir bandang yang melanda Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim bersama masyarakat setempat menggelar kerja bakti membersihkan sisa material banjir, Minggu (14/12/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus sinergi lintas sektor dalam membantu warga yang terdampak bencana alam. Sejumlah persomel Polres Probolinggo Polda Jatim bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan material banjir berupa […]

expand_less