Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tak Lagi Tidur Cemas Saat Hujan, 35 Warga Pulopancikan Kini Tempati Rumah Layak Huni

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 68
  • print Cetak

Tak Lagi Tidur Cemas Saat Hujan, 35 Warga Pulopancikan Kini Tempati Rumah Layak Huni

Gresik, RI – Bertahun-tahun hidup dengan ancaman atap bocor, banjir, hingga rumah sempit yang berdempetan, kini perlahan menjadi cerita lama bagi puluhan warga Desa Pulopancikan, Kecamatan Gresik. Kamis (21/5), Pemerintah Kabupaten Gresik bersama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) meresmikan sekaligus menyerahkan 35 unit Rumah Layak Huni (RLH) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem sekaligus penataan kawasan permukiman perkotaan di Kabupaten Gresik.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT SMF Bonai Subiakto, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa IV, Enfy Diana Dewi, serta Kepala Bappeda Kabupaten Gresik Edy Hadi Siswoyo.

Sebelum acara peresmian dimulai, Sekda Washil meninjau langsung beberapa rumah penerima manfaat. Ia menyaksikan sendiri perubahan kondisi hunian warga yang sebelumnya kerap terdampak banjir akibat posisi rumah yang rendah.

“Alhamdulillah, tadi pagi saya melihat langsung rumah-rumah warga yang sebelumnya sering bocor dan tergenang saat hujan. Sekarang rumahnya sudah lebih aman, sehat, dan nyaman ditempati. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bentuk nyata kehadiran negara untuk masyarakat,” ujarnya.

Menurut Sekda Washil, program rumah layak huni tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor korporasi dalam mendukung program nasional penyediaan tiga juta rumah yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Ia menjelaskan, Desa Pulopancikan memang menjadi salah satu kawasan prioritas revitalisasi permukiman sejak 2017. Berbagai pembenahan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembangunan drainase, jalan lingkungan, sanitasi, akses air bersih, pengelolaan limbah, hingga penataan bangunan dan persampahan.

“Pulopancikan ini kawasan strategis sekaligus kawasan heritage. Karena itu, penataannya tidak hanya memperbaiki rumah warga, tetapi juga menjaga wajah kawasan bersejarah Kabupaten Gresik agar lebih tertata dan layak,” jelasnya.

Berkat penataan kawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemkab Gresik juga memperoleh dukungan pemerintah pusat, salah satunya pembangunan rumah pompa untuk mengurangi dampak genangan rob di kawasan tersebut.

Meski demikian, Sekda Washil mengakui tantangan penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Gresik masih cukup besar. Saat ini masih terdapat hampir 5.000 unit RTLH yang masuk dalam basis data kemiskinan ekstrem desil 1 dan desil 2.

Pada tahun 2026, Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) telah mendata sekitar 647 unit rumah prioritas. Sebanyak 246 unit direncanakan ditangani melalui PAPBD 2026, sementara 401 unit lainnya akan dilanjutkan pada APBD 2027.

“Kami berharap kolaborasi bersama PT SMF dan Balai Penyediaan Perumahan dapat terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat rumah layak huni,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Gresik. Edy Hadi Siswoyo menjelaskan, pembangunan 35 unit RLH di Desa Pulopancikan menelan anggaran sekitar Rp1,25 miliar yang seluruhnya bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT SMF Tahun Anggaran 2025.

Dengan rata-rata bantuan sebesar Rp35,9 juta per rumah, proses pembangunan dilakukan selama empat bulan atau 120 hari kalender dengan konsep swakelola berbasis partisipasi masyarakat.

“Program ini melibatkan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Jadi warga ikut terlibat dalam proses pembangunan, sehingga tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan tempat tinggalnya,” terang Edy.

Bagi warga penerima manfaat, perubahan tersebut membawa rasa syukur yang sulit digambarkan. Titik (60), salah satu penerima bantuan, mengaku kini tidak lagi khawatir rumahnya kebanjiran saat hujan turun.

“Dulu rumah saya sering kebanjiran kalau hujan. Sekarang rumahnya sudah ditinggikan jadi tidak banjir lagi. Alhamdulillah sekarang juga sudah punya tembok sendiri, tidak menempel lagi dengan rumah sebelah. Saya sangat berterima kasih,” tuturnya haru.

Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, revitalisasi kawasan Pulopancikan juga dinilai strategis karena berada di kawasan heritage yang berdekatan dengan Bandar Grissee, Kampung Arab, dan Kampung Pecinan. Penataan hunian warga diharapkan dapat memperkuat identitas sejarah Kabupaten Gresik sekaligus menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat, aman, dan tertata.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korpri Kabupaten Jombang Gowes Terbatas Dan Baksos Di Griya Cinta Kasih

    Korpri Kabupaten Jombang Gowes Terbatas Dan Baksos Di Griya Cinta Kasih

    • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 345
    • 0Komentar

    JOMBANG – RI, Ditengah pandemi Covid-19, Gowes dan Baksos menjadi agenda yang dipilih oleh Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Jombang untuk memeriahkan HUT Ke – 49 KORPRI Tahun 2020. HUT Ke – 49 Korpri yang diperingati setiap tanggal 29 November, tahun ini mengambil tema ”KORPRI Berkontribusi Melayani Dan Mempersatukan Bangsa”. Dr. Akh Jazuli, SH, […]

  • 437 Kasus Diselesaikan Polres Kubu Raya Selama 2025, Kapolres Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan

    437 Kasus Diselesaikan Polres Kubu Raya Selama 2025, Kapolres Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI – Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya, Polda Kalimantan Barat, mencatat capaian signifikan dalam penanganan tindak pidana sepanjang tahun 2025. Dalam rilis akhir tahun yang digelar pada Selasa (30/12/2025), Polres Kubu Raya berhasil menyelesaikan 437 dari total 540 laporan kasus pidana yang masuk. Rilis akhir tahun tersebut dipimpin langsung Kapolres Kubu Raya AKBP […]

  • Cegah Pohon Tumbang Jalur Ngoro-Trawas, Babinsa Seloliman Bareng Instansi Terkait Lakukan Pruning

    Cegah Pohon Tumbang Jalur Ngoro-Trawas, Babinsa Seloliman Bareng Instansi Terkait Lakukan Pruning

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 385
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Babinsa Seloliman Koramil 0815/17 Trawas Kodim 0815/Mojokerto Serda Edi Subagyo bersama Forpimka Trawas melakukan upaya mitigasi bencana alam di Jalan Raya Ngoro-Trawas tepatnya di Petak B RPH Seloliman, Dusun Biting, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (04/12/2023). Mitigasi bencana alam yang dilakukan berupa pruning atau pemangkasan pohon yang memiliki […]

  • Kodim 0819/Pasuruan Gelar Shalat Idul Adha dan Bagikan Hewan Qurban

    Kodim 0819/Pasuruan Gelar Shalat Idul Adha dan Bagikan Hewan Qurban

    • calendar_month Jumat, 30 Jun 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Kodim 0819/Pasuruan menggelar Shalat Idul Adha 1444 H di Aula Makodim. Sholat Idul Adha ini diikuti oleh puluhan personil Militer, ASN dan Persit serta Keluarga. Kamis(29/06/23) Shalat Idul Adha yang dipimpin khatib Kopka M. Sholeh Serka Yusuf sebagai Bilal, sementara Dandim 0819/Pasuruan beserta perwira staf dan anggota serta persit ikut sebagai makmum […]

  • Sidang Lanjutan Ladang Ganja di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Hakim Sebut Oknum Pak Kampung dan Kepala Desa

    Sidang Lanjutan Ladang Ganja di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Hakim Sebut Oknum Pak Kampung dan Kepala Desa

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 615
    • 0Komentar

    LUMAJANG, RI – Sidang lanjutan Ladang Ganja di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Pengadilan Negeri Kabupaten Lumajang dengan terdakwa Suwari dan Jumuat warga Dusun Pusung Duwur, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Selasa, 22 April 2025 beberapa fakta baru terungkap. Dalam persidangan tersebut Ketua Majelis Redite Ika Septina, langsung menanyakan kepada terdakwa keterlibatan […]

  • Berawal dari CCTV, Polres Sumenep Amankan Warga Batuan, Pelaku Pembuang Bayi di Desa Pabian

    Berawal dari CCTV, Polres Sumenep Amankan Warga Batuan, Pelaku Pembuang Bayi di Desa Pabian

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 312
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI,Polres Sumenep, Madura Jawa Timur, berhasil ungkap kasus pelaku pembuang bayi di Desa Pabian, Kecamatan Kota, Kabupaten setempat. Senin (24/6/2024) Dalam press releasenya, Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M menegaskan bahwa pelaku pembuang bayi di depan rumah Sudahnan Jl. Bromo Dusun Pasar Kayu RT 3 RW 1 Desa Pabian Kecamatan […]

expand_less