Breaking News
light_mode
Trending Tags

Siswa SMPN di Lumajang Diduga Jadi Korban Bullying, Kepsek: Bukan Bullying Hanya Salah Faham

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
  • visibility 480
  • print Cetak

LUMAJANG, RI – Sempat viral di media sosial Facebook adanya dugaan Bullying di salah satu sekolah menengah pertama di Lumajang, terlihat dalam unggahan memperlihatkan kondisi salah satu siswa yang tangannya patah.

“Yang terhormat bapak/ibu sekolah SMN N 2 LUMAJANG. Mohon di tinjak lanjuti pembulian ponak an saya kok sampek kayak gini tangan nya…. Saya mintak kakak kelas yg bulli ponak.an saya sampai kayak gini segera kerumah” dalam postingan yang di unggah oleh Sudawirat Wirat di Group Facebook LUMAJANG SATU dan memperlihatkan foto kondisi tangan korban (siswa) dan mendapatkan respon ratusan warga net, dan dalam balasan komentar menyebutkan nama sekolah siswa SMPN di Lumajang.

“kak skola an situ pernah ada
kejadian sblmnya tapi gurunya gamau tau,” Tia Betaary menjawab lqbal Putra

Terpisah Mamik Setyawati Kepala Sekolah saat dikonfirmasi melalui pesan whatsappnya mengatakan kejadian tersebut bukan Bullying melainkan kesalah fahaman antara teman yang mana sebelumnya kondisi siswa tersebut.

“Bukan bullying hanya salah faham,” jawabnya.

Sambil memperlihatkan kondisi korban saat kepala sekolah mendatangi rumah wali murid korban sambil mengklarifikasi kejadian sebenarnya.

Dalam klarifikasi yang di kirimkan salah satu guru menyuruh siswa (korban) menceritakan kronologi kejadiannya hingga ramai berita di media sosial (Facebook).

“Saya lagi bicara dengan teman saya guyon (red:bergurau) lalu ada dari kelas 8 mendorong saya,” ujar siswa dalam video.

Lebih lanjut ditanya pada saat kejadian lagi kegiatan senam secara tidak sengaja terdorong oleh kakak kelas yang sedang bergurau sehingga siswa tersebut jatuh, sementara tangannya untuk menyanggga jatuh sehingga patah.

Dilanjutkan pertanyaan ke wali murid terkait sempat ada berita di media sosial.

“Ngapunten sedoyo nggeh, niki mboten wonten hubungane, maksute mboten wonten nopo nopo nggeh ngapunten niki namung salah faham Inggeh ngapunten (red: mohon maaf ya ini tidak ada hubungannya, maksudnya tidak ada apa apa ya mohon maaf ini hanya salah faham, mohon maaf),” jelas wali murid dengan logat Jawa.

“Tidak ada maksud untuk memposting dugi (red: dari) tetangga lain tidak tau kronologisnya gimana cuman dari pihak keluarga ini bukan maksud untuk memposting,” lanjutnya.

Disebelahnya, Kepala Sekolah mengucapkan syukur allhamdulillah telah datang ke pihak keluarga dan sudah membawa siswa ke pijat sangkal putung (red: penyembuhan tulang).

“Allhamdulillah kita langsung ke keluarga dan langsung membawa siswa ke sangkal putung,” ucapnya.

Namun selang beberapa jam postingan sudah dihapus, menurut informasi ada dari pihak sekolah yang meminta postingan dihapus.

“Tadi pas saya posting kepala sekolah nya krmh mas sore – sore. Pihak sekolah mau nindak
lanjuti hari senin mas,” ujar pemosting saat di konfirmasi melalui Chat Mesenger.

“Terus terang mas tadi pas saya posting dari pihak sekolah telfon suruh hapus postingan tersebut….Saya sampai bertengkar sama tetangga saya polae saya posting di grup lumajang. Padahal saya mosting tujuan saya biar para orang tua tau..Jangan (red:jangan) sampai ada kejadian kayak ponak.an saya.” lanjutnya.

Dia juga menjelaskan kronologi kejadian dan mengaku dirinya adalah keluarga dari siswa yang diduga menjadi korban bullying tersebut.

