Breaking News
light_mode
Trending Tags

PWI Kalbar Punya Ketua Baru, Wawan Suwandi Yakin Sinergitas dengan Pemerintah dan Swasta Meningkat

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
  • visibility 90
  • print Cetak

CIKARANG,RI – Sebuah tonggak sejarah tercatat dalam dunia jurnalisme Indonesia. Setelah melalui proses demokratis yang ketat, Ahmad Munir dari ANTARA resmi memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk periode 2025-2030.

Visi besar sang pemimpin baru, dan langkah strategis ke depan untuk memulihkan citra dan memajukan organisasi wartawan tertua di Tanah Air.)

Babak Baru Dimulai

Suasana tegang dan penuh harap menyelimuti Gedung BPPTIK Komdigi di Cikarang, Sabtu (30/8/2025).

Sorot mata 87 perwakilan wartawan dari 39 provinsi se-Indonesia tertuju pada proses pemungutan suara yang menentukan arah organisasi mereka.

Kongres PWI tidak hanya sekadar ajang rutin, tetapi menjadi momentum krusial untuk mengakhiri babak dualisme kepengurusan yang telah lama menggerogoti kredibilitas.

Ketika hasil akhir diumumkan, decak kagum dan tepuk tangan gemuruh memecah keheningan.

Ahmad Munir, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, resmi terpilih sebagai Ketua Umum PWI periode 2025-2030.

Dengan perolehan 52 suara, ia mengalahkan pesaing tunggalnya, Hendry CH Bangun, yang memperoleh 35 suara. Sebuah kemenangan telak yang menandai dimulainya era baru penuh rekonsiliasi.

“Ini bukan kemenangan pribadi, tetapi kemenangan seluruh anggota PWI untuk terus menjaga marwah profesi wartawan,” ujar Munir dengan nada tegas dan penuh syukur tak lama setelah penetapan dirinya.

Pernyataan pertamanya itu langsung menyasar pada semangat persatuan, menjawab kerinduan banyak pihak akan keutuhan organisasi.

Sinergi Kalbar Bangkit

Kemenangan Cak Munir disambut sukacita, khususnya dari Kalimantan Barat. Adalah Wawan Suwandi. Ia merupakan Pelaksana Tugas (PLT) Ketua PWI Kalimantan Barat.

Ia menilai, terpilihnya Cak Munir adalah kebanggaan dan kemenangan bersama yang akan meningkatkan sinergi.

“Kemenangan Ahmad Munir merupakan kemenangan bersama khususnya Kalimantan Barat. Ini akan meningkatkan sinergitas PWI Kalimantan Barat dengan pemerintahan juga swasta,” kata Wawan dengan antusias.

Ia juga menyerukan kebijaksanaan dalam menyikapi perbedaan pendapat yang kerap terjadi dalam dinamika berorganisasi.

“Selisih paham dan beda pendapat merupakan hal biasa dalam berorganisasi. Mari kita sikapi secara bijak buat kebersamaan,” pesannya, menekankan bahwa persatuan adalah harga mati.

Pernyataan Wawan bukan tanpa alasan. Figur Munir yang nasional namun tetap memiliki akar kuat di daerah diharapkan dapat menjadi jembatan yang memperkuat peran PWI tidak hanya di pusat, tetapi juga hingga ke pelosok nusantara.

Proses Demokratis

Kongres yang berlangsung tertib dan transparan ini disiarkan langsung melalui kanal YouTube Kongres PWI, sehingga dapat diakses dan diawasi oleh publik luas.

Total 87 suara yang masuk merepresentasikan suara mayoritas provinsi di Indonesia, memberikan legitimasi yang kuat kepada pimpinan baru.

Proses pemungutan suara yang berlangsung ketat namun lancar menunjukkan kedewasaan para anggota dalam berdemokrasi.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Nezar Patria, yang membuka kongres, menyambut baik jalannya acara.

Dalam sambutannya, ia menegaskan prinsip netralitas pemerintah.

“Komdigi hanya memfasilitasi tempat dan tidak melakukan intervensi apa pun dalam proses pemilihan,” tegas Nezar Patria.

Ia berharap kongres ini dapat memperkuat tali silaturahmi antara pemerintah, PWI, dan Dewan Pers, serta menjadi momentum bagi PWI untuk bangkit, bersatu, dan kembali solid.

Misi Rekonsiliasi

Visi pertama yang ditekankan Munir usai terpilih adalah rekonsiliasi total.

Dualisme kepengurusan yang terjadi sebelumnya dinilai telah merusak brand dan kepercayaan (trust) terhadap PWI di mata publik dan pemangku kepentingan.

“Dampak dualisme kepengurusan di PWI Pusat membuat branding kita kehilangan trust. Tugas utama kita adalah membangun kembali kepercayaan dan memulihkan citra PWI,” tegas Cak Munir dengan nada serius.

Komitmennya ini sejalan dengan harapan banyak kalangan, termasuk Ketua Dewan Pers, Profesor Komaruddin Hidayat.

Profesor Komaruddin Hidayat menilai langkah rekonsiliasi yang diusung Munir adalah langkah yang sangat bijaksana.

Ia memberikan analogi yang gamblang tentang kondisi internal PWI. “Secara moral, ketika PWI, wartawan, ingin mengajak persatuan bangsa, tidak sah jika mereka sendiri tidak utuh,” ujarnya.

“Pertengkaran itu wajar, tapi rumahnya jangan sampai dibakar,” tambah Profesor Komaruddin Hidayat mengingatkan bahwa konflik internal tidak boleh menghancurkan nilai-nilai fundamental organisasi.

Tim Formatur Bertugas

Bukti keseriusan Munir untuk segera bekerja langsung terlihat. Segera setelah terpilih, ia memimpin rapat pleno ketiga kongres untuk membentuk tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan baru.

Tim ini dirancang untuk merepresentasikan keseimbangan wilayah Indonesia.

Tiga nama yang dipercaya adalah:

  • Fathurrahman (mewakili Sumatera)
  • Lutfil Hakim (mewakili Jawa)
  • Sarjono (mewakili Sulawesi)

Tim formatur ini diberi tenggat waktu 30 hari untuk menyusun struktur kepengurusan lengkap yang diharapkan inklusif, profesional, dan mampu menjalankan agenda-agenda besar Munir.

Dewan Kehormatan Baru

Selain Ketua Umum, kongres juga memilih pimpinan untuk Dewan Kehormatan (DK) PWI. Pertarungan untuk posisi ini bahkan berlangsung lebih ketat.

Atal S Depari berhasil unggul tipis dengan mengantongi 44 suara, mengalahkan Sihono HT yang memperoleh 42 suara. Terpilihnya Atal menjadi penyeimbang yang crucial, di mana DK yang kuat dibutuhkan untuk menjaga etika dan martabat profesi wartawan di bawah kepemimpinan baru.

Era Digital Tantangan

Di luar persoalan internal, tantangan terbesar PWI ke depan adalah menghadapi disrupsi di era digital.

Akhmad Munir secara khusus menyoroti hal ini dalam misinya. Ia bertekad untuk membangun ekosistem pers Indonesia yang profesional di tengah banjir informasi dan maraknya misinformasi di media sosial.

“Saya akan membangun ekosistem pers Indonesia di tengah disrupsi informasi media sosial,” janjinya.

Salah satu langkah konkret yang sudah direncanakan adalah mengadakan festival pers dalam waktu dekat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai platform untuk menunjukkan komitmen PWI terhadap jurnalisme yang berkualitas, berintegritas, dan mampu bersaing di zaman now.

Terpilihnya Ahmad Munir bukan sekadar pergantian pucuk pimpinan. Ini adalah simbol penyatuan kembali, pintu rekonsiliasi, dan deklarasi untuk bangkit membangun masa depan jurnalisme Indonesia yang lebih bermartabat.

Figur Munir yang berpengalaman memimpin kantor berita nasional dinilai tepat untuk membawa angin segar dan terobosan-terobosan strategis.

Dengan semangat rekonsiliasi dan visi yang kuat untuk membangun kembali citra profesi, PWI di bawah kepemimpinannya diharapkan mampu menjawab tantangan jurnalisme modern.

Tantangan untuk tetap memperjuangkan kebebasan pers yang bertanggung jawab, menjaga profesionalisme, dan menjunjung tinggi etika di setiap pemberitaan.

Era baru telah dimulai. Perjalanan masih panjang, tetapi langkah pertama menuju persatuan dan kemajuan telah dilakukan dengan mantap di Cikarang.

Seluruh mata kini tertuju pada Ahmad Munir dan jajarannya untuk mewujudkan janji-janji perubahan tersebut.

Pewarta : Muly Radar Indonesia

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penambangan Di Duga Tanpa Izin Di Bondowoso Terus Berjalan, Bagaimana Pemprov Jatim Dan Pemkab?

