Breaking News
light_mode
Trending Tags

PWI Kalbar Punya Ketua Baru, Wawan Suwandi Yakin Sinergitas dengan Pemerintah dan Swasta Meningkat

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
  • visibility 166
  • print Cetak

CIKARANG,RI – Sebuah tonggak sejarah tercatat dalam dunia jurnalisme Indonesia. Setelah melalui proses demokratis yang ketat, Ahmad Munir dari ANTARA resmi memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk periode 2025-2030.

Visi besar sang pemimpin baru, dan langkah strategis ke depan untuk memulihkan citra dan memajukan organisasi wartawan tertua di Tanah Air.)

Babak Baru Dimulai

Suasana tegang dan penuh harap menyelimuti Gedung BPPTIK Komdigi di Cikarang, Sabtu (30/8/2025).

Sorot mata 87 perwakilan wartawan dari 39 provinsi se-Indonesia tertuju pada proses pemungutan suara yang menentukan arah organisasi mereka.

Kongres PWI tidak hanya sekadar ajang rutin, tetapi menjadi momentum krusial untuk mengakhiri babak dualisme kepengurusan yang telah lama menggerogoti kredibilitas.

Ketika hasil akhir diumumkan, decak kagum dan tepuk tangan gemuruh memecah keheningan.

Ahmad Munir, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, resmi terpilih sebagai Ketua Umum PWI periode 2025-2030.

Dengan perolehan 52 suara, ia mengalahkan pesaing tunggalnya, Hendry CH Bangun, yang memperoleh 35 suara. Sebuah kemenangan telak yang menandai dimulainya era baru penuh rekonsiliasi.

“Ini bukan kemenangan pribadi, tetapi kemenangan seluruh anggota PWI untuk terus menjaga marwah profesi wartawan,” ujar Munir dengan nada tegas dan penuh syukur tak lama setelah penetapan dirinya.

Pernyataan pertamanya itu langsung menyasar pada semangat persatuan, menjawab kerinduan banyak pihak akan keutuhan organisasi.

Sinergi Kalbar Bangkit

Kemenangan Cak Munir disambut sukacita, khususnya dari Kalimantan Barat. Adalah Wawan Suwandi. Ia merupakan Pelaksana Tugas (PLT) Ketua PWI Kalimantan Barat.

Ia menilai, terpilihnya Cak Munir adalah kebanggaan dan kemenangan bersama yang akan meningkatkan sinergi.

“Kemenangan Ahmad Munir merupakan kemenangan bersama khususnya Kalimantan Barat. Ini akan meningkatkan sinergitas PWI Kalimantan Barat dengan pemerintahan juga swasta,” kata Wawan dengan antusias.

Ia juga menyerukan kebijaksanaan dalam menyikapi perbedaan pendapat yang kerap terjadi dalam dinamika berorganisasi.

“Selisih paham dan beda pendapat merupakan hal biasa dalam berorganisasi. Mari kita sikapi secara bijak buat kebersamaan,” pesannya, menekankan bahwa persatuan adalah harga mati.

Pernyataan Wawan bukan tanpa alasan. Figur Munir yang nasional namun tetap memiliki akar kuat di daerah diharapkan dapat menjadi jembatan yang memperkuat peran PWI tidak hanya di pusat, tetapi juga hingga ke pelosok nusantara.

Proses Demokratis

Kongres yang berlangsung tertib dan transparan ini disiarkan langsung melalui kanal YouTube Kongres PWI, sehingga dapat diakses dan diawasi oleh publik luas.

Total 87 suara yang masuk merepresentasikan suara mayoritas provinsi di Indonesia, memberikan legitimasi yang kuat kepada pimpinan baru.

Proses pemungutan suara yang berlangsung ketat namun lancar menunjukkan kedewasaan para anggota dalam berdemokrasi.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Nezar Patria, yang membuka kongres, menyambut baik jalannya acara.

Dalam sambutannya, ia menegaskan prinsip netralitas pemerintah.

“Komdigi hanya memfasilitasi tempat dan tidak melakukan intervensi apa pun dalam proses pemilihan,” tegas Nezar Patria.

Ia berharap kongres ini dapat memperkuat tali silaturahmi antara pemerintah, PWI, dan Dewan Pers, serta menjadi momentum bagi PWI untuk bangkit, bersatu, dan kembali solid.

Misi Rekonsiliasi

Visi pertama yang ditekankan Munir usai terpilih adalah rekonsiliasi total.

Dualisme kepengurusan yang terjadi sebelumnya dinilai telah merusak brand dan kepercayaan (trust) terhadap PWI di mata publik dan pemangku kepentingan.

“Dampak dualisme kepengurusan di PWI Pusat membuat branding kita kehilangan trust. Tugas utama kita adalah membangun kembali kepercayaan dan memulihkan citra PWI,” tegas Cak Munir dengan nada serius.

Komitmennya ini sejalan dengan harapan banyak kalangan, termasuk Ketua Dewan Pers, Profesor Komaruddin Hidayat.

Profesor Komaruddin Hidayat menilai langkah rekonsiliasi yang diusung Munir adalah langkah yang sangat bijaksana.

Ia memberikan analogi yang gamblang tentang kondisi internal PWI. “Secara moral, ketika PWI, wartawan, ingin mengajak persatuan bangsa, tidak sah jika mereka sendiri tidak utuh,” ujarnya.

“Pertengkaran itu wajar, tapi rumahnya jangan sampai dibakar,” tambah Profesor Komaruddin Hidayat mengingatkan bahwa konflik internal tidak boleh menghancurkan nilai-nilai fundamental organisasi.

Tim Formatur Bertugas

Bukti keseriusan Munir untuk segera bekerja langsung terlihat. Segera setelah terpilih, ia memimpin rapat pleno ketiga kongres untuk membentuk tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan baru.

Tim ini dirancang untuk merepresentasikan keseimbangan wilayah Indonesia.

Tiga nama yang dipercaya adalah:

  • Fathurrahman (mewakili Sumatera)
  • Lutfil Hakim (mewakili Jawa)
  • Sarjono (mewakili Sulawesi)

Tim formatur ini diberi tenggat waktu 30 hari untuk menyusun struktur kepengurusan lengkap yang diharapkan inklusif, profesional, dan mampu menjalankan agenda-agenda besar Munir.

Dewan Kehormatan Baru

Selain Ketua Umum, kongres juga memilih pimpinan untuk Dewan Kehormatan (DK) PWI. Pertarungan untuk posisi ini bahkan berlangsung lebih ketat.

Atal S Depari berhasil unggul tipis dengan mengantongi 44 suara, mengalahkan Sihono HT yang memperoleh 42 suara. Terpilihnya Atal menjadi penyeimbang yang crucial, di mana DK yang kuat dibutuhkan untuk menjaga etika dan martabat profesi wartawan di bawah kepemimpinan baru.

Era Digital Tantangan

Di luar persoalan internal, tantangan terbesar PWI ke depan adalah menghadapi disrupsi di era digital.

Akhmad Munir secara khusus menyoroti hal ini dalam misinya. Ia bertekad untuk membangun ekosistem pers Indonesia yang profesional di tengah banjir informasi dan maraknya misinformasi di media sosial.

“Saya akan membangun ekosistem pers Indonesia di tengah disrupsi informasi media sosial,” janjinya.

Salah satu langkah konkret yang sudah direncanakan adalah mengadakan festival pers dalam waktu dekat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai platform untuk menunjukkan komitmen PWI terhadap jurnalisme yang berkualitas, berintegritas, dan mampu bersaing di zaman now.

Terpilihnya Ahmad Munir bukan sekadar pergantian pucuk pimpinan. Ini adalah simbol penyatuan kembali, pintu rekonsiliasi, dan deklarasi untuk bangkit membangun masa depan jurnalisme Indonesia yang lebih bermartabat.

Figur Munir yang berpengalaman memimpin kantor berita nasional dinilai tepat untuk membawa angin segar dan terobosan-terobosan strategis.

Dengan semangat rekonsiliasi dan visi yang kuat untuk membangun kembali citra profesi, PWI di bawah kepemimpinannya diharapkan mampu menjawab tantangan jurnalisme modern.

Tantangan untuk tetap memperjuangkan kebebasan pers yang bertanggung jawab, menjaga profesionalisme, dan menjunjung tinggi etika di setiap pemberitaan.

Era baru telah dimulai. Perjalanan masih panjang, tetapi langkah pertama menuju persatuan dan kemajuan telah dilakukan dengan mantap di Cikarang.

Seluruh mata kini tertuju pada Ahmad Munir dan jajarannya untuk mewujudkan janji-janji perubahan tersebut.