“Di sekolah tadi ada acara senam katae mas…. Terus ponak an saya ada yang ganggu katae sampai bajunya di tarik – tarik…. Nggak (red:tidak) lama kemudian didorong sampai gitu mas…. Terus ponak.an saya ngk tau anak e yang dorong mas.. Langsung lari katae temen e…. Pihak guru masih lum tau mas siapa pelakunya…. Masih (red:masih) di selidiki,” ungkapnya. (Azis)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus Berpura-pura Memasang Kelambu, Seorang Bapak Tega Cabuli Anak Kandung di Kubu Raya

    Modus Berpura-pura Memasang Kelambu, Seorang Bapak Tega Cabuli Anak Kandung di Kubu Raya

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 315
    • 0Komentar

    KUBU RAYA – Radar Indonesia- Ayah merupakan figur pelindung bagi keluarganya, namun berbanding terbalik terhadap RI (38) warga Kabupaten Kubu Raya tega mencabuli putri kandungnya sendiri. Bak petir menyambar saat ibu kandung korban mengetahui kejadian tersebut atas laporan anaknya. Tak terima perbuatan suaminya, sang istri pun melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kubu Raya. Saat ini […]

  • Dukung Program Nawacita Polres Sambas Tangkap Pengedar Shabu dan Sita Barang Bukti Sejumlah Paket Narkoba

    Dukung Program Nawacita Polres Sambas Tangkap Pengedar Shabu dan Sita Barang Bukti Sejumlah Paket Narkoba

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Polda Kalbar,RI–Polres Sambas Satresnarkoba Polres Sambas berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis shabu setelah menangkap seorang pria berinisial D, yang diduga sebagai pengedar. Penangkapan dilakukan pada hari Jumat, 13 Desember 2024, sekitar pukul 15.00 WIB, di sebuah rumah kosong yang terletak diDesa Balai Gemuruh, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas. Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan […]

  • Jaga Kelestarian Pulau Penanas, PT. Timah Tbk. Berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Belitung Timur Tanam Cemara Laut dan Bambu

    Jaga Kelestarian Pulau Penanas, PT. Timah Tbk. Berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Belitung Timur Tanam Cemara Laut dan Bambu

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 366
    • 0Komentar

    BELITUNG TIMUR – RI, Untuk menjaga kelestarian Pulau Penanas Desa Bukulimau, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, PT. Timah Tbk. bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung Timur menanam 150 batang cemara laut dan bambu. Kegiatan restorasi dan monitoring Pulau Penanas tahap kedua itu, diikuti oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Beltim Novis Ezuar beserta Tim, BumDes Burung […]

  • Ketua Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) Sumenep, Bersama Awak Media Audensi Dengan Kejaksaan Negeri Sumenep

    Ketua Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) Sumenep, Bersama Awak Media Audensi Dengan Kejaksaan Negeri Sumenep

    • calendar_month Kamis, 6 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 399
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Kedatangan Ketua LIPK Sumenep bersama Awak Media  ke Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep dalam rangka menindak lanjuti Kasus Raskin 2017-2019 di Desa Dasuk Laok Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep Jawa Timur, Rabu (05/01/2022). Syafiddin bersama Awak Media kedatangannya ke Kejaksaan Sumenep melaporkan dan menjelaskan terkait kasus Raskin 2017-2019 yang sampai saat ini tidak ada […]

  • Satresnarkoba Polres Pasuruan Berhasil Menangkap Tiga Pelaku Pengedar Sabu-Sabu Beserta Barang Buktinya

    Satresnarkoba Polres Pasuruan Berhasil Menangkap Tiga Pelaku Pengedar Sabu-Sabu Beserta Barang Buktinya

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 390
    • 0Komentar

    PASURUAN, RI – Dalam kurun waktu 3 hari berturut-turut, Anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Iptu Agus Yulianto, S.H., M.H. berhasil mengamankan 3 (tiga) orang pelaku pengedar Narkoba jenis Sabu-Sabu di TKP berbeda di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pelaku pertama yang tertangkap pada hari Senin (01/07/2024) pukul 22.30 WIB di dalam […]

  • Salah Satu Perusahaan di Aceh Singkil, diduga kuat melakukan perusak Hutan Produksi

    Salah Satu Perusahaan di Aceh Singkil, diduga kuat melakukan perusak Hutan Produksi

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 428
    • 0Komentar

    ACEH – RI, Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPN-RI),  mengkritisi adanya salah satu perusahaan di Aceh Singkil dengan kuat menduga bahwa perusahaan tersebut telah melakukan Perusakan dan Perambahan hutan Produksi Jumat 21/1/22 Khabakasah, Saat jumpa pers di kafe SAE kopi di Rimo kecamatan gunung meriah Aceh Singkil menjelaskan ke Media,salah satu perusahaan di Aceh […]

expand_less