    Penambangan Di Duga Tanpa Izin Di Bondowoso Terus Berjalan, Bagaimana Pemprov Jatim Dan Pemkab?

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 330
    • 0Komentar

    BONDOWOSO – RI, Penambangan tanpa izin di Kabupaten Bondowoso membuat perhatian banyak pihak, bahkan pada Tanggal 11/10/2020 FKPRM (Forum Komunikasi Pemimpin Redaksi Media) di Jawa Timur serentak menayangkan kondisi Galian C yang bebas beroperasi di Kabupaten Bondowoso sekitar lebih 50  Media Online maupun Cetak. Bahkan, Kepala Bidang Pertambangan Dinas ESDM Pemprov Jatim, Kukuh Sudjatmiko menyatakan […]

  • Polrestabes Surabaya Ungkap Peredaran Narkoba, 2 Pengedar dan Ratusan Ribu Pil Koplo Berhasil Diamankan

    Polrestabes Surabaya Ungkap Peredaran Narkoba, 2 Pengedar dan Ratusan Ribu Pil Koplo Berhasil Diamankan

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 242
    • 0Komentar

    SURABAYA – RI, Dua pria Pengedar Sabu dan obat keras berlogo ‘Y’ atau Koplo di Kota Probolinggo tertangkap Sat Narkoba Polrestabes Surabaya. Sebanyak 79 poket Sabu, serta 128.000 ribu butir Pil Koplo siap edar turut disita. Pemilik Sabu dan ribuan Pil Koplo itu yakni, PUR (38) mereka merupakan warga Dusun Kertosari Desa. Gombolirang Kecamatan, Kabat […]

  • BUPATI CUP II SUKSES, BUPATI SAMOSIR SERAHKAN PIALA BERGILIR

    BUPATI CUP II SUKSES, BUPATI SAMOSIR SERAHKAN PIALA BERGILIR

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Samosir, RI –Bupati Samosir menyaksikan secara langsung pertandingan final Bupati Cup II antara Remgas FC VS Tomok United di Tanah Lapang Pangururan, Minggu (15/09/2024). Turut hadir Wakapolres Samosir TM. Panggabean, Pabung 0210 TU G. Sebayang, Anggota DPRD Kabupaten Samosir dan pimpinan OPD Kabupaten Samosir, Ketua KONI Rismawati Simarmata. Pertandingan final antara Remgas FC dan Tomok […]

  • Di Tengah Tren Kenaikan PBB-P2, Pemkot Mojokerto Beri Diskon hingga 40 Persen

    Di Tengah Tren Kenaikan PBB-P2, Pemkot Mojokerto Beri Diskon hingga 40 Persen

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Foto Pemkot Mojokerto Beri Diskon pajak hingga 40 Persen.(Kom) Kota Mojokerto, RI – Saat sejumlah daerah di Indonesia mulai menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto memberikan pengurangan pengenaan PBB – P2 tahun 2025 hingga 40 persen sampai dengan akhir Tahun 2025. Hal tersebut tertuang melalui Keputusan Wali kota […]

  • Penertiban PETI di Dam Betuk  Pelaku ‘Nihil’ Alias Kabur

    Penertiban PETI di Dam Betuk  Pelaku ‘Nihil’ Alias Kabur

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 241
    • 0Komentar

    JAMBI – RI, Kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin(PETI) di Kabupaten Merangin terus tumbuh tiada habisnya. Hampir di tiap kecamatan terdapat aktivitas ilegal ini. Kegiatan PETI ini, tentunya tak luput dari penindakan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Dalam hal ini Polres Merangin, Polsek Tabir diback up Kapolres Merangin HKBP.Dewa Ngakan Nyoman Adinata,S.I.k.MH melakukan penertiban, pada Jumat […]

  • Tindak Lanjut Ungkap Kasus Ekspor Migor Ilegal, Polisi Berhasil Kumpulkan Barang Bukti Tambahan

    Tindak Lanjut Ungkap Kasus Ekspor Migor Ilegal, Polisi Berhasil Kumpulkan Barang Bukti Tambahan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mei 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 220
    • 0Komentar

    SURABAYA – RI, Menindaklanjuti ungkap kasus Migor Ilegal Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan penggeledahan di rumah EM, selaku Pemilik CV. BLA, kemarin, Jumat malam (13/5/22). Kegiatan penggeledahan tersebut terkait perkara dugaan Ekspor barang yang dilarang ekspor berupa minyak goreng ke Dili Timor Leste yang dilakukan oleh CV. BLA di Jalan Rangkah, Kelurahan Rangkah, […]

expand_less