Pewarta : Muly Radar Indonesia

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tegakkan Pendisiplinan Penggunaan Masker Koramil Tipe B 04/Parang  Bersama Tiga Pilar Terus Gelar Operasi Yustisi

    Tegakkan Pendisiplinan Penggunaan Masker Koramil Tipe B 04/Parang Bersama Tiga Pilar Terus Gelar Operasi Yustisi

    • calendar_month Sabtu, 19 Des 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 236
    • 0Komentar

    MAGETAN – RI, Petugas Gabungan dari unsur Tiga Pilar Kecamatan Parang terus menggelar Operasi Yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sabtu (19/12/2020). Personel Gabungan Tiga Pilar Kecamatan Kalideres meliputi, Anggota Koramil Tipe B 04/Parang yang di pimpin Bati Komsos Pelda Gunardi, Anggota Polsek Parang Yang di pimpin Waka Polsek Iptu […]

  • Canda Ria Anggota Satgas TMMD 113 bersama Warga

    Canda Ria Anggota Satgas TMMD 113 bersama Warga

    • calendar_month Senin, 16 Mei 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 259
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Personel TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-113 Kodim 0819 Pasuruan dalam mengisi waktu luangnya pada malam hari tetap menjalin keakraban bersama warga Bukan tanpa alasan, kegiatan yang dilakukan Prajurit TNI mengunjungi warga yang bermukim di wilayah Dusun Tegalan Desa Sebalong ini dikarenakan memang sudah menjadi kebiasaan Prajurit TNI dalam melaksanakan tugas […]

  • Kasdim 0819 Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Di Mapolres Pasuruan

    Kasdim 0819 Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Di Mapolres Pasuruan

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Kepala Staf Kodim 0819/Pasuruan Mayor Arh M. Ridwan turut hadir dalam pemusnahan barang bukti Narkoba dan Miras oleh Polres Pasuruan, Senin (20/12/2021). Hadir saat pemusnahan selain Kasdim 0819, Bupati Pasuruan, Kabid Pemberantasan BNNP Jatim, Kajari, Ketua MUI, Kadishub Kab Pasuruan dan Kapolres Pasuruan selaku Penanggung Jawab Forkopimda Kabupaten Pasuruan. Usai Pemusnahan barang […]

  • Polres Pasuruan Kota Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Nelayan

    Polres Pasuruan Kota Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Nelayan

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 228
    • 0Komentar

    KOTA PASURUAN , RI – Gerakan Polri Peduli terus dilaksanakan oleh Polres Pasuruan Kota dan jajarannya. Kali ini kegiatan tersebut menyasar warga pesisir yang kesehariaanya bekerja sebagai nelayan. Dalam kegiatan itu Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dr. Raden Muhammad Jauhari S.H,S.I.K,M.Si. didampingi Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Hery Dian Wahono, M.Psi dan Pejabat Utama Polres Pasuruan Kota […]

  • Tekad DPKPP Dalam Mendukung Program 100 Hari Kerja Bupati Probolinggo, Dengan Gerak Cepat Pembenahan Stadion Gelora Merdeka

    Tekad DPKPP Dalam Mendukung Program 100 Hari Kerja Bupati Probolinggo, Dengan Gerak Cepat Pembenahan Stadion Gelora Merdeka

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Upaya mendukung penuh program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo Muhammad Haris dan Wakil Bupati Fahmi Abdul Haq Zaini, ditunjukkan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Probolinggo dengan melakukan penataan item tertentu di Stadion Gelora Merdeka Kraksaan diantaranya perbaikan drainase. Menurut Roby Siswanto,selaku Kepala DPKPP Kabupaten Probolinggo saat ditemui diruang kerjanya […]

  • Meradang Diduga TKD nya Dicaplok Perusahaan BPD Simpang Limbur Merangin Angkat Bicara

    Meradang Diduga TKD nya Dicaplok Perusahaan BPD Simpang Limbur Merangin Angkat Bicara

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 321
    • 0Komentar

    JAMBI – RI, Berita Merangin- Kisruh lahan TKD Desa Simpang Limbur, antara BPD Desa Simpang Limbur Merangin versus PT Kresna Duta Agroindo belum menemui titik terang hingga kini. Pemicunya adalah, Tanah Kas Desa (TKD) Desa Simpang Limbur yang terletak di Tanah Abang, Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin diduga tiba-tiba dicaplok  oleh PT Kresna Duta Agroindo dan […]

expand_less