Tingkatkan Ketahanan Pangan, Desa Bendosari, Kademangan, Blitar Lakukan Program Padat Karya Tunai
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Senin, 5 Des 2022
- visibility 252
- print Cetak

BLITAR- RI, Demi peningkatan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan nasional Pemerintah Desa Bendasari, Kecamatan Kademangan, Blitar, melakukan program Padat Karya Tunai, Jum’at (02/12/22) di Dusun Krajan.
Kegiatan tersebut adalah pembangunan akses jalan menuju lahan pertanian, milik warga masyarakat setempat. Pembangunan akses jalan dengan anggaran DD tahun 2022.
Sementara Kades Bendosari, Sunarko mengatakan bahwasanya kegiatan ini merupakan program pemerintah demi peningkatan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan nasional.

Masyarakat sangat antusias dengan adanya program dimaksud.
Dalam setiap kegiatan kami selalu mengedepankan musyawarah bersama, antara Perangkat Desa, BPD dan Tokoh Masyarakat, serta mengacu pada aturan yang berlaku.
“Kami selaku yang dituakan, setiap kegiatan selalu mengutamakan musyawarah bersama untuk mufakat dan berpedoman pada aturan yang ada. Hal ini kita lakukan untuk menghindari hal – hal tidak kita inginkan dikemudian hari,” jelasnya.
Ia menambahkan, dengan adanya program Padat Karya Tunai ini, selain meningkatkan perekonomian warga, petani merasa terbantu dengan akses jalan menuju lahan pertanian, sehingga mempermudah pengangkutan hasil panen mereka. Dengan kata lain pemerintah hadir dan memperhatikan masyarakat petani. “Besar harapan kami dengan tembusan akses jalan menuju lahan pertanian bisa meringankan beban petani,” terang Sunarko.

Kades juga berpesan, agar masyarakat pandai membaca situasi artinya dengan Zaman modern serba digitalisasi bisa memanfaatkan teknologi yang ada. Tidak menutup kemungkinan diera Emas Indonesia tahun 2035 generasi penerus dituntut dengan digitalisasi. “Contoh kecil disaat sekarang kita berbelanja cukup di rumah saja secara on-line,” papar Sunarko.
Kami sampaikan terima kasih kepada Perangkat Desa yang telah membantu program kami, juga terima kasih kepada seluruh masyarakat, tanpa warga masyarakat saya tidak bisa berbuat banyak demi pekerjaan yang saya emban.
“Tanamkan hidup bergotong royong dan hidup rukun saling menghargai antar umat beragama dan seagama. Insya Allah tercipta masyarakat yang aman dan tentram. Dengan situasi seperti ini kesejahteraan ekonomi masyarakat bakal terwujud,” pungkas orang nomor satu di Bendosari. (wid)
- Penulis: Radar Indonesia

Saat ini belum ada komentar