Ribuan Peserta Se Jawa Timur Mengikuti Festival Dolanan Di Ponpes Bayt Al Hikmah Kota Pasuruan
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Senin, 22 Jan 2024
- visibility 318
- print Cetak

Pasuruan, RI – Wakil walikota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi) Hadir pada festival Dolanan yok yang ke 8 di ponpes Bayt Al-Hikmah yang digelar 2 hari Sabtu dan Minggu 20 – 21 Pebruari 2024.
Ribuan peserta mengikuti lomba dolanan yok yang setiap tahun di gelar di ponpes Bayt Al – Hikmah dan pesertanya adalah seluruh Sekolah dasar se kota dan kabupaten Pasuruan dan tingkat sekolah menengah dan sekolah tingkat atas diikuti se-Jawa Timur yang sudah di gelar 8 kali dan tahun ini mengangkat budaya Sulawesi Selatan.
Pengasuh pondok pesantren Bayt Al Hikmah,Gus Amak Mengatakan ,” bahwa filosofi dolanan yok diadakan ini pertama adalah dolanan itu penting sebagai proses edukasi anak anak,jadi dolanan itu proses yang penting dalam mendidikan anak ,maka anak anak jangan sampai jauh dari dolanan karena dibalik dolanan itu banyak kecerdasan yang diajarkan,” Ujar Gus Amak.
” Ini sebagai pembelajaran santri dimana even dolanan ini adalah even sebagai puncak masa tugas OSIS ,jadi setiap tahun pengurus OSIS berganti dan mereka menutup kepengurusan mereka dengan even dolanan yok dan memang Even ini secara langsung mulai awal sampai hari H di handel oleh santri dan ini sebagai perayaan Bayt Al hikmah hari ini masuk tahun ke 13 jadi sebagai momen harlah juga, kita mengembangkan konsep dengan mengangkat budaya propensi yang ada di indonesia yaitu kita mengangkat Sulawesi Selatan kita ingin mengenal kembali budaya budaya yang ada di Indonesia dan kita bisa juga belajar nama nama permainan tradisional dari masing masing daerah ,” Tegas di dunia Gus Amak.
Wakil walikota Pasuruan,Adi Wibowo ( Mas Adi ) saat menghadiri festival Dolanan yok dihari ke 2 mengatakan ,”Harapannya kegiatan masyarakat yang itu rutin itu masuk kalender even jadi puplik itu tahu dikota Pasuruan itu ada even ini tiap bulan apa dan sebagainya ,kita kepingin inilah kolaborasi pemerintah kota dan stakeholder termasuk didalamnya masyarakat seperti dolanan yok ini misalnya ini kan rutin,Eman sekali kalo kita tidak ikut mempromosikan ini kerena yang hadir juga banyak dari luar kota dan sebagainya termasuk even even yang lain,” Pungkasnya.(mjb/emn)